Kegiatan pengumpulan sisa minyak jelantah rumah tangga sudah mulai dilakukan oleh Mitra kelompok masyarakat Warga RW 07/13 Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan untuk meningkatkan pendapatan pengelolaan RT. Minyak jelantah yang terkumpul jumlahnya fluktuatif karena masih banyak warga yang enggan untuk ikut mengumpulkan sisa jelantah. Hasil kuesioner pra kegiatan menunjukan bahwa 73% masyarakat sudah mengetahui bahaya minyak jelantah bagi kesehatan namun tidak mengetahui dampak bagi lingkungan jika dibuang ke saluran air dan tanah. Berdasarkan kondisi tersebut, dibutuhkan upaya peningkatan pemahaman pada mitra masyarakat tentang bahaya penggunaan minyak jelantah bagi kesehatan dan lingkungan, serta memberi pelatihan tentang pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk lain yang memberi nilai ekonomi. Kegiatan dimulai dengan memberikan kuesioner sebelum penyuluhan dilakukan, dilanjutkan dengan penyuluhan tentang bahaya dan manfaat minyak jelantah, serta pelatihan pembuatan sabun cuci padat dengan menggunakan minyak jelantah. Kegiatan mendapat respon positif dan antusiasme tinggi dari peserta penyuluhan dan pelatihan. Mitra akan mensosialisasikan kembali materi kegiatan dan memberi pelatihan kepada sebagian mitra yang tidak hadir sebagai wujud kepedulian terhadap limbah minyak jelantah. Selain itu mitra juga masih membutuhkan pelatihan lanjutan seperti pembuatan biodiesel dan pemasaran hasil pemanfaatan minyak jelantah.