Dwi Nanda Akhmad Romadhon
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Keterampilan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPS pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama sebagai Eksistensi Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Dwi Nanda Akhmad Romadhon
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 3, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.132 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v3i2.69

Abstract

AbstrakPembelajaran abad 21 pada kurikulum 2013 mencerminkan empat hal ; (1) Critical Thinking and Problem Solving; (2) Creativity and Innovatin; (3) Communication; (4) Collaboration. konsep berpikir kritis tersebut berkaitan dengan strategi pembelajaran berbasis kontekstual menurut Sanjaya (2016:255) Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. Pentingya keterampilan berpikir kritis khususnya pada pembelajaran IPS salah satu kecakapan hidup (life skill) yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan. Peserta didik yang telah memiliki kemampuan berpikir kritis dalam mengkomunikasikan ide atau pendapat dengan menulis digunakan sebagai alat yang penting bagi mereka. Dalam menulis, mereka harus jelas dan akurat menganalisis dan mengevaluasi ide-ide dalam buku teks pegangan peserta didik dan juga pada pemikiran mereka sendiri. Bahwa implementasi kemampuan berpikir kritis dalam buku teks pegangan peserta didik memiliki kemampuan yang berpikir kritis yang memadai sangat berguna dan sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan sekarang dan di masa yang akan datang, mereka akan mampu berpikir rasional dan logis dalam menerima informasi dan sistematis dalam memecahkan masalah.Kata Kunci : Implementasi;  Keterampilan Berpikir Kritis;  Pembelajaran IPS SMP 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX C MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PEMBELAJARAN IPS MATERI PERDAGANGAN INTERNASIONAL TAHUN AJARAN 2018/2019 DI SMPN 21 TANJUNG JABUNG TIMUR Dwi Nanda Akhmad Romadhon
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 2, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.267 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v2i2.38

Abstract

Abstract               One of the economic material is about economic cooperation between countries. The standard function of the educational process as a tool to achieve educational goals, one indicator of success in implementing the learning process. The achievement of learning outcomes is influenced by various factors. One of the factors is the social studies learning process of class IX, especially in class IX C of Tanjung Jabung Timur Junior High School 21 which is still unable to achieve the learning outcomes to be achieved. The conditions that occur at Tanjung Jabung Timur Junior High School 21 in class IX C reach the minimum completeness criteria (KKM) 77, only 29% of 34 students, this condition is caused by students not being able to reach the learning process, due to the lack of teachers developing a rudimentary learning process. Therefore the research problem is formulated as follows; is "Is the use of problem-based learning strategies able to improve the learning outcomes of social studies learning material for International Trade in class IX C students at SMP 21 Tanjung Jabung Timur?".               This study aims to find out whether the use of problem-based learning strategies can improve the learning outcomes of social studies learning material for International Trade class IX C students at SMP 21 Tanjung Jabung Timur ?.               The method and technique of research using PTK, where the PTK setting is a class, with the research subjects amounting to 34 students of Tanjung Jabung Timur Junior High School 21. The variables studied included learning outcomes that were successfully achieved by students after a learning scenario for 2 (two) cycles was carried out consisting of 4 (four), namely: planning, implementation, observation and analysis, and analysis and reflection. Data about student learning outcomes are collected by the test method. Furthermore, the data were analyzed descriptively. Data analysis generally uses percentage techniques.               The results of this study indicate that (1) there is an increase in student learning outcomes from an average value of 70.15 with 45% classical learning completeness in cycle I to an average value of 80.00 with 85% classical learning completeness in cycle II. Therefore the hypothesis of the proposed action can be accepted.Keywords: Improving learning outcomes, problem-based learning strategies, social studies learning. AbstrakSalah satu materi ekonomi adalah tentang kerja sama ekonomi antarnegara. Fungsi standar proses pendidikan sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan, salah satu indikator dari keberhasilan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Ketercapaian hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yaitu proses pembelajaran IPS kelas IX, khususnya di kelas IX C SMPN 21 Tanjung Jabung Timur yang masih belum bisa mencapai hasil belajar yang ingin dicapai. Kondisi yang terjadi di SMPN 21 Tanjung Jabung Timur pada kelas IX C mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) 77 hanya 29% dari 34 orang siswa, kondisi tersebut disebabkan peserta didik belum bisa mencapai proses pembelajaran, dikarenakan lemahnya guru mengembangkan proses pembelajaran yang seadanya. Oleh karena itu masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut; adalah “Apakah pengggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran IPS materi Perdagangan Internasional siswa kelas IX C di SMPN 21 Tanjung Jabung Timur?”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran IPS materi Perdagangan Internasional siswa kelas IX C di SMPN 21 Tanjung Jabung Timur?.Metode dan teknik penelitian menggunakan PTK, dimana setting PTK ini adalah kelas, dengan subjek penelitian berjumlah 34 orang peserta didik SMPN 21 Tanjung Jabung Timur. Variabel yang diteliti meliputi hasil belajar yang berhasil dicapai peserta didik setelah dilaksanakan skenario pembelajaran selama 2 (dua) siklus terdiri dari 4 (empat), yaitu: perencanaan, implementasi, observasi dan analisis, serta analisis dan refleksi. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes. Selanjutnya data dianalisis secara  deskriptif. Analisis data pada umumnya menggunakan teknik prosentase.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari nilai rata-rata 70,15 dengan ketuntasan belajar klasikal 45% pada siklus I menjadi nilai rata-rata 80,00 dengan ketuntasan belajar klasikal 85% pada siklus II. Oleh karena itu hipotesis tindakan yang diajukan dapat diterima.Kata kunci: Meningkatkan hasil belajar, strategi pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran IPS.