Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENENTUKAN DAERAH RESAPAN AIR DI DAERAH PACET DAN SEKITARNYA Aryabima Witjaksana; Afiat Anugrahadi
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8652.784 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10614

Abstract

Keberadaan resapan air di daerah perkotaan sangat penting, dikarenakan fungsi dari kawasan resapan air adalah untuk menjaga kelestarian tata air dan dapat mencegah terjadinya banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk penentuan kecepatan infiltrasi, jenis tanah, dan kawasan resapan air. Penentuan kawasan resapan air di daerah Pacet dan sekitarnya dilakukan karena di daerah tersebut terdapat beberapa lahan kosong yang dapat dijadikan kawasan resapan air. Metode pembobotan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang bertindak sebagai alat analisa dan pengolahan data.. Pengukuran kecepatan infiltrasi menggunakan alat infiltrometer cincin ganda dengan metode SNI, Sample tanah dianalisa secara 2 tahap, yaitu dengan menentukan ukuran butir dan penentuan batas plastis dan batas cair, Penentuan kelerengan berdasarkan analisa kelerengan secara 3 Dimensi menggunakan program Arcgis. Parameter yang digunakan yaitu kecepatan infiltrasi, curah hujan, tanah penutup dan kemiringan lereng. Daerah penelitian memiliki 2 satuan kecepatan infiltrasi, yaitu kecepatan infiltrasi cukup yang mengisi 70% bagian peta, dan kecepatan infiltrasi tinggi yang mengisi 30% bagian peta. Daerah penelitian memiliki 3 jenis tanah berdasarkan tekstur ukuran butir, yaitu tanah bertekstur pasir berlempung yang terletak pada bagian atas peta, tanah bertekstur lempung berpasir yang terletak dibagian bawah peta, dan tanah bertekstur lempung berpasir halus yang terletak dibagian tengah peta. Daerah penelitian memiliki 3 jenis daerah resapan air, yang terdiri dari daeraeh resapan air buruk, daerah resapan air sedang dan daerah resapan air baik.