Ziyadatul Husna
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIKAP REMAJA BERCADAR TERHADAP STIGMA MASYARAKAT M. Ridha Ilhami; Ziyadatul Husna; Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Rusmaniah Rusmaniah; Muhammad Rezky Noor Handy
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 8, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v8i3.7858

Abstract

Menutup aurat merupakan sebuah kewajiban bagi setiap perempuan muslim. Cara mereka mentup aurat satu diantaranya dengan menggunakan cadar. Adanya stigma yang melekat terhadap perempuan bercadar di Indonesia tentu menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Hal tersebut termasuk bagi remaja yang bercadar. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap yang diambil para remaja bercadar akibat stigma dari masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer berasal dari santriwati di Pondok Pesantren al-Batul Desa Sinar Bulan Kecamatan Satui, Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran mengenai sikap para wanita bercadar akibat stigma yaitu para remaja wanita bercadar tidak menanggapi dan menghiraukan masyarakat yang memberikan stigma tersebut. Bahkan para remaja bercadar tetap bersikap baik kepada masyarakat sekitar dan mendo’akan kebaikan untuk mereka. Para wanita bercadar di pondok pesantren al-Batul memulai untuk mengenakan cadar sejak masuk pondok dan ada juga yang sebelum masuk pondok sudah mengenakan cadar. Hampir semua wanita bercadar yang menjadi subjek penelitian telah disetujui oleh pihak keluarga untuk mengenakan cadar. Kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa stigma yang diberikan oleh masyarakat terhadap wanita bercadar itu tidak memengaruhi sikap mereka terhadap masyarakat, bahkan mereka mendoakan masyarakat tersebut.
Nilai-Nilai Pendidikan Ekonomi Islam Dalam Qs. Al-Jumu’ah Ayat 10 Dan Qs. Al-Isra’ Ayat 26–27 Ziyadatul Husna; Mahyuddin Barni
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v1i2.455

Abstract

Dalam Islam, kegiatan ekonomi tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga mencakup dimensi spiritual dan moral sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. QS. Al-Jumu‘ah ayat 10 menekankan pentingnya etos kerja, produktivitas, serta keseimbangan antara aktivitas duniawi dan ibadah. Sementara QS. Al-Isra’ ayat 26–27 mengajarkan prinsip pengelolaan harta yang bijak, tanggung jawab sosial, serta larangan terhadap perilaku boros dan pemborosan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai tafsir, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah terkait pendidikan ekonomi Islam. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan menelaah makna dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi Islam menekankan integrasi antara produktivitas dan tanggung jawab sosial. Aktivitas ekonomi dipandang sebagai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang benar, etika yang baik, serta berorientasi pada kemaslahatan umat. Dengan demikian, pendidikan ekonomi Islam berfungsi membentuk insan yang beriman, berakhlak, dan berkeadilan, yang mampu menyeimbangkan antara pencapaian duniawi dan tanggung jawab ukhrawi.