p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kreativitas PKM
Silfia Dewi
Prodi Kebidanan Langsa - Poltekkes Kemenkes Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Mitigasi Pra Bencana pada Organisasi Pemberdayaan Kesehatan Keluarga (Pkk) di Kecamatan Langsa Lama Emilda AS; Magfirah Magfirah; Asmanidar Asmanidar; Anda Syahputra; Silfia Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.8283

Abstract

ABSTRAK Peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam pemberdayaan wanita merupakan segala tindakan yang dilakukan oleh PKK dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki perempuan, agar secara mandiri wanita mempunyai keterampilan dan keahlian dalam menghadapi masalah yang mereka hadapi secara mandiri melalui peningkatan kapasitas dan kualitas hidup. Upaya mengurangi risiko bencana yang sudah ada maupun mencegah terjadinya risiko baru dapat dilakukan dengan meningkatkan ketangguhan masyarakat. Masyarakat sebagai korban terdampak bencana memiliki risiko yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat risiko tersebut dapat dikurangi ataupun dicegah apabila ketangguhan telah terbentuk dalam diri masyarakat.Tujuan: kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan organisasi PKK dalam mitigasi bencana berbasis keluarga melalui pelatihan serta pendampingan. Metode: Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pelatihan serta pendampingan yang dilanjutkan simulasi dengan sasaran anggota PKK yang ada di Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa, bulan Juni s/d Agustus 2022 dengan jumlah sasaran 32 orang. Hasil: adanya perbedaan nilai pengetahuan antara sebelum dan sesudah anggota PKK diberikan pelatihan serta pendampingan dengan kategori baik yaitu 40,6% menjadi 84,4%. Kesimpulan: Melalui kegiatan simulasi dalam pelatihan serta pendampingan pada organisasi PKK diharapkan para anggota PKK mengalami peningkatan pengetahuan serta dapat melakukan mitigasi bencana berbasis keluarga demi membentuk ketangguhan bagi masyarakat. Kata Kunci: Pelatihan, Mitigasi, Bencana, PKK  ABSTRACT The role of Family Welfare Empowerment (PKK) in empowering women is all actions taken by PKK with the aim of increasing the abilities and potentials of women, so that women independently have the skills and expertise to deal with the problems they face independently through capacity building and quality life. Efforts to reduce existing disaster risks and prevent new risks can be carried out by increasing community resilience. Communities as victims affected by disasters have risks that can be in the form of death, injury, illness, threatened life, loss of sense of security, displacement, damage or loss of property, and disruption of community activities. These risks can be reduced or prevented if resilience has been formed within the community. this service activity is to increase the knowledge and organizational capabilities of the PKK in family-based disaster mitigation through training and mentoring. Methods: Service activities are carried out by training and mentoring methods followed by simulation with the target of PKK members in Langsa Lama District, Langsa City, in June s /d August 2022 with a target number of 20 people. Results: there is a difference in the value of pre-test and post-test knowledge of the Youth Red Cross (PMR) with good categories, namely 55% to 85%. Conclusion: Through simulation activities in training and assistance to PKK organizations, it is hoped that PKK members will experience increased knowledge and be able to carry out family-based disaster mitigation in order to build resilience for the community. Keywords: Training, Mitigation, Disaster, PKK
Upaya Pencegahan Preeklampsi pada Ibu Hamil melalui Deteksi Dini dan Paket Edukasi Kesehatan Emilda AS; Magfirah Magfirah; Alchalidi Alchalidi; Silfia Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.22440

Abstract

ABSTRAK Preeklampsia dan eklampsia menempati urutan kedua didunia sebagai penyumbang angka mordibitas dan mortalitas bagi ibu hamil yang memengaruhi 3% sampai 8% wanita hamil setelah pendarahan serta dapat meningkatkan risiko kematian janin sebesar empat kali dibandingkan dengan kehamilan normal. Jika hipertensi tidak dapat di antisipasi maka akan mengarah ke preeklamsia yang dapat meningkatkan resiko komplikasi selama kehamilan seperti kerusakan sistem atau organ lainnya yang berefek jangka panjang. Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut diperlukan pencegahan dini terutama pada kelompok yang berisiko tinggi dengan kegiatan pencegahan penyakit (promotif–preventif) seperti promosi kesehatan, penyuluhan, pendidikan masyarakat, maupun upaya-upaya pencegahan lainnya terbukti efektif dapat membentuk mindset masyarakat yang lebih peduli akan kesehatan diri dan keluarganya, yang pada akhirnya akan mewujudkan kesehatan masyarakat. Selain itu, program pendampingan ibu hamil dan kader ini telah terbukti bermanfaat dalam memotivasi ibu hamil agar rajin memeriksakan kesehatannya secara rutin selama masa kehamilan hingga nifas. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsi dan cara membantu mengurangi gejalanya. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah intervensi edukasi kesehatan dan deteksi dini. Adanya perbedaan nilai pengetahuan antara sebelum dan sesudah pada ibu hamil diberikan edukasi dengan kategori baik yaitu 60% menjadi 86,7%. Pemberian edukasi ibu hamil tentang preeklamsi dan cara membantu mengurangi gejalanya dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan ibu hamil, sekaligus mendukung upaya pencegahan morbiditas dan mortalitas maternal di masyarakat. Kata Kunci: Preeklamsi, Deteksi Dini, Edukasi Kesehatan.  ABSTRACT Preeclampsia and eclampsia rank second in the world as contributors to morbidity and mortality rates for pregnant women, affecting 3% to 8% of pregnant women after bleeding and can increase the risk of fetal death by four times compared to normal pregnancies. If hypertension cannot be anticipated, it will lead to preeclampsia which can increase the risk of complications during pregnancy such as damage to other systems or organs that have long-term effects. Therefore, to prevent this, early prevention is needed, especially in high-risk groups with disease prevention activities (promotive-preventive) such as health promotion, counseling, community education, and other prevention efforts that have proven effective in forming a mindset of the community that is more concerned about the health of themselves and their families, which will ultimately realize public health. In addition, this program of mentoring pregnant women and cadres has been proven to be useful in motivating pregnant women to diligently check their health regularly during pregnancy until postpartum. Increase knowledge of pregnant women about preeclampsia and how to help reduce its symptoms. The community service method used in this activity was health education and early detection interventions. There was a difference in knowledge scores between pregnant women before and after receiving education, with a positive score, increasing from 60% to 86.7%. Providing education about preeclampsia and ways to help reduce its symptoms can improve their understanding. This community service activity provides tangible benefits for improving the health of pregnant women while supporting efforts to prevent maternal morbidity and mortality in the community. Keywords: Preeclampsia, Early Detection, Health Education.