Isnaenisa Rhamadini Dradjat
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Activity Based Costing dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan pada KPSBU Lembang Isnaenisa Rhamadini Dradjat; Yuni Rosdiana
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.621 KB) | DOI: 10.29313/bcsa.v2i1.1209

Abstract

Abstract. IHS Markit revealed manufacturing companies experience problems because increase raw material prices resulted in companies reducing purchasing raw materials amidst weaker sales and disrupted cost of good manufactured due to rising raw material prices, resulting in decline production activities and decline financial conditions. This study aims to determine application activity based costing and financial performance at KPSBU Lembang and to analyze application activity based costing in improving financial performance at KPSBU Lembang. This research was conducted at KPSBU Lembang. The method used in this research descriptive analytical method. Sources data obtained in this study primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques and research instruments in this study were interviews and documentation. Data analysis stage in this study, application activity based costing uses the first stage procedure and the second stage procedure and financial performance using profitability rations for measuring return on assets. Based on soct production of pure milk and yogurt in 2018 was Rp 4.323 and Rp 11.851, in 2019 was Rp 4.883 and Rp 13.021, and in 2020 was Rp 12.229. financial performance with return on assets in 2018 of 1.94%, 2019 of 2.04%, and 2020 of 2.18%. Implementation activity based costing through cost production improved financial performance from 2018, 2019, dan 2020. Conclusion in this study, that implementation activity based costing has increased, in 2019 decreased. Financial performance increased. Increase cost production resulted in increased profits. Abstrak. IHS Markit mengungkapkan bahwa, perusahaan manufactur mengalami permasalahan karena kenaikan harga bahan baku berakibat perusahaan mengurangi dalam pembelian bahan baku tengah penjualan semakin melemah dan harga pokok produksi terganggu akibat harga bahan baku semakin meningkat, mengakibatkan terjadi penurunan aktivitas produksi dan kondisi keuangan mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan activity based costing dalam meningkatkan kinerja keuangan pada KPSBU Lembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dan instrument penelitian dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Tahap analisis data dalam penelitian ini, penerapan activity based costing menggunakan prosedur tahap pertama dan prosedur tahap kedua, dan untuk kinerja keuangan menggunakan rasio profitabilitas pengukuran return on asset. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa penerapan activity based costing dalam menentukan harga pokok produksi susu murni dan yoghurt tahun 2018 sebesar Rp 4.323 dan Rp 11.851, tahun 2019 sebesar Rp 4.883 dan Rp 13.021, dan tahun 2020 sebesar Rp 12.229. Kinerja keuangan dengan return on asset tahun 2018 sebesar 1,94%, 2019 sebesar 2,04% dan 2020 sebesar 2,18%. Penerapan activity based costing melalui harga pokok produksi meningkatkan kinerja keuangan dari tahun 2018, 2019 dan 2020. Kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa penerapan activity based costing mengalami peningkatan, tahun 2019 mengalami penurunan. Kinerja keuangan mengalami peningkatan. Peningkatan harga pokok produksi menghasilkan laba yang meningkat.