Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DESA: TRANSPARANSI KEUANGAN PEMERINTAHAN DALAM SISTEM PEMERINTAHAN OTONOM Charles Hutapea
Wacana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Interdisiplin Vol. 9 No. 2 (2022): Wacana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Interdisiplin
Publisher : Jurusan Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/wacana.v9i2.7487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan Transparansi Keuangan Pemerintah Desa dalam Pembangunan Tahun Anggaran 2020 di Desa Jaweten Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini mengangkat permasalahan transparansi keuangan pemerintah desa dalam pembangunan dengan indikator transparansi yang digunakan adalah : ketersedian dan aksesbilitas dokumen, kejelasan dan kelengkapan informasi, keterbukaan proses dan kerangka regulasi yang menjamintransparansi. Adapun siklus keuangan pemerintah desa yaitu dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban. Metode penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Desa Jaweten dalam Transparansi Keuangan dalam Pembangunan masih kurang transparansi hal tersebut diukur dari indikator transparansi menurut Kristianten (2006) yaitu : ketersediaan aksesbillitas dokumen, kejelasan dan kelengkapan informasi, keterbukaan proses dan kerangka regulasi yang menjamin transparansi.
Deskripsi Perilaku Pemilih Etnis Banjar Pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serentak Kalimantan Tengah 2020: Description of Banjar Ethnic Voter Behavior: Lessons from the Simultaneous Regional Head Elections for the Governor and Vice Governor of Central Kalimantan Province in 2020 Ricky Zulfauzan; Charles Hutapea; Nur Elysa Mitharie
Society Vol 10 No 2 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i2.385

Abstract

This study was motivated by the low voter turnout in the 2020 Regional Head Election for Governor and Vice Governor in Central Kalimantan Province, Indonesia. The Banjar ethnicity was chosen because the Banjar ethnicity is the third largest ethnic majority in Central Kalimantan, so the behavior of the Banjar ethnicity can determine political contestation in Central Kalimantan. This study aimed to find out and analyze the behavior of the Banjar Ethnic voters. Qualitative research methods with a descriptive approach. The focus of the research is the behavior of ethnic Banjar voters, with research benchmarks using the Voter Behavior theory as follows: (a) Rational Voters, (b) Critical Voters, (c) Skeptical Voters (d) Traditional Voters. The results of the study, after the informants were interviewed, it was found that the behavior of ethnic Banjar voters mostly claimed to be rational voters, but the characteristics shown were closer to traditional voters. The critical behavior of ethnic Banjar towards prospective candidates did not combine a high orientation towards the performance of political parties and skeptical behavior towards ethnic behavior. Their Banjar is not oriented towards ideology or party and candidate policies. The behavior of traditional voters in Ethnic Banjar can be classified as traditional voters because issuing voting rights prioritizes socio-cultural closeness, origin, ethnicity and religion. This study concludes that the Banjar Ethnic voters’ behavior belongs to the Traditional Voters.
A Study of Unlawful Acts in the Indonesian Legal System Theofilus Immanuel Pastika Hutabarat; Andika Wijaya; Rizki Setyobowo Sangalang; Charles Hutapea
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 6 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v6i2.2115

Abstract

Unlawful acts are a fundamental concept in Indonesian civil law as stipulated in Article 1365 of the Civil Code as the basis for liability for losses incurred to other parties. Along with the development of society, the meaning of unlawful acts is not only limited to violations of the law, but also includes violations of subjective rights, legal obligations, moral norms, and the principle of propriety. This study aims to analyze the concept and application of unlawful acts in Indonesian civil law by using normative legal research methods through legislative, conceptual, and case approaches. The results of the study show that unlawful acts play an important role in legal protection, but there are still differences in judges' interpretations of its elements that have the potential to cause legal uncertainty. Therefore, consistency of interpretation and strengthening of jurisprudence is needed to realize justice, legal certainty, and utility.
Analisis Strategi Dinas Komunikasi Informatika Statistik Dan Persandian Kota Palangka Raya Dalam Menangani Berita Hoax Di Media Sosial Murniyati Yanur; Ricky Zulfauzan; Mahardiawan Putra; Charles Hutapea; Yunus Prajaka Panjika
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.813-824

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisa penyebaran berita hoax di media sosial. Untuk mengetahui faktor-faktor dari penyebaran berita hoax, dan strategi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palangka Raya dalam menangani berita hoax pada media sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Agar dapat memperoleh gambaran menyeluruh dan mendalam terkait permasalahan yang diteliti, data dalam penelitian ini diperoleh peneliti dari data primer yang meliputi Diskominfo Kota PalangkaRaya. Sumber data juga diperoleh dari data sekunder seperti arsip-arsip atau bahan pustaka yang dijadikan pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Diskominfo Kota Palangka Raya menjalankan strategi dengan menggunakan literasi digital dengan mengandalkan media sosial milik Diskominfo, serta melakukan edukasi kemasyarakat baik melalui seminar dan webinar. Diskominfo juga membuat forum khusus untuk layanan aduan masyarakat mengenai seputaran berita hoax yaitu aplikasi span lapor. Faktor penghambat Diskominfo Kota Palangka Raya dalam penanganan berita hoax pada media sosial adalah masih minimnya partisipasi atau tingkat kesadaran dari masyarakat dalam mengikuti kegiatan sosialisasi anti hoax dan menganggap remeh tentang kegiatan sosialisasi sehingga sering terhambatnya proses penanganan penyebaran berita hoax