Yuga Maulana
Universitas Trisakti

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Simulasi Perubahan Surface Delay Dalam Mengurangi Getaran Peledakan Di PT Agincourt Resources Pantjanita Novi Hartami; Yuga Maulana; Pudjo Laksono; Taat Tri Purwiyono
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 4 No. 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.602 KB)

Abstract

Tambang emas PT. Agincourt Resources (PT. AR) Sumatera Utara, Tapanuli Selatan memiliki dua pit yang sedang produksi yaitu pit Purnama & pit Barani. Dalam proses produksinya dibutuhkan peledakan untuk memberai massa batuan agar batuan dapat digali dan dimuat untuk diolah atau batuan waste dibuang ke disposal. Proses peledakan menghasilkan energi yang digunakan untuk memberai masa batuan tetapi hasil peledakan tersebut menghasilkan energi sisa juga. Getaran peledakan merupakan salah satu energi sisa hasil dari peledakan. Jarak antara front penambangan dengan processing plant berjarak ±50 m beresiko terhadap energi sisa yang dihasilkan dari peledakan. Maka dari itu perlu dilakukan simulasi tingkat getaran hasil peledakan dengan memodifikasi surface delay yang ada di PT. Agincourt Resources menggunakan software shotplus. Hasil dari simulasi tersebut dibandingkan dengan hasil aktual di lapangan. Hasil perbandingan menunjukan bahwa terjadi penurunan nilai getaran peledakan sebesar 15-31% dari nilai getaran aktual.
Kajian Simulasi Pola Penyalaan Terhadap Getaran Peledakan di PT. Semen Indonesia Tbk. Yuga Maulana; Pantjanita Novi Hartami; Oki Fitriyani; Bani Nugroho
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1420.994 KB) | DOI: 10.25105/imej.v5i1.13774

Abstract

Kajian kegiatan peledakan dilakukan dengan tujuan untuk mengontrol getaran pada kegiatan peledakan. Suatu kontrol getaran sangat perlu dilakukan untuk menghindari dampak lingkungan berdasarkan pada Keputusan Mentri Lingkungan Hidup No.49 Tahun 1996 dan SNI 7571:2010 sesuai dengan peraturan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan geometri peledakan, berat bahan peledak dan spesifik bahan peledak yang sama dengan peneliti sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini memodifikasi Surface delay dan pola penyalaan di modifikasi dan dikaji ulang kedalam software shotplus lalu dilakukan perbandingan nilai PPV surface delay dan PPV pola Penyalaan yang dilakukan pada penelitian terdahulu. Hasil akhir dari penelitian ini merekomendasi jarak peledakan pada batugamping yaitu 200 m dari lokasi peledakan ke rumah warga, dengan jumlah bahan peledak 70-80 kg setara dengan 4 lubang ledak yang meledak secara bersamaan dengan menghasilkan getaran 1,31 mm/s.
Studi Pengaruh Getaran Tanah di Lokasi 2 CV Surya Prima Artha, Gunung Urug, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat Pantjanita Novi Hartami; Yuga Maulana; Fitria Feirel Yunarti Yunan; Edy Tuheteru
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v6i1.16898

Abstract

CV Surya Prima Artha merupakan perusahaan yang melakukan operasi pertambangan di Gunung Urug, kabupaten Bandung Barat. Sistem penambangan yang dilakukan CV Surya Prima Artha adalah sistem pertambangan terbuka dengan urutan kegiatan penambangan pemberaian, pemuatan dan pengangkutan. Untuk pemberaian batu andesit yang berjenis batuan kompak dengan kegiatan peledakan. Dari kegiatan peledakan, terdapat energi yang menghasilkan gelombang getaran atau disebut dengan ground vibration dan suara. Maka digunakan alat Blastmate seri III untuk mengetahui getaran tanah dan suara yang dihasilkan oleh kegiatan peledakan di tambang batu andesit CV Surya Prima Artha. Pada blok 1 dan blok 2 terdapat pemukiman warga dengan jarak terdekat ±110 m - 170 m 2. Hasil getaran tertinggi timbul di Lokasi 2 pada tanggal 9 Juni dengan jarak 141 meter, PPV sebesar 3,88 mm/s dengan hasil scaled distance, yaitu SD= 63,57. Dampak dari kegiatan peledakan di CV. Surya Prima Artha yaitu, getaran yang masih sedikit terasa oleh masyarakat sekitar.