Nasri Akib
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GENEALOGI HIJRAH PERSPEKTIF QS. AN-NISA‘/4:100 (SUATU KAJIAN TAHLILI) Akmaluddin Akmaluddin; Nasri Akib
EL-MAQRA' Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.604 KB) | DOI: 10.31332/elmaqra.v1i2.3600

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul “Genealogi Hijrah Perspektif Q.S Al-Nisa>’/4:100 (Suatu Kajian Tah}lili>). Dengan tujuan untuk mengetahui penafsiran genealogi hijrah dalam Q.S al- Nisa>’/4:100, dan juga untuk mengetahui kontekstualisasi makna hijrah. Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan teknik studi kepustakaan. Sumber data dalam penelitian yakni primer dan sekunder. Teknik interpretasi data yang digunakan yaitu interpretasi tekstual, kontekstual, dan interkontekstual. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode Tah}lili>. Yaitu menjelaskan muna>sabah, asba>b al-nuzu>l, tafsir mufra>dat, i’ra>b serta penafsiran ulama tentang Q.S al-Nisa>‘/4:100. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, hijrah menurut para ulama tafsir klasik dan kontemporer yaitu meninggalkan suatu tempat yang buruk menuju tempat yang lebih baik, sedangkan hijrah yang di maksud dalam penafsiran Q.S al-Nisa>‘<‘/4:100 yakniEl-Maqra’ Vol. 1 No.2 November 202121perintah untuk berhijrah bagi orang-orang yang mendapatkan tekanan oleh kaum kafir Quraisy yang selalu mengintimidasi kaum muslimin, sehingga dapat mengganggu keimanan serta menjadi ancaman bagi keyakinan ummat Islam, sehingga Allah Swt mewajibkan untuk mencari tempat yang lebih aman agar keimanan mereka tetap terjaga dan dapat mengamalkan Islam secara utuh. Kedua, kontekstualisasi makna hijrah dimasa kini adalah, bukan hanya dipahami sebatas perpindahan tempat semata, akan tetapi bisa dimaknai juga sebagai perpindahan dari situasi kurang baik mengarah kepada situasi yang lebih baik. Baik itu dalam hal keimanan maupun akhlak. Kata Kunci: Genealogi Hijrah, Q.S Al-Nisa>’/4:100, Tah}lili>.
Kaghombo sebagai Pendidikan Pra-Nikah Masyarakat Muna: Kajian Tafsir-Kultural atas Konsep Keluarga Sakinah dalam QS. Al-Rum [30]:21 Abid Muhaimin; Muh. Susen Latujajuli; Nasri Akib
EL-MAQRA' Vol 6 No 1 (2026): Mei
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/elmaqra.v6i1.15322

Abstract

Abstrak Pendidikan pra-nikah merupakan instrumen penting dalam mempersiapkan calon suami dan istri membangun keluarga yang berkualitas. Selain diselenggarakan melalui lembaga formal, pendidikan pra-nikah juga hidup dalam tradisi lokal, salah satunya kaghombo dalam rangkaian karia masyarakat Muna. Namun, kajian yang mengintegrasikan nilai-nilai kaghombo dengan konsep keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam QS. al-Rūm [30]:21 melalui perspektif 'urf ṣaḥīḥ masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai pendidikan dalam kaghombo, mengkaji korespondensinya dengan QS. al-Rūm [30]:21, serta merevitalisasinya sebagai model pendidikan keluarga berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan tafsir-kultural. Data diperoleh dari al-Qur'an, khususnya QS. al-Rūm [30]:21, Tafsir al-Mishbah, Tafsir al-Munīr, serta berbagai literatur ilmiah mengenai kaghombo, pendidikan pra-nikah, 'urf ṣaḥīḥ, dan maqāṣid al-syarī'ah. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui analisis tafsir, analisis kultural, analisis korespondensi nilai (value correspondence), dan analisis kritis-normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaghombo merupakan mekanisme pendidikan pra-nikah berbasis kearifan lokal yang menginternalisasikan nilai pengendalian diri, tanggung jawab, penghormatan, penyucian diri, dan kesiapan membangun keluarga. Nilai-nilai tersebut berkorespondensi dengan konsep sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam QS. al-Rūm [30]:21 serta memenuhi karakteristik 'urf ṣaḥīḥ, meskipun beberapa aspek memerlukan reinterpretasi agar selaras dengan prinsip keadilan dan kesalingan dalam relasi keluarga. Penelitian ini menawarkan model pendidikan keluarga relasional berbasis 'urf ṣaḥīḥ sebagai integrasi antara tafsir al-Qur'an, kearifan lokal, dan maqāṣid al-syarī'ah dalam pengembangan pendidikan keluarga Muslim yang kontekstual dan berorientasi pada kemaslahatan.