AbstrakPembelajaran abad 21 pada kurikulum 2013 mencerminkan empat hal ; (1) Critical Thinking and Problem Solving; (2) Creativity and Innovatin; (3) Communication; (4) Collaboration. konsep berpikir kritis tersebut berkaitan dengan strategi pembelajaran berbasis kontekstual menurut Sanjaya (2016:255) Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. Pentingya keterampilan berpikir kritis khususnya pada pembelajaran IPS salah satu kecakapan hidup (life skill) yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan. Peserta didik yang telah memiliki kemampuan berpikir kritis dalam mengkomunikasikan ide atau pendapat dengan menulis digunakan sebagai alat yang penting bagi mereka. Dalam menulis, mereka harus jelas dan akurat menganalisis dan mengevaluasi ide-ide dalam buku teks pegangan peserta didik dan juga pada pemikiran mereka sendiri. Bahwa implementasi kemampuan berpikir kritis dalam buku teks pegangan peserta didik memiliki kemampuan yang berpikir kritis yang memadai sangat berguna dan sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan sekarang dan di masa yang akan datang, mereka akan mampu berpikir rasional dan logis dalam menerima informasi dan sistematis dalam memecahkan masalah.Kata Kunci : Implementasi; Keterampilan Berpikir Kritis; Pembelajaran IPS SMP
Copyrights © 2019