Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Developing mobile learning as ecology practical tool using three-layer observation framework Sambodo, Rizki Agung; Prayitno, Baskoro Adi; Karyanto, Puguh; Sulistyowati, Eka
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 4, No 3 (2018): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.879 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v4i3.6810

Abstract

Developing a practical tool in ecology that addresses the challenge of transferring the ecologicalconcept systematically has become an essential factor in achieving a better understanding of the teaching process. Three-layer Observation Framework (TlOF) is one of the best methods that can be adopted in designing practical work in ecology since its power in providing a step-by-step concept reconstruction. This research aimed to develop a sample of practical work in ecological teaching and learning based on the TlOF. This research followed the ADDIE method in developing the product with some modifications. The research focus was set to gain product’s appropriateness from validators and users. The developed product was tested in Biology Education Department at the State Islamic University of Sunan Kalijaga, Yogyakarta in order to collect responses for further product improvement. The results of the appropriateness test from three validators showed that the developed product is “very good” with an average score of 81.8. During the performed preliminary test by users, as high as 82.5 was achieved. It means that the developed product gained a good perception from the respondents. According to the results, TlOF-based mobile learning the practical tool is the potential to become an alternative media in improving practical work in term of encompassing ecological concepts. 
Prapemrosesan pada Klasifikasi Status Mutu Air Sungai Menggunakan Random Oversampling dan Outlier Remover Clustering Uyun, Shofwatul; Sulistyowati, Eka; Fahrudy, Dony
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer [IN PRESS] Volume 10, Issue 4, Year 2022 (October 2022)
Publisher : Department of Computer Engineering, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtsiskom.2022.14450

Abstract

Ketidakseimbangan jumlah data pada setiap kelasnya serta adanya data outlier seringkali menjadi masalah dalam proses klasifikasi, hal tersebut tentu akan mempengaruhi performa kinerja pembelajaran mesin yang menurun. Oleh karena itupada penelitian ini diusulkan penggunaan teknik Random Oversampling (ROs) untuk mengatasi ketidakseimbangan data serta teknik Outlier Removal Clustering (ORC) untuk mengatasi data outlier pada penentuan status mutu air. Kedua teknik tersebut digunakan pada tahapan prapemrosesan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penentuan kelas status mutu air menggunakan teknik indeks pencemaran, prapemrosesan, pembagian data, klasifikasi serta evaluasi kinerja. Ada tiga algoritma klasifikasi yang digunakan sebagai perbandingan, yaitu KNN, CART dan random forest. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata akurasi dari penggunaan ketiga algoritma klasifikasi tersebut dengan tanpa dilakukan prapemrosesan, penggunaan ROs serta integrasi ROs dan ORC secara berurutan sebagai berikut 83,81%; 94,87% dan 95,51%. Jadi penggunaan teknik Ros dan ORC terbukti meningkatkan performa kinerja pada machine learning. 
Dampak Pendekatan Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 3 Mapel IPAS di SDN Tambakrejo 01 Sulistyowati, Eka; Dwijayanti, Ida; Asmawati, Arum
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 14, No 2 (2024): Malih Peddas, Volume 14, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v14i2.21238

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses menyalurkan pengetahuan serta nilai-nilai yang bertujuan untuk mempersipakan generasi supaya bisa bersaing serta menghadapi tantangan di masa depan. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah mata pelajaran yang terpadu dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan rasional peserta didik. Guru dapat menggunakan pendekatan  pembelajaran  yang  berbeda  sebagai  cara  guna untuk menjawab kebutuhan belajar setiap peserta didik   yang   memiliki   karakteristik   yang   beragam. Banyak sekali pendekatan pembelajaran yang ada di Indonesia salah satunya yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan TaRL, CRT, DAP dan integrasi ketiganya. Penelitian bertujuan untuk melihat perbandingan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS dengan menggunakan pendekatan TaRL, CRT, DAP dan integrasi ketiganya. Metode yang digunakan adalah mixed methods yaitu metode kualitatif dan kuantitatif yang di laksanakan di SDN Tambakrejo 01 kelas III mata pelajaran IPAS selama 35 hari, metode kuliatatif dengan cara melihat karateristik peserta didik, wawancara kepada guru pamong dan guru kelas. Metode kualitatif mendapatkan hasil dari pemberian asesmen formatif kepada peserta didik di setiap akir pembelajaran pada setiap pendekatan yang berbeda. Hasil asesmen formatif pada pendekatan pembelajaran TARL 66,43 dengan jumlah yang tuntas 5 anak, pendekatan pembelajaran CRT 79,12  dengan jumlah yang tuntas 17 anak, pendekatan pembelajaran DAP 76,79 dengan jumlah yang tuntas 13 anak, pendekatan pembelajaran yang mengintergrasikan ketiganya (TaRL,CRT dan DAP) 66,79 dengan jumlah yang tuntas 7 anak. Pendekatan pembelajaran yang paling efektif untuk matapelajaran IPAS materi Mengenal Ekosistem pada kelas III di SDN Tambakrejo 01 yaitu menggunakan metode CRT (Problem Based Learning) dengan rata-rata 79,12 dengan jumlah peserta didik yang tuntas 17 anak.