ABSTRACT Hypertension is one of the leading non-communicable diseases contributing significantly to morbidity and mortality worldwide. Medication adherence is a crucial factor in controlling blood pressure and preventing complications. However, many hypertensive patients remain non-adherent to treatment due to limited knowledge and awareness regarding the importance of long-term therapy. Health promotion is considered an effective strategy to improve medication adherence among hypertensive patients. This study aimed to determine the effect of health promotion on medication adherence among hypertensive patients at a primary healthcare center. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 50 hypertensive patients selected through purposive sampling. Data were collected using medication adherence questionnaires administered before and after the health promotion intervention. Data were analyzed using the Paired Sample t-Test with a significance level of 95%. The results showed that the mean medication adherence score increased from 62.84 ± 8.12 before the intervention to 83.56 ± 6.25 after the intervention. Statistical analysis revealed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of health promotion on medication adherence among hypertensive patients. In conclusion, health promotion effectively improves medication adherence among hypertensive patients and supports better blood pressure control and prevention of disease complications. Keywords: Health Promotion, Medication Adherence, Hypertension, Health Education, Primary Healthcare ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan merupakan faktor penting dalam pengendalian tekanan darah dan pencegahan komplikasi. Namun, masih banyak pasien hipertensi yang tidak patuh terhadap pengobatan karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya terapi jangka panjang. Promosi kesehatan menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi di puskesmas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 50 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepatuhan pengobatan sebelum dan sesudah intervensi promosi kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kepatuhan pengobatan meningkat dari 62,84 ± 8,12 sebelum intervensi menjadi 83,56 ± 6,25 setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan promosi kesehatan terhadap kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Disimpulkan bahwa promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi sehingga dapat mendukung pengendalian tekanan darah dan mencegah komplikasi penyakit. Kata Kunci: Promosi Kesehatan, Kepatuhan Pengobatan, Hipertensi, Pendidikan Kesehatan, Puskesmas