Yan Yan Sunarya
Dosen FSRD ITB

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PRODUK KARYA ANDRE SURYAMAN DI YOGYAKARTA DALAM KONTEKS UPCYCLE Widasapta Sutapa; Yan Yan Sunarya; Krishna Hutama
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Seni & Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.989 KB) | DOI: 10.25105/jsrr.v1i2.6740

Abstract

AbstractThe concept of upcycle regeneration of a product is a creative activity to reuse products that are discarded, with the aim of becoming a sustainable and durable product. This research tries to study Natural House products by Andre Suryaman in Yogyakarta; it’s a retail that sells furniture products that use used bicycle components as the main ingredient. The research aims to identify whether Andre Suryaman's products have run the upcycle design regeneration concept. With qualitative research methods, the results of the analysis show that Andre Suryaman's products have fulfilled several points of the upcycle concept even though the results are not yet optimal, due to finishing factors that are not yet environmentally friendly. AbstrakKonsep regenerasi suatu produk secara upcycle merupakan kegiatan kreatif penggunaan kembali barang bekas dalam mengurangi produk yang dibuang dengan tujuan menjadi produk yang berkelanjutan dan tahan lama. Penelitian ini mencoba mempelajari produk Natural House karya Andre Suryaman di Yogyakarta; yaitu produk furnitur yang menggunakan komponen sepeda bekas sebagai bahan utamanya. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi apakah produk karya Andre Suryaman sudah menjalankan konsep regenerasi desain secara upcycle. Dengan penelitian metode kualitatif, hasil analisis menunjukkan bahwa produk karya Andre Suryaman sudah memenuhi beberapa poin dari konsep upcycle walaupun hasilnya belum maksimal, dikarenakan faktor finishing yang belum ramah lingkungan.          
ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL DALAM DESAIN SITUS PERNIKAHAN THE BRIDE DEPT Firdyanza Pramono; Yan Yan Sunarya; Acep Iwan Saidi
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Seni & Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.674 KB) | DOI: 10.25105/jsrr.v1i2.6741

Abstract

AbstractMarriage is an important moment in a person’s life. In order to make the dream wedding come true, many bride-to-be take a lot of references from the internet, especially a wedding site, such as The Bride Dept. The visual elements of the Bride Dept's wedding site design such as colors, layouts, logos, typography, and images can communicate certain meanings to the reader. To find out the meaning production behind the visual elements of the site design of The Bride Dept, the researcher uses semiotics analysis from Roland Barthes with a two-stage significance approach to explore the connotation and denotation meanings. The study was conducted using semantic level visual semiotics. The results of semiotic analysis in this study implies the phenomenon of the millennial generation that prepares marriage to the fullest. Not only to be remembered, but also can inspire or amaze others who seen it. Websites design that offer many images of wedding themes, invite the bride and groom to be more active in preparing the wedding. AbstrakPernikahan adalah momen penting dalam perjalanan hidup seseorang. Demi mewujudkan pernikahan impian, calon pengantin masa kini banyak mengambil referensi dari internet, khususnya sebuah situs pernikahan, seperti The Bride Dept. Elemenelemen visual pada desain situs pernikahan The Bride Dept seperti warna, layout, logo, tipografi, dan gambar dapat mengkomunikasikan makna-makna tertentu bagi pembaca. Untuk mengetahui produksi makna di balik elemen visual desain situs The Bride Dept, peneliti menggunakan analisis semiotika dari Roland Barthes dengan pendekatan signifikasi dua tahap untuk mengupas makna konotasi dan denotasinya. Penelitian dilakukan menggunakan semiotika visual level semantik. Hasil analisis semiotika dalam penelitian ini menyiratkan fenomena dari generasi millennial yang mempersiapkan pernikahan dengan total. Tidak hanya untuk dikenang sendiri, tapi juga dapat menginspirasi atau membuat kagum orang lain yang melihatnya. Desain situs yang banyak menawarkan gambar-gambar tema pernikahan, mengajak calon pengantin lebih aktif dalam mempersiapkan pernikahan     
KAJIAN MAKNA PADA FOTO KARYA ANTON ISMAEL RESEARCH STUDI OF MEANING ON PHOTOS BY MR. ANTON ISMAEL Candra Prayogi; Agung Eko Budiwaspada; Yan Yan Sunarya
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Seni & Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.797 KB) | DOI: 10.25105/jsrr.v1i2.6744

Abstract

AbstractThis research aims to describe Anton Ismael's photography works seen from the study of semiotics. The research subject was a photographic work related to social issues around an attractive environment by Anton Ismael. While the object of research is in the form of material objects and formal objects (objects that are invisible, which are in the work of Anton Ismael which can be studied using semiotics). The research focused on the problems related to Anton Ismael's photographic works seen from the study of semiotics Charles Sander Peirce and Roland Barthes. The results of the study show that: (1) Anton Ismael's photographic works are based on Charles Sanders Peirce's theories such as icons, indices and symbols. The iconic forms in the work include high school students, high school uniforms, roses, mountains, places to eat, instant noodles and others. The index on photo works contains the life of school children, problems that often arise in school, school environment. (2) Analysis of Anton Ismael's photo works seen from the study of semiotics. From the analysis that has been done, in Anton Ismael's photo work always shows the existence of a relationship or relationship between signs. Icons, indexes, and symbols are good in form, print collage, paint and are always related and explain more or less the meaning contained in each work. In other words, photos can describe the contents implied in each work so that the information delivered will be more easily captured. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karya-karya fotografi Anton Ismael dilihat dari kajian semiotika. Subjek penelitian adalah karya foto yang berhubungan dengan isu sosial di sekitar lingkungan yang menarik oleh Anton Ismael. Sedangkan objek penelitian adalah berupa objek material dan objek formal (objek yang tidak kasat mata, yang ada di dalam karya Anton Ismael yang dapat dikaji menggunakan semiotika). Penelitian difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan karya-karya foto Anton Ismael dilihat dari kajian semiotika Charles Sander Peirce dan Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) karya-karya foto Anton Ismael berdasarkan teori Charles Sanders Peirce seperti, ikon, indeks, dan symbol. Bentuk Ikon dalam karya antara lain berupa siswa-siswi SMA, Seragam SMA, Mawar, Gunung, Tempat makan, Mie Instan dan lain-lain. Indeks pada karya foto berisi tentang kehidupan anak sekolah, permasalahan yang sering timbul di sekolah, lingkungan sekolah., (2) Analisis karya-karya foto Anton Ismael dilihat dari kajian semiotika. Dari analisis yang telah dilakukan, dalam karya foto Anton Ismael selalu menunjukan adanya hubungan atau relasi antar tanda. Ikon, indeks, dan symbol baik pada bentuk, kolase print, cat dan selalu berkaitan dan sedikit banyak menjelaskan makna yang terkandung dalam setiap karya. Dengan kata lain, foto dapat menggambarkan isi yang tersirat di dalam setiap karya sehingga informasi yang disampaikan akan lebih mudah ditangkap.