Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penanganan Dismenorea pada Remaja Putri Kelas VII di SMPN 180 Jakarta Timur Tahun 2020 Syahida Nur Ma’arip; Kusharisupeni Kusharisupeni; Luknis Sabri
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 12, No 3 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v12i3.2246

Abstract

Proses terlepasnya lapisan endometrium uterus yang mengakibatkan perdarahan vagina secara berkala merupakan hal yang disebut dengan menstruasi. Menstruasi kadangkala dapat menimbulkan nyeri, hal tersebut merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami wanita dari berbagai tingkat usia, menstruasi yang menimbulkan nyeri disebut dengan dismenorea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penanganan dismenorea pada remaja putri kelas VII di SMPN 180 Jakarta Timur tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analisis kuantitatif rancangan dengan pendekatan “cross sectional”. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 111 remaja putri kelas VII di SMPN 180 Jakarta Timur tahun 2020. Hasil penelitian ini terdapat bahwa 82 orang remaja (73,9%) yang mempunyai penanganan disminorea kurang baik dan terdapat 29 orang remaja (26,1%) yang mempunyai penanganan disminorea baik.Hasil analisis bivariat uji chi-square menunjukan bahwa yang berhubungan adalah pengetahuan, sikap, olahraga, paparan infomasi, dukungan keluarga, dan dukungan teman. Sedangkan hasil regresi logistic penunjukan bahwa variabel dominan adalah dukungan keluarga. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa penanganan dismenorea pada remaja putri sangat besar dipengaruhi oleh dukungan keluarga.Kata kunci: pengetahuan, sikap, olahraga, paparan infomasi, dukungan keluarga, dukungan teman
Faktor Psikologis Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Lansia: Studi Tentang Depresi, Kecemasan, Kualitas Tidur dan Ide Bunuh Diri di Panti Sosial Delvi Kurniani; Kusharisupeni Kusharisupeni; Asyifa Robiatul Adawiyah
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v10i1.6979

Abstract

Background: The elderly are a vulnerable group facing physical, psychological, and social changes that can trigger a decline in quality of life. Although various studies have explored the well-being of older adults, research that simultaneously integrates suicidal ideation and sleep quality within the nursing home setting remains limited in Indonesia. Objective: This study aims to analyze the relationship between psychological factors (depression, anxiety, sleep quality, and suicidal ideation) and the quality of life of elderly residents in social homes, as well as to identify the most dominant psychological factor. Methods: This quantitative study utilized a cross-sectional design. The sample consisted of 145 elderly residents at Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2, selected through total sampling. Instruments used included the GDS, GAD-7, PSQI, WHOQOL-Old, and SSI questionnaires. Data were analyzed using Chi-Square tests and multiple logistic regression. Results: Bivariate analysis showed that depression ($p < 0.001$), anxiety ($p < 0.001$), and sleep quality ($p = 0.041$) had a significant relationship with quality of life. Meanwhile, suicidal ideation showed no significant correlation ($p = 0.969$). Multivariate analysis revealed that anxiety was the dominant factor influencing the quality of life of the elderly ($OR = 3.489$; 95% CI: $1.576–7.724$). Conclusion: Depression, anxiety, and sleep quality are significantly related to the quality of life of the elderly, with anxiety emerging as the dominant factor. Early detection efforts and psychosocial interventions must be enhanced in social homes to improve the overall well-being of elderly residents