Okrisal Eka Putra, Okrisal Eka
UIN Sunan Kalijaga

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ISLAM DAN POLITIK MASA ORDE BARU Putra, Okrisal Eka
Jurnal Dakwah Vol. 9 No. 2 (2008)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan krisis yang terjadi pada penghujung Orde lama dan akibat yang ditimbulkannya, yaitu berupa kelahiran era Orde Baru . Kita juga harus melihat respon umat Islam ketika melihat kejatuhan Orde Lama dan kelahiran sebuah orde yang sangat dinantikan oleh umat Islam, khususnya dalam kaitannya dengan kehidupan bernegara atau politik. Di era Orde Baru nanti akan dilihat dinamika umat Islam ketika berhadapan dengan sebuah negara yang baru lahir. Tentu saja banyak harapan dan impian yang selama ini tersekat oleh beberapa faktor yang ada, tak terkecuali dari pihak umat Islam sendiri. Bab ini diharapkan nanti memberikan gambaran tentang respon politik umat Islam terhadap gerakan Orde Baru di Indonesia.
Dinamika Dakwah Di Tengah Pro Kontra Pembinaan Kaum Waria (Studi kasus di Pondok Pesantren Waria al Fattah Yogyakarta) Daulay, Hamdan; Nakita, Dina; Putra, Okrisal Eka
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 4, No 1 (2022): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tad.v4i1.5829

Abstract

Isu tentang LGBT sebagai penyakit masyarakat yang meresahkan menjadi pembicaraan hangat dari waktu ke waktu. Dewasa ini masyarakat juga dibuat resah dengan semakin  banyak gerakan LGBT yang menununtut eksistensi mereka dengan alasan Hak Asasi Manusia (HAM). Demikian pula dengan kelompok pendukung LGBT selalu berdalih menghargai HAM. Padahal di sisi lain dampak negatif dari perbuatan LGBT yang melegalkan hubungan sesama jenis menjadi penyakit masyarakat (pathologi sosial) yang sangat meresahkan. LGBT dan kelompok pendukungnya dewasa ini sudah berani terang-terangan tampil di media  massa. Bahkan secara politis mereka ada kekuatan pendukung walaupun sesungguhnya kehadiran LGBT tidak sesuai dengan norma agama dan nilai Pancasila khususnya pada sila pertama. Di tengah isu LGBT yang cukup menyita perhatian masyarakat saat ini. di Yogyakarta justru ada pesantren yang fokus  memberi pembinaan kepada kaum waria agar mereka bisa kembali ke jalan yang benar. Pesantren tersebut bernama “Pondok Pesantren Waria al Fattah Yogyakarta”, yang beralamat di  Celenan, Jagalan, Kotagede, Yogyakarta. Tentu menjadi fenomena yang cukup  menarik ketika pesantren membuka pintu dan memberi perhatian serius pada kelompok yang dianggap sebagai penyakit masyarakat (pathologi sosial). Ketika banyak orang yang mencibir, menghina dan memarginalkan kaum waria, justru  pesantren al Fattah memberi sentuhan dakwah.  yang membina mereka. Kata kunci :  Dinamika Dakwah, LGBT, Penyakit Masyarakat, Hak Asasi Manusia. Pesantren
Manajemen Komunikasi Moderasi Beragama Dalam Merawat Kerukunan di Masyarakat (Studi Kasus Komunikasi Antartokoh Islam dan Hindu di Desa Loloan Jembrana Bali) Daulay, Hamdan; Putra, Okrisal Eka; Alvaro, Baidawi
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 2 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i2.13777

Abstract

Budaya masyarakat sebagai kearifan lokal menjadi khazanah berharga dalam membangun bangsa. Merawat budaya lokal menjadi sangat penting ketika dihadapkan dengan berbagai tantangan intoleransi dan berbagai potensi konflik yang terjadi dewasa ini. Budaya yang ada di setiap daerah menjadi perekat persatuan, karena di tengah pluralitas yang ada di masyarakat budaya mampu menyatukan dan menyejukkan. Penelitian ini bertujuan mengungkap realisasi moderasi beragama di desa Loloan Jembrana Bali. Penelitian tentang penguatan moderasi beragama di desa Loloan Jembrana Bali, menggunakan penelitian Kualitatif. Adapun sumber data terbagi dalam data primer dan data sekunder. Data primer mencakup observasi, dokumentasi, dan hasil wawancara  dengan tokoh agama Hindu dan Islam di desa Loloan Jembrana Bali. Data sekunder meliputi data-data tambahan yang diperoleh untuk memperkuat data primer, seperti data dari masyarakat tentang kerukunan umat beragama di desa Loloan Jembrana Bali. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data, koleksi data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemauan dialog dan sikap keterbukaan antar pemeluk agama sebagai kunci merawat perbedaan menjadi kerukunan antar umat. Semangat gotong royong, dan budaya guyub rukun sebagai modal sosial diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta kehidupan tentram dan hidup berdampingan.