Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Polri Menghadapi Keamanan Pangan di Saat Pandemi COVID 19 Rangga Abhiyasa
Jurnal Ilmu Kepolisian Vol 15, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kepolisian Volume 15 Nomer 2 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35879/jik.v15i2.333

Abstract

AbstrakPenulisan artikel ini membahas tentang keamanan pangan berdasarkan konsep keamanan dari Barry Buzan. Keamanan pangan merupakan salah satu bagian dari dimensi keamanan. Intelijen pangan akan membantu pemerintah membuat keputusan, enam bidang dalam penelitian intelijen tentang keamanan yaitu pemerintah, proses, struktur, kerja sama, aktor dan pengawasan. Strategi Polri dalam menghadapi krisis pangan yang di depan mata yaitu yaitu preventif, evaluasi pre dan post market, dan Law enforcement.Kata kunci: Keamanan Pangan; Intelijen pangan; Strategi PolriAbstractThis paper discusses food safety based on the concept of safety from Barry Buzan. Food security is one part of the security dimension. Food intelligence will help the government make decisions, in the field of intelligenceintelligence about governance, processes, structures, actors and oversight. Polri’s strategy in dealing with the food crisis that is in sight, namely prevention, pre and post market evaluation, and law enforcement.Keywords: Food Security; food intelligence;police strategy
Kajian Kriminologis Terkait Framing di Media Massa Terhadap Tindak Kriminalitas Rangga Abhiyasa; Gusti Agung Ayu Ida Pratiwi; Ki Ide Bagus Tri; Muhammad Bima Gunawan Jauharie; Rensa Sastika Akadivia Robinson; Andrie Setiawan
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3065

Abstract

Berbicara soal fenomena kejahatan tidak akan pernah ada habisnya, maraknya kasus kejahatan dengan pola-pola kejahatan yang terus berkembang. Seiring dengan perkembangan zaman, kejahatan justru banyak terjadi dalam bentuk lain. Media massa adalah sumber informasi yang terdepan dalam memberitakan segala kejadian yang ada didalam negara maupun internasional. Masyarakat sangatlah membutuhkan media massa menjadi sumber informasi mereka dalam membantu kehidupan mereka masing masing, sudah sepantasnya media massa memberikan informasi yang akurat dan objektif. Akan tetapi entah karena sebuah kesalahan yang tidak disengaja ataupun disengaja, banyak media massa yang malah memberikan informasi dengan kurang akurat dan objektif, framing dalam media massa menonjolkan aspek tertentu dalam pemberitaannya. Dalam artikel ini akan menjelaskan Framing sendiri dapat diartikan sebagai pembelokan realita ke sudut pandang lain. Framing bisa dilakukan dalam media massa atau media sosial. Dalam artikel ini akan menjelaskan Framing pada salah satu kasus yang sempat menggemparkan negeri ini, kasus NF yang membunuh balita disawah besar. Diketahui status NF berubah dari terdakwa menjadi korban yang disebabkan pelecehan yg ia terima, akan tetapi media massa memberitakan informasi yang menonjolkan aspek tertentu dalam kasus tersebut. Sehingga masih terdapat informasi yang bersifat fakta, yang belum diungkap dalam media, sehingga inilah salah satu mengapa akhirnya tak jarang terdapat berbedaan makna.