Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN PEER GROUP TERHADAP SIKAP DAN PERSEPSI REMAJA PUTRI TENTANG KEHAMILAN DINI DI SMP 3 PASER BELENGKONG Dinar Rahayu; Ni Nyoman Murti; Kurniati Dwi Utami
MMJ (Mahakam Midwifery Journal) Vol 7 No 02 (2022): Vol 7 No 02 (2022): Mahakam Midwifery Journal Vol 07 No. 2 November 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v7i02.182

Abstract

Abstract Teenage pregnancy has a negative impact on the health of adolescents and their babies, it can also have social and economic impacts. Pregnancy at a young age or adolescence includes the risk of premature birth, low birth weight (LBW), childbirth bleeding, which can increase maternal and infant mortality, this is due to incorrect attitudes and perceptions so health education is needed. The aim of the study was to determine peer group reproductive health education on the attitudes and perceptions of young women about early pregnancy at SMP 3 Paser Belengkong. The type of research was quasi-experimental with a one group pretest – posttest design with a total sample of 40 class VII and VIII students who were selected using total sampling and a questionnaire measuring instrument. Data analysis used paired t test. There is an effect of health education using peer groups on young women's perceptions of early pregnancy at SMP 3 Paser Belengkong, Paser Regency, with a p value of 0.000. Early pregnancy can occur if young women have unfavorable attitudes towards early pregnancy and wrong perceptions about early pregnancy. By utilizing peers in health education, this can improve attitudes and perceptions about early pregnancy. Keywords : Peer Group Health Education, Attitude, Perception, Early Pregnancy Abstrak Kehamilan remaja berdampak negatif pada kesehatan remaja dan bayinya, juga dapat berdampak sosial dan ekonomi. Kehamilan pada usia muda atau remaja antara lain berisiko kelahiran preamatur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), perdarahan persalianan, yang dapat meningkatkan kematian ibu dan bayi, hal ini karena sikap dan persepsi yang tidak benar sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pendidikan kesehatan reproduksi peer group terhadap sikap dan persepsi remaja putri tentang kehamilan dini di SMP 3 Paser Belengkong. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest – posttest design dengan jumlah sampel 40 siswi kelas VII dan VIII responden yang dipilih menggunakan total sampling. Alat ukur kuesioner. Analisa data menggunakan uji paired t test. Ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan peer group terhadap persepsi remaja putri tentang kehamilan dini di SMP 3 Paser Belengkong Kabupaten Paser dengan nilai p value 0,000. kehamilan dini dapat terjadi jika remaja putri memiliki sikap yang kurang baik terhadap kehamilan dini dan persepsi yang salah tentang kehamilan dini, dengan memanfaatkan teman sebaya dalam pendidikan kesehatan, hal ini dapat meningkatkan sikap dan persepsi tentang kehamilan dini. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan Peer Group, Sikap, Persepsi, Kehamilan Dini
Strategic Planning Of Hospitality Information Systems Using The Ward And Peppard Approach Case Study At Buleud Villa, Garut District Elin Rosliani; Dinar Rahayu
RISTEC : Research in Information Systems and Technology Vol 3, No 2 (2022): Research in Information Systems and Technology
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.114 KB) | DOI: 10.31980/ristec.v3i2.2754

Abstract

Hospitality is one area that has the potential to implement information systems because hospitality is a business that prioritizes satisfaction, in this case, namely service. A good business strategy is needed to support the business. Talking about business strategy will not be separated from the so-called strategy of information systems and information technology. Therefore, a mature information system strategic planning can be used as a reference to gain a competitive advantage for Villa Buleud Garut.The purpose of this study is to analyze environmental factors to determine the strengths, weaknesses, opportunities and threats that are owned and to identify the critical success factors so that a proposed information system strategy plan can be developed in the form of an application development portfolio at the future Villa Buleud.In this study the authors made direct observations at Villa Buleud, conducted interviews, and gave questionnaires to related parties and read literature. In compiling the framework in this study the authors used the Ward and Peppard approach. Which of these approaches is to carry out an analysis of the Internal Business Environment, External Business Environment, Internal IS/IT Environment, and External IS/IT Environment using several analytical methods, namely Value Chain analysis, PEST Analysis, Five Force Porter, McFarlan Strategic Grid, SWOT Analysis, Critical Success Factor, and Balanced Scorecard. The final result of this research is the proposed formulation of the future IS/IT strategy for Villa Buleud Garut which includes changes to the vision and mission of Villa Buleud, changes to organizational structure, information system application requirements, network architecture, future business processes, and future Villa Buleud application portfolio.Keywords: Information Systems and Information Technology Strategy, Ward and Peppard, Value Chain analysis, PEST Analysis, Porter's Five Forces, McFarlan Strategic Grid, SWOT Analysis, Critical Success Factor, Balanced Scorecard, and application portfolio.
Pemanfaatan Transformasi Digital dan Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Kepada Masyarakat Desa Cibodas Kecamatan Cikajang Yopi Nugraha; Dinar Rahayu; Tedi Budiman; Deva Hafiansyah Febriana
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus : Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v2i3.1282

