Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perbandingan Teknologi System Software, Application Software, Embedded Software Dan Web Applications Danandjaya Saputra
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 5 No 1 (2016): Bulan Maret 2016
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.495 KB) | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v5i1.67

Abstract

Perangkat lunak (Software) merupakan program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer. Perangkat lunak terdiri atas perangkat lunak system (system software), perangkat lunak aplikasi (application software), aplikasi web (web applications) dan perangkat lunak tertanam (Embeded Software). Perbedaan diantara perangkat lunak tersebut adalah perangkat lunak sistem melaksanakan tugas-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pengguna untuk komputer. Aplikasi software adalah program yang dirancang untuk membuat pengguna lebih produktif. Web Application atau aplikasi web adalah suatu perangkat lunak yang diakses menggunakan web browser melalui suatu jaringan seperti Internet atau intranet. Embedded software adalah perangkat lunak yang ditulis untuk mengontrol mesin atau perangkat elektronik. Embedded software dibuat dan ditanamkan ke chip peralatan elektronik
Peran Internet Sebagai Pendukung Competitive Intelligence Dalam Pengambilan Keputusan Strategis Perusahaan Menghadapi Persaingan Danandjaya Saputra
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 5 No 2 (2016): Bulan Oktober 2016
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.652 KB) | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v5i2.68

Abstract

Di dalam ruang lingkup manajemen strategis terdapat pembahasan mengenai analisa lingkungan yang mempengaruhi bisnis perusahaan. Hasil analisa kondisi lingkungan (eksternal) dijadikan fondasi dalam melakukan perumusan strategi dan restrukturisasi internal. Pendekatan melihat situasi eksternal terlebih dahulu baru kemudian menyusun strategi internal dan strategi bisnis bertujuan agar perusahaan mampu beradaptasi dengan keadaan eksternal yang uncontrolable. Situasi internal yang controlable akan bisa menyesuaikan dengan dinamika situasi eksternal. Alasan mengapa perusahaan membutuhkan competitive intelligence adalah untuk memenangkan kompetisi. Terlebih di era ini, era dimana lingkungan bisnis menjadi sangat dinamis kompetisi semakin ketat. Bagaimana menghadapi situasi bisnis yang penuh dengan ketidakpastian? Kuncinya sebenarnya hanya satu yaitu: jangan salah membuat keputusan. Jika kita ingin meminimalkan atau bahkan menghilangkan kesalahan dalam memutuskan sesuatu, maka keputusan itu tentunya harus sesuai dengan kondisi lingkungan bisnis yang up to date. Bagaimanakah caranya? Kegiatan Competitive Intelligence merupakan suatu cara dalam menemukan suatu kedudukan yang lebih baik melalui informasi yang dikumpulkan, lalu disaring, dan dianalisa, untuk menghasilkan informasi yang akurat, mudah untuk diterapkan, sesuai dengan kebutuhan manajemen. Kegiatan Competitive Intelligence ini adalah kegiatan yang legal yang dilakukan untuk dapat membuat perusahaan lebih kompetitif. Internet adalah alat perusahaan yang paling penting untuk mendukung Competitive Intelligence. Visibilitas informasi pesaing yang terdapat di Internet dan kekuatan alat berbasis web untuk menginterogasi situs Web untuk informasi tentang;harga,produk, jasa, dan pendekatan pemasaran telah meningkatan ketertarikan perusahaan untuk menggunakan internet dalam kegiatan pengumpulan data intelijen tersebut.
Sistem Perhitungan Waktu Rental Studio Musik Berbasis Arduino Menggunakan Validasi RFID Danandjaya Saputra; Andry Iman Juliswanto; Zulfachmi
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 9 No 1 (2020): Bulan Maret 2020
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.211 KB) | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v9i1.127

