Norzatiah Norzatiah
Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA E-BOOK PADA MATERI HIDROKARBON KELAS XI Norzatiah Norzatiah; Mahdian Mahdian; Maya Istyadji
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 6 No 1 (2022): JCAE EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v6i1.1601

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap peningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran discovery learning yang didukung sarana e-book­ dengan materi hidrokarbon untuk peserta didik kelas XI MIA. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi langkah-langkah yang tepat untuk memecahkan masalah di kelas. Setelah tindakan diketahui, periksa kesesuaian tindakan, disertai dengan peningkatan motivasi dan hasil belajar. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas 2 siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA SMAN 1 Daha Barat yang berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian berupa tes dan non tes. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket motivasi, dan tes hasil belajar. Data hasil motivasi dikumpulkan menggunakan angket motivasi di setiap akhir siklus dan data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar di setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi dengan model discovery learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Setelah dilakukan tindakan yang benar disertai peningkatan (1) motivasi dari kategori sedang pada siklus I menjadi kategori sangat tinggi pada siklus II, (2) hasil belajar ranah sikap dari kategori kurang baik menjadi sangat baik, (3) ranah keterampilan peserta didik dari kategori kurang terampil menjadi terampil, (4) ranah pengetahuan dari kategori rendah pada siklus I menjadi kategori tinggi pada siklus II.