Abstract

Transformasi digital tidak hanya sekedar perkembangan teknologi informasi namun juga mengenai bisnis, orang dan teknologi yang dipandu oleh strategi bisnis yang luas. Dalam suatu organisasi ataupun lingkungann masyarakat pasti memiliki permasalahan dalam hal memaksimalkan tranformasi digital yang dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada pada masyarakat khususnya didesa Cibodas. Pemanfaatan media social diera tranformasi pada Desa Cibodas masih belum maksimal, maka dilakukan sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi arahan dalam memanfaatkan media social di era Transformasi digital saat ini. Dengan memanfaat teknologi informasi seperti media social ini dapat membantu dalam menyalurkan kembali informasi dan mencegah perilaku menyimpang yang didapat dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini. Maka dengan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu masyarakat desa Cibodas untuk dapat meningkatkan produktivitas efisiensi dalam penggunaan media social kedepannya. Sehingga dapat membantu memaksimlakan kegiatan di Desa Cibodas Kecamatan Cikajang dengan efekti dan efisien.
Pemanfaatan Transformasi Digital dan Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Kepada Masyarakat Desa Cibodas Kecamatan Cikajang Yopi Nugraha; Dinar Rahayu; Deva Hafiansyah Febriana
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 2 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v2i3.1068

Abstract

Transformasi digital tidak hanya sekedar perkembangan teknologi informasi namun juga mengenai bisnis, orang dan teknologi yang dipandu oleh strategi bisnis yang luas. Dalam suatu organisasi ataupun lingkungann masyarakat pasti memiliki permasalahan dalam hal memaksimalkan tranformasi digital yang dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada pada masyarakat khususnya didesa Cibodas. Pemanfaatan media social diera tranformasi pada Desa Cibodas masih belum maksimal, maka dilakukan sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi arahan dalam memanfaatkan media social di era Transformasi digital saat ini. Dengan memanfaat teknologi informasi seperti media social ini dapat membantu dalam menyalurkan kembali informasi dan mencegah perilaku menyimpang yang didapat dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini. Maka dengan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu masyarakat desa Cibodas untuk dapat meningkatkan produktivitas efisiensi dalam penggunaan media social kedepannya. Sehingga dapat membantu memaksimlakan kegiatan di Desa Cibodas Kecamatan Cikajang dengan efekti dan efisien.
Pelatihan Technopreneurship Berbasis Etika dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Desa Hegarmanah, Bungbulang Kabupaten Garut Dinar Rahayu; Elin Rosliani; Tedi Budiman; Encep Riswan Suherlan
Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bhakti Karya dan Inovatif
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v5i1.1120

Abstract

Pelatihan Technopreneurship Berbasis Etika bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan wirausahawan lokal dalam memanfaatkan teknologi secara etis dalam bisnis. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Hegarmanah, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, dengan peserta mayoritas pelaku usaha di bidang produksi makanan khas daerah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 30% setelah mengikuti pelatihan, terutama dalam aspek technopreneurship, etika dalam technopreneurship, dan strategi kemandirian ekonomi. Meskipun pelatihan ini memberikan dampak positif, masih terdapat kendala seperti keterbatasan akses teknologi dan kurangnya pendampingan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan lanjutan serta peningkatan infrastruktur digital agar manfaat pelatihan lebih optimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa technopreneurship berbasis etika berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.