Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOLKISIN DENGAN DROP METHOD TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT JABON (Anthocephalus cadamba) Anwar, Arniani; Evelin Anggelina Tanur; Worabai, Descarlo; Laswi Irmayanti; Reyna Ashari; Ahmad Baiquni Rangkuti
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46703/jurnalpapuasia.Vol9.Iss2.409

Abstract

Jabon merupakan salah satu jenis tanaman yang sedang populer dibudidayakan oleh masyarakat dan industri pemasok kayu. Kolkisin merupakan senyawa alkaloid yang memiliki kemampuan membentuk tanaman yang poliploid. Sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas Jabon maka diperlukan adanya terobosan baru. Salah satunya dengan pemberian colchicine pada bibit jabon. Perlakuan kolkisin pada penelitian ini sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas jabon maka diperlukan adanya terobosan baru. Salah satunya dengan pemberian kolkisin pada bibit Jabon. Jumlah perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 perlakuan dengan 45 kali jumlah ulangan pada setiap perlakuannya. Untuk 4 perlakuan diberi kosentrasi colchicine dengan kosentrasi yang berbeda-beda (0,5 mg/l, 1,0 mg/l, 1,5 mg/l, dan 2,0 mg/l) dan 1 perlakuan berfungsi sebagai kontrol di mana tanaman kontrol ini tidak diberi colchicine. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Pemberian colchicine dalam penelitian ini memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan bibit jabon. Pengaruh pertumbuhan tersebut terjadi pada semua variabel yang diamati, baik pertambahan jumlah daun, pertumbuhan tinggi tunas maupun diameter. Empat konsentrasi colchicine yang diberikan, perlakuan E dengan konsentrasi 2,0 mg/l merupakan konsentrasi yang memberikan pengaruh pertumbuhan terbaik terhadap bibit Jabon.
DNA Barcoding of Rattan (Arecaceae) From Gunung Walat Education Forest, Sukabumi-West Java Ahmad Baiquni Rangkuti; Arida Susilowati; Ulfa Juniarti Siregar; Laswi Irmayanti; Iskandar Zulkarnain Siregar
Journal of Sylva Indonesiana Vol. 4 No. 01 (2021): Journal of Sylva Indonesiana
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.451 KB) | DOI: 10.32734/jsi.v4i01.5563

Abstract

Rattan is a forest plant that has high economic and ecological value. This species grows in various habitats because of its good adaptability. Gunung Walat education forest (GWEF) is an ex-situ conservation location owned by IPB University and rattan conservation potential. In 2005 rattan were planted in this area from some material source in Indonesia, but the information regarding its identity was still limited. Therefore, this study aims to identify rattan in GWEF using barcode methods. Four barcoding those were rbcL, matk K, psbA-trnH, and ITS 1 was used for this purpose. Molecular analysis was conducted through DNA extraction using the CTAB method, DNA quality and quantity observation using electrophoresis and Polymerase Chain Reaction (PCR) amplification. The result of this research showed that DNA barcodes show a different