Lia Andriani Santoso
FDTH UPH

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN ALAT BANTU PENGERINGAN BAWANG MERAH HASIL PANEN Sigit Subiantoro; Lia Andriani Santoso
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 7 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1535.585 KB) | DOI: 10.25105/dim.v7i2.1042

Abstract

AbstractRed onion ( Allium cepa var. Ascalonicum) is an agricultural product that has high economic value if compared to other types of onions. Red onions is user for seaasoning and medicine  almost in all the countries of the world. Red onion is one of the leading commodities in Indonesia and may people has done intensive research in the several areas and production centers, The red onion is very sensitive to temperature and humadity when compared with other types of onions. Many farmers suffered losses in red onions caused by changes in the weather. The change of weather that causes damage to the onions are usually because of the drying of the onion after harvest is not optimal. From the result of the reseach and analysis that been done, it can be proved that the drying of the red onion is very dependent on the weather. Therefore, paper explains the design process of red onion drying's tool and house that can maximize the drying process with optimize the air circulation and it can protect the red onions from bad weather. Abstrakbawang merah ( Allium cepa var. Ascalonicum) merupakan hasil pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi juka dibandingkan dengan jenis bawang lainnya. Bawang merah digunakan untuk bumbu dan obat-obatan hampir di semua negara di dunia. Bawang merah adalah salah satu komoditi unggulan di Indonesia dan banyak orang telah melakukan berbagai riset intensif di beberapa daerah dan sentra-sentra produksi. Bawang merah sangat sensitif terhadap suhu dan kelembaban udara bila dibandingkan dengan jenis banwang lainnya. Banyak petani bawang merah menderita kerugian yang disebabkan oleh perubahan cuaca. Perubahan cuaca mengakibatkan kerusakan pada bawang karena proses pengeringan pada bawang merah hasil panen tidak berlangsung optimal. dari hasuil penelitian dan analisa yang telah dilakukan, dapat membuktikan bahwa proses pengeringan bawang merah sangat bergantung pada cuaca. Oleh karena itu pada tulisan ini memaparkan proses perancangan alat dan rumah pengeringan bawang merah yang dapat memaksimalkan proses pengeringan dengan cara mengoptimalkan sirkulasi udara dan dapat melindungi bawang merah dari cuaca buruk