Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Harlianah Harlianah; Muhammad Sobri; Nura Malahayati
Jurnal Empirika Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.385 KB) | DOI: 10.47753/je.v2i2.44

Abstract

Achievement of coverage of exclusive breastfeeding is one of the problems in Indonesia, both on the national and local levels. According to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia achievement of exclusive breastfeeding in Indonesia at 80%. While the coverage of exclusive breastfeeding in Lahat regency still far below the national target. According to data from the Department of Health Lahat which saw a row of 37.15% (2009), 68.47% (2010), 36.58% (2011), 24.92% (2012) and 24.68% ( 2013). The study aimed to determine the prevalence of exclusive breastfeeding in the District Lahat, District and Sub-District West Merapi Gumay Ulu, and to identifies the influence of maternal characteristics on exclusive breastfeeding in the District Lahat, District and Sub-District West Merapi Gumay Ulu. The data used are primary data and interpretation of results using a logistic regression model approach. The study design was cross-sectional with a sample of 73 respondents mothers of children 6-12 months who come to Posyandu health centers in Region Research. Data were collected through interviews unified. Variables used include maternal age, maternal education, maternal employment status, maternal birth attendants, type of childbirth mother, IMD, mother's knowledge and mother attitude. The study's findings showed the prevalence of exclusive breastfeeding in the research area, District Lahat, District and Sub-District West Merapi Gumay Ulu respectively - helped by 36.2%, 58.3%, and 0%. Overall the proportion of mothers who exclusively breastfed for 38.4%. The results of logistic regression showed that the variables maternal age, maternal education, IMD, knowledge and attitudes of mothers are maternal characteristics that influence exclusive breastfeeding. From the research conducted, it was found that the most dominant variables potentially affecting exclusive breastfeeding is the IMD.
ATRIBUT FISIK, KIMIA DAN SENSORIS MINUMAN JELI SUSU KERBAU Nura Malahayati; Friska Syaiful; Harumi Sujatmiko
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 8 No. 1: January 2020
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2020.008.01.3

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh penambahan karagenan dan susu kerbau pada karakteristik fisik, kimia, dan sensoris minuman jeli susu kerbau. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimia Hasil Pertanian, JurusanTeknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 perlakuan, yaitu formulasi karagenan dan rasio susu dengan air. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi karakteristik fisik (tekstur), karakteristik kimia (kadar air, kadar abu, protein, lemak, dan karbohidrat), dan karakteristik sensoris (aroma, rasa, dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi karagenan dan rasio susu dengan air berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik (tekstur), karakteristik kimia (kadar air, kadar abu, protein, lemak, dan karbohidrat), dan karakteristik sensoris (aroma, rasa, dan tekstur). Minuman jeli susu kerbau dengan penambahan karagenan (0.65%) dan rasio susu dengan air (60% : 40%) adalah perlakuan terbaik berdasarkan nilai tertinggi dari kandungan kadar abu (0.78%), protein (4.23%), dan skor tertinggi untuk  penerimaan panelis terhadap rasa 3.4 (suka) dan tekstur (3.52).
Karakteristik Yoghurt Sari Kacang Merah dengan Jenis Pemanis yang Berbeda Parwiyanti; Eka Lidiasari; Agus Wijaya; Nura Malahayati; Filli Pratama; Muhammad Alif Muflih
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 1 No 01 (2024): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoghurt kacang merah mempunyai rasa kurang enak sehingga masih perlu ditambahkan pemanis alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa jenis pemanis alami pada yoghurt sari kacang merah. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal dengan perlakuan jenis pemanis (gula pasir, gula aren, madu, kurma) sebanyak 10% pada yoghurt sari kacang merah. Setiap perlakuan diulang 4 kali. Parameter yang diuji adalah warna, viskositas, pH, total bakteri asam laktat dan uji hedonik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis keragaman (Analysis of Variance) pada taraf 5% . Apabila terdapat pengaruh nyata dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan jenis pemanis berpengaruh nyata terhadap warna (yellowness), viskositas, pH, total bakteri asam laktat dan hedonik (rasa). Perlakuan yang direkomendasikan adalah penggunaan gula aren pada pembuatan yoghurt sari kacang merah yang memiliki nilai viskositas 77,9 m.pas; pH 5,25, total bakteri asam laktat 6,51 Log(Cfu/mL); dan rasa suka (2,93) secara hedonik.
Formulasi Masker Wajah Organik Kaya Antioksidan yang Diformulasikan dengan Gambir dan Pati Bengkuang Raniah Devista; Nura Malahayati; Eka Lidiasari; Onne Akbar Nur Ichsan; Budi Santoso
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 3 No 01 (2026): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64723/sftj.v3i01.28

Abstract

Gambir dan bengkuang memiliki potensi signifikan sebagai bahan alami untuk masker wajah organik karena sifatnya yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penambahan bubuk pati bengkuang (Pachyrrhizus erosus) terhadap karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologi masker wajah organik gambir (Uncaria gambir Roxb.). Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial digunakan dalam penelitian ini, yang terdiri dari lima formulasi bubuk getah gambir dan bubuk pati bengkuang (85:15, 70:30, 50:50, 35:65, dan 15:85). Setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Parameter yang dievaluasi meliputi karakteristik fisik (warna), sifat kimia (aktivitas antioksidan, kadar air, dan pH), serta keamanan mikrobiologi (angka lempeng total). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk pati bengkuang berpengaruh signifikan terhadap profil warna, aktivitas antioksidan, dan pH sediaan masker. Formulasi optimal dicapai pada rasio 85% bubuk getah gambir dan 15% bubuk pati bengkuang. Perlakuan spesifik ini menunjukkan nilai kecerahan (L*) 82,20%, kemerahan (a*) 5,71, kekuningan (b*) 20,29, nilai IC50 sebesar 31,38 ppm, kadar air 9,64%, pH 5,14, dan angka lempeng total 0,97 x 105 koloni/g. Sebagai kesimpulan, kombinasi sinergis antara gambir dan bengkuang menghasilkan masker wajah organik yang efektif dengan sifat antioksidan yang kuat.