Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan Minat Ibu dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi Iud pada Wanita Usia Subur di Desa Cimanggu Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Papat Patimah; Lenina Nurani
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i9.7001

Abstract

ABSTRACT The government's policy on family planning currently leads to the use of long-term contraceptive methods. Intra Uterine Device (IUD) is one of the most effective and safe long-term contraceptives compared to other contraceptive methods such as the pill. The IUD contraception is very effective in reducing maternal mortality and controlling population growth rates because the effectiveness rate of use is up to 99.4% and the IUD can be used for a period of 3-5 years (hormonal type) and 5-10 years (copper type). The IUD contraceptive device is inserted into the uterus in various forms, consisting of plastic This study aims to determine the factors related to maternal interest in the selection of IUD contraceptives for fertile women in Cimanggu Village, Cibeber District, Cianjur Regency. This study used a quantitative approach with a cross sectional research design that was carried out in Cimanggu Village, Cibeber District, Cianjur Regency in September 2021–February 2022. The population was all women of childbearing age using a simple random sampling technique based on the formula for the estimation of the proportion of one population. Collecting data using a questionnaire distributed to respondents. Data analysis was univariate (frequency distribution) and bivariate (chi square). Results: The results of the analysis of the relationship with the mother's interest in the choice of IUD contraception showed that the significance level of P-value > from a (0.05) means that there is no relationship between UISA and the choice of IUD contraception. children got P-value = 0.154, knowledge obtained P-value of 0.000, attitude obtained P-value = 0.000, contraceptive devices obtained P-value of 0.025, availability of officers obtained P-value of 0.082. The results of the analysis of the relationship with the mother's interest in the choice of IUD contraception showed that at a significance level of P-value > from a (0.05), it means that there is no relationship between UISA and the choice of IUD contraception. P-value = 0.154, knowledge obtained P-value of 0.000, attitude obtained P-value = 0.000, contraceptive devices obtained P-value of 0.025, availability of officers obtained P-value of 0.082. Shows that respondents use non-IUD contraception more than respondents who use IUD contraception, most respondents have low education, and many respondents have children, from the reinforcing factor, namely husband's support, most of them do not support the use of IUD contraception. and pills. a small number of respondents stated that there were not enough tools and officers. The results of bivariate data analysis showed that the variables that were statistically related to the choice of IUD contraception were Knowledge, Attitude, completeness of contraceptive devices and husband's support. Keywords : IUD Contraception, Interest, Fertile Age  ABSTRAK Kebijakan pemerintah tentang KB saat ini mengarah pada pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang. Intra Uterine Device (IUD) adalah salah satu alat kontrasepsi jangka panjang yang paling efektif dan aman dibandingkan alat kontrasepsi lainnya seperti pil. Alat kontrasepsi IUD sangat efektif untuk menekan angka kematian ibu dan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk karena tingkat efektifitas penggunaan sampai 99,4% dan IUD dapat digunakan untuk jangka waktu 3-5 tahun (jenis hormon) dan 5-10 tahun (jenis tembaga). Alat kontasepsi IUD dimasukkan kedalam rahim yang bentuknya bermacam-macam, terdiri dari plastic untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan minat Ibu dalam pemilihan alat kontrasespi IUD pada wanita subur di Desa Cimanggu kecamatan Cibeber Kabuapaten Cianjur Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional telah dilakukan di Desa Cimanggu Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur bulan September 2021–pebruari 2022. Populasi seluruh wanita usia subur dengan Teknik simple random sampling berdasarkan rumus estimasi proporsi satu populasi. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan ke pada responden. Analisa data secara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (chi square). Hasil analisis hubungan dengan minat ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi IUD menunjukkan pada taraf signifikansi P-value > dari a (0,05) berarti tidak ada hubungan anatara Uisa dengan pemilihan kontrasepsi IUD, Hasil uji statistik variable pendidikan diperoleh Pvalue = 0,889, jumlah anak didapatkan Pvalue = 0,154, pengetahuan diperoleh nilai Pvalue sebesar 0,000, sikap diperoleh Pvalue = 0,000, alat kontrasepsi diperoleh nilai Pvalue sebesar 0,025, ketersediaan petugas diperoleh Pvalue sebesar 0,082. menunjukkan bahwa Responden menggunakan kontrasepsi non IUD lebih banyak daripada responden yang menggunakan kontrasepsi IUD, sebagian besar responden berpendidikan rendah, dan responden banyak mempunyai anak, dari faktor penguat yaitu dukungan suami, lebih banyak tidak mendukung penggunaan kontrasepsi IUD tetap responden menjadi akseptor KB diantara nya suntik dan pil. sebagian kecil responden menyatakan kurang tersedia alat dan petugas. Hasil analisis data bivariat menunjukkan variable yang secara statistik berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi IUD adalah Pengetahuan, Sikap, kelengkapan alat kontrasepsi dan dukungan suami. Kata Kunci: Usia Subur, Minat, Kontrasepsi IUD
PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN SEKSUAL DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP SEXUAL AWARENESS PASIEN HIV DI RSUD SAYANG CIANJUR Sally Yustinawati Suryatna; Papat Patimah
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v12i2.198

Abstract

ABSTRAK HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah sejenis virus yang menyerang atau menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. HIV merupakan penyakit menular yang salah satunya melalui hubungan seksual. Kesadaran seksual merupakan hal penting bagi penderita HIV yang harus ditunjang oleh pendidikan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program pendidikan seksual dengan media audiovisual terhadap sexual awareness pasien HIV. Penelitian ini kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Rancangan yang digunakan adalah quasy experiment without control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien HIV yang melakukan rawat jalan di Poliklinik HIV di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus sampel uji beda dua proporsi maka didapatkan jumlah 21 responden. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu media audiovisual, kuesioner data demografi, dan kuesioner sexual awareness. Hasil dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh pendidikan seksual dengan media audiovisual terhadap sexual awareness pasien HIV di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur didapatkan nilai signifikan 0,015 (sig < 0,05). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam pelayanan kesehatan sehingga peran perawat sebagai educator akan tercapai dengan maksimal dan meminimalkan penularan HIV AIDS.