Heriyanto Atmojo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAMPANYE SOSIAL "STOP PELECEHAN SEKSUAL DI PERKANTORAN" Marsekal Taris Ilmamsyah; Andreana Lingga Sekarasri; Heriyanto Atmojo
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2195.048 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v7i2.10810

Abstract

Perancangan Kampanye Stop Pelecehan Seksual di Tempat Kerja Perkantoran. Pelecehan seksual ditempat kerja merupakan salah satu masalah yang jarang diketahui serta paling sulit dan beresiko bagi korban karena seringkali berada dalam posisi yang rentan, banyak dari mereka yang takut karirnya rusak atau bahkan kehilangan pekerjaannya jika mereka berani melawan. Hal ini yang membuat korban bungkam tidak berani untuk melapor. Secara umum masyarakat menganggap pelecehan seksual di Tempat Kerja Perkantoran tidak pernah terjadi, karena bagi mereka dunia perkantoran merupakan tempat kerja yang aman bagi para pekerja. Solusi kreatif yang dilakukan yaitu membuat atau merancang kampanye sosial ‘Stop Pelecehan Seksual di Perkantoran’ untuk para pekerja khususnya untuk para korban/penyitas dengan menggunakan beberapa media seperti media cetak, media digital, serta ambient media. Hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menyadarkan masyarakat tentang adanya pelecehan seksual di perkantoran, dan tidak takut untuk melapor meminta perlindungan ke lembaga terkait.
KELIR DIGITALISASI : STRATEGI PRODUKSI VIDEO DOKUMENTER PEMENTASAN WAYANG KULIT DALANG MUDA KI PANDU NUR PRASTIYO DALAM KONTEKS DIGITAL PELESTARIAN BUDAYA Heriyanto Atmojo
Canthing Vol. 11 No. 1 (2025): CANTHING VOL. 11 NO. 1 Tahun 2025
Publisher : Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Documentation of wayang kulit performance art needs to adapt to changes in the media consumption patterns of the younger generation in order to remain relevant and in demand. This study proposes a documentary video production strategy that combines a modern audiovisual approach, engaging narratives, and strategic digital distribution. Some of the main approaches include the use of dynamic cinematography, a strong storyline with a storytelling approach, embedding subtitles and educational infographics, and utilizing digital platforms such as YouTube, Instagram, and TikTok to reach a wider audience. In addition, interactivity through social media and collaboration with content creators also strengthen the involvement of the younger generation. This strategy aims not only to document traditional arts, but also to revive them in the digital space as part of adaptive and sustainable cultural preservation. Keywords: Shadow puppets, digital documentation, young generation, documentary video, cultural preservation