Abstract

Kemajuan teknologi di era globalisasi sekarang ini sudah semakin pesat. Salah satu contoh hasil dari berkembangnya teknologi adalah komputer, yaitu sebuah perangkat elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan meyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output dengan menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer. Mikrokontroler merupakan sistem komputer yang seluruh atau sebagian besar elemenya dikemas dalam satu keping tunggal (chip) IC. Oleh karena itu, mikrokontroler sering disebut single chip microcomputer. Mikrokontroler biasanya dikelompokan dalam satu keluarga yang mempunyai bebrapa varian. Setiap varian mikrokontroler memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai dengan penggunaanya, tetapi masih tetap saling mendukung dalam pemrograman (kompatibel). Tiap varian mempunyai perbedaan antara lain pada kapasitas memori RAM sebagai penampung data olahan dan memori flash PEROM sebagai penampung kode-kode program atau intruksi. Mikrokontroler tersusun dalam satu chip dimana prosesor, memori, dan I/O terintegrasi menjadi satu kesatuan kontrol sistem sehingga mikrokontroler dapat dikatakan sebagai computer mini yang dapat bekerja secara inovatif sesuai dengan kebutuhan sistem. Sistem ini dirancang dengan menggunakan RFID modul sebagai validasi member/user untuk memudahkan user dan penjaga studio musik, dan Arduino uno sebagai pusat kendali. Ketika user akan melakukan rental studio musik maka user harus memiliki RFID card, dan apabila waktu rental akan habis makan lampu pemberitahuan akan mati menandakan waktu rental telah habis, apabila user masih memiliki sisa waktu maka user dapat melakukan penyimpanan waktu rental.
Aplikasi E-Money Pada Pasar Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang Danandjaya Saputra; Dwi Nurul Huda; Suyamto Widodo
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 8 No 2 (2019): Bulan Oktober 2019
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.421 KB) | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v8i2.141

Abstract

Pada kegiatan pasar mahasiswa pembayaran tidak dilakukan dengan menggunakan mata uang rupiah melainkan menggunakan koin yang disediakan oleh panitia sebagai alat tukar pada proses jual beli di dalam pasar mahasiswa. Penggunaan koin dalam proses jual beli dinilai kurang efektif dan efisien maka dari itu dikembangkanlah aplikasi yang memakai konsep E-money sebagai pengganti penggunaan koin. Aplikasi ini dirancang menggunakan Bahasa pemrograman php dan MySql sebagai basis data, kemudian untuk Text editor menggunakan Notepad++ dan MySql front untuk editor basis data dengan menggunakan metode waterfall sebagai pengembangan perangkat lunak.Penelitian ini menghasilkan suatu program yang dapat melakukan pengolahan data pembeli, pemilihan menu dan laporan penjualan serta pembelian . program ini dapat memantau segala transaksi yang terjadi antara pembeli maupun penjual sehingga meminimalisir kesalahan kesalahan yang dapat terjadi pada pasar mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang.
Analisis Perbandingan Performa Web Service Rest Menggunakan Framework Laravel, Django Dan Ruby On Rails Untuk Akses Data Dengan Danandjaya Saputra
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 7 No 2 (2018): Bulan Oktober 2018
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjung Pinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.048 KB) | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v7i2.90

Abstract

Penggunaan perangkat mobile di era revolusi industri 4.0 semakin meningkat, dengan perangkat mobile manusia dapat dengan mudah berkomunikasi, berbisnis, hiburan dan kegiatan lainnya melalui genggaman tangan. Semakin banyak pengguna perangkat mobile maka aplikasi mobile adalah trend aplikasi yang dapat dipilih oleh suatu perusahaan atau organisasi untuk mengembangan sistem informasi atau aplikasi yang sudah berjalan sebelumnya. Salah satunya adalah kampus STT Indonesia Tanjungpinang, yang saat ini sudah memiliki sistem informasi akademik berbasis web yang bernama Portal E-Kampus. Portal E-Kampus di STT Indonesia Tanjungpinang akan dikembangkan ke aplikasi mobile. Dalam proses integrasi data antara sistem informasi yang sudah ada dengan sistem baru yang berbeda platform khususnya berbasis perangkat mobile, salah satu cara yang dapat dipilih adalah penggunaan web service. Web service dapat dibuat dengan menggunakan web framework yaitu Laravel, Ruby on Rails dan Django, pemilihan web framework dapat berpengaruh pada kinerja web service. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis performa web service untuk mengetahui perbedaan penggunaan CPU (Central Processing Unit), memory dan kecepatan eksekusi web framework yang digunakan pada Portal E-Kampus. Setelah dilakukan penelitian di prediksi framework Django memiliki waktu respon yang cepat, penggunaan CPU dan Memori yang paling sedikit sehingga penulis merekomendasikan kepada kampus STTI Tanjungpinang untuk membangun web service Portal E-Kampus dengan menggunakan web framework Django.