Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN PROFESIONALAN GURU KENAIKAN JENJANG JABATAN MELALUI PENDAMPINGAN PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA GURU SMA 5 LUBUKLINGGAU Virry Grinitha; Jamaludin; Agung Nugroho; Inda Puspita Sari
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.312 KB) | DOI: 10.55526/pkml.v2i2.332

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan pendampingan penulisan Penelitian Tindakan Kelas pada Guru di SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Metode yang digunakan adalah metode diskusi, pendampingan dan praktik, dalam menulis Penelitian Tindakan Kelas. PKM ini merupakan salah satu bentuk Tri Darma Perguruan Tinggi dan peningkatan kemampuan menulis karya ilmiah pada Guru di SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Hal ini menjadi perhatian tim PKM karena masih banyak guru belum menumbuhkan motifasi untuk meneliti. Kegiatan penulisan PTK sangat penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, dan kulitas karya dalam mendukung kenaikan pangkat guru. Pendampingan ini berkonsentrasi pada penulisan penelitian tindakan kelas sampai dengan kegiatan publikasi. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan penulisan PTK di SMA Negeri 5 Lubuklinggau temuan penulis diantaranya: 1) Meningkatya keterampilan menulis PTK. 2) Meningkatnya keterampilan menulis artikel dari PTK. 3) Meningkatnya keterampilan mememilih artikel publikasi 5)Meningkatnya motivasi dalam menulis karya ilmiah. Secara umum peserta penulisan PTK meningkat baik dari kompetensinya maupun motivasinya.
BUDAYA LITERASI DIGITAL PADA KARANGTARUNA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SECARA ONLINE DI DESA TABA TENGAH KECAMATAN SELANGIT KEBUPETEN MUSI RAWAS Agung Nugroho; Ardayati; Houtman; Virry Grinitha
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.419

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pelatihan pembuatan iklan layanan masyarakat secara online sebagai salah satu budaya literasi digital di Desa Taba Tengah Kec. Selangit Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. Berdasarkan hasil PKM diketahui: 1) Terlaksananya koordinasi tim PKM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau dengan karangtaruna, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pelatihan keterampilan menulis iklan layanan masyarakat dan direspon dengan baik dengan persentase 85%, 3) Pengurus dan anggota karangtaruna Desa Taba Tengah antusias dalam kegiatan pelatihan penulisan iklan layanan masyarakat, 4) Kendala yang dihadapi berkaitan dengan penguasaan aplikasi desain iklan, dan 5) Pengurus dan anggota karangtaruna meminta kegiatan terlaksana dengan baik, tidak hanya sebatas pelatihan akan tetapi berlanjut pada implementasi iklan masyarakat pada masyarakat agar informasi mampu diterima semua masyarakat di Desa Taba Tengah Pelatihan ini akan berkonsentrasi pada keterampilan mengkonsep kalimat, desain gambar dan tujuan iklan ditulis pada masyarakat Desa Taba Tengah Kecamatan Selangit. Berdasarkan kegiatan PKM dapat disimpulkan kegiatan PKM imampu meningkatkan keterampilan karang taruna dalam mengkonsep iklan layanan mayarakat sebagai salah satu kegiatan mendukung literasi digital.
EDUKASI BUDAYA LOKAL MANDI KASAI DALAM MENUMBUHKAN LITERASI BUDAYA PADA SISWA SMA NEGERI 5 LUBUKLINGGAU Virry Grinitha; Jamaludin
Jurnal PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v6i1.953

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya siswa melalui edukasi budaya lokal Mandi Kasai pada siswa SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Tradisi Mandi Kasai sebagai salah satu warisan budaya lokal memiliki nilai historis, sosial, dan edukatif yang penting untuk dikenalkan kepada generasi muda guna memperkuat identitas budaya daerah. Metode kegiatan yang digunakan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi, pemutaran media audiovisual, serta praktik pengenalan unsur-unsur budaya Mandi Kasai. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan guru dan siswa sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap makna, nilai, dan pelestarian budaya lokal Mandi Kasai. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi dan kemampuan menjelaskan kembali informasi budaya yang diperoleh. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat. Simpulan kegiatan pengabdian ini adalah edukasi budaya lokal Mandi Kasai efektif dalam menumbuhkan literasi budaya siswa serta dapat menjadi alternatif pembelajaran berbasis kearifan lokal di lingkungan sekolah
MENJAGA EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI KALANGAN GENERASI Z Virry Grinitha; Nita wahyuni; Elcya Novriani; Dwi Ayu Setyawati; Sri Handayani
Linggau Journal of Elementary School Education Vol. 6 No. 1 (2026): Linggau Journal of Elementary School Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljese.v6i1.965

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan identitas nasional yang memiliki peran penting sebagai alat komunikasi, pemersatu bangsa, serta simbol jati diri masyarakat Indonesia. Namun, di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, eksistensi Bahasa Indonesia menghadapi berbagai tantangan, khususnya di kalangan Generasi Z. Generasi ini cenderung menggunakan bahasa yang lebih fleksibel, tidak baku, serta mencampurkan Bahasa Indonesia dengan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, dalam komunikasi sehari-hari di media sosial. Fenomena tersebut berpotensi mengurangi penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta melemahkan fungsi bahasa sebagai identitas nasional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tantangan penggunaan Bahasa Indonesia di era digital, menegaskan pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, serta mengidentifikasi peran Generasi Z dalam melestarikannya. Selain itu, artikel ini juga menguraikan berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk menjaga eksistensi Bahasa Indonesia, seperti melalui pendidikan yang adaptif, pemanfaatan media sosial secara kreatif, dukungan pemerintah dan lembaga kebahasaan, serta penanaman sikap bangga berbahasa Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan tetap mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia, bahasa ini dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran, sikap positif, dan komitmen bersama untuk menjaga Bahasa Indonesia agar tetap hidup, kuat, dan relevan di tengah dinamika global yang terus berkembang.