Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : El-Rusyd

RAGAM APLIKASI PENDIDIKAN BERMUTU UNTUK SEMUA Arif Ridha
El-Rusyd Vol. 1 No. 1 (2016): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.532 KB)

Abstract

Isu “Global Worming” semakin hari semakin sering kita dengar. Masalah lingkungan ini menjadi tema-tema aktual yang menarik untuk dibicarakan, hal ini dikarenakan bahwa pada dasarnya manusia tidak akan pernah lepas dari lingkungan yang mengikatnya. Bencana pemanasan global terjadi, menurut Sir Nicholas Stern, diakibatkan gaya hidup manusia yang tidak berubah dalam bersikap terhadap alam dan lingkungannya. Meminjam istilah yang diungkapkan Sonny Keraf, bencana tersebut berawal dari matinya kesadaran manusia dalam beretika dengan lingkungan.
DESENTRALISASI PENDIDIKAN (SEBAGI UPAYA PEMERATAAN PENDIDIKAN) Arif Ridha
El-Rusyd Vol. 1 No. 2 (2016): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.3 KB)

Abstract

Reformation brought changes in all fields one of which is regional autonomy. The implementation of regional autonomy with dsentrealisari base is constituted by the desire to create a democracy, equity, and efficiency. Decentralization policy implications bangs must come from the grassroots to the top, no longer from top to bottom. The reality in the field of education does not seem to go according to the circumstances. Policies that exist at this time impressed derived and compiled directly by the Department of education regardless of the participation of the community. Though education is supposed to be centered in the community, should be for the people, so it shall be guided by the people. Openness and opportunity for bertpartisipasi in the field of education should be put to good use in a way that every government should implement a policy botom-up system, that is, policies that come from the community conditions (bottom to top). From the above analysis, the findings in this paper I will present the material Education Decentralization in Indonesia.
Madrasah dan Problematikanya Arif Ridha
El-Rusyd Vol. 2 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.842 KB)

Abstract

Seiring dengan era globalisasi dan tehnologi canggih, banyak persoalan-persoalan bangsa seperti dekadensi moral terjadi di mana-mana, angka kemiskinan semakin meningkat, praktek Korupsi, Kolusi, Nepotisme seakan menjadi menu spesial sehari-hari yang di konsumsi masyarakat melalui media cetak ataupun elektronik, ditambah lagi semakin sulitnya lapangan kerja, angka pengangguran semakin meningkat, dan banyak lagi persoalan-persoalan lain yang hingga detik ini belum sepenuhnya bisa diselesaikan dengan baik, bahkan kian hari kian meningkat dan semakin akut. Disinyalir bahwa penyebab dari fenomena-fenomena di atas adalah kualitas sumberdaya manusia (SDM) yang relatif rendah, oleh karenanya pendidikan/ ilmu pengetahuan menjadi solusi yang baik guna meningkatkan kualitas SDM manusia, sehingga siap dan mampu bersaing baik ditingkat lokal, nasional maupun intersional dan diberbagai aspek, sosial, politik, ekonomi, dan budaya.