Wenny Audina Kartikasari
Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika multikultural dalam pelakasanan layanan konseling kelompok Wenny Audina Kartikasari; Neviyarni Suhaili; Netrawati Netrawati
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 7 No. 1 (2022): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/082370011

Abstract

Konselor harus mampu mengetahui kejadian-kejadian klien yang memegang ajaran berbeda-beda. Keadaan yang terdapat pada klien itu juga terjadi depan guru, namun karena kualitas guru seperti helper, maka guru harus memegang pengetahuan diri. Tidak mudah bagi guru untuk mengerjakan bagian tersebut, kepada itu guru harus menaruh pendekatan- pendekatan lintas kultur. Dalam aktivitas konseling, seorang guru mesti mengamati kebudayaan yang terdapat depan kliennya demi memperlancar usaha konseling tersebut, latar belakang guru yang tidak bisa membentuk dirinya dengan kultur yang dimiliki oleh klien maka peluang besar mudah menghalangi terjadinya interaksi. tujuan penelitian ini upaya pemahaman  yang dimiliki siswa dalam berbagai perbdaan perbedaan budaya yang milikinya  dengan melihat  dari beberapa aspek 1) Aspek pemhaman mengenai konseling multikulral budaya 2) aspek tentang kesadaran dalam pennerimaan baik tidaknya dengan wujud prasangka subjek terhadap budaya dari masing masing siswa.  3) Aspek bahasa yang digunakan dalam kegiatan kelompok berlangsung. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi referensi (Library Reseach). Libarary review ini berisikan ulasan, rangkuman dan pemikiran tentang Permasalahan  konseling multikultural di masyrakat. Studi Literatur (literature review) merupakan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan mengumpulkan sejumlah buku buku, majalah yang berkaitan dengan masalah dan tujuan penelitian. Teknik ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkapkan berbagai teori-teori yang relevan dengan permasalahan yang sedang dihadapi/diteliti sebagai bahan rujukan dalam pembahasan hasil penelitian.
Hubungan self regulated learning dan dukungan orangtua terhadap perilaku prokrastinasi akademik Wenny Audina Kartikasari; Marjohan Marjohan; Rezki Hariko
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031579000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) self regulated learning, dukungan sosial orangtua, dan perilaku prokrastinasi akademik, (2) regulated learning terhadap prokrastinasi akademik, (3) dukungan sosial orangtua terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik, dan (4) menguji korelasi self regulated learning dan dukungan sosial orangtua serta perilaku prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif  jenis korelasi. Pengambilan sampel dengan teknik proportional stratified random sampling diperoleh sebanyak 244 orang siswa. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat self regulated learning berada pada kategori tinggi, (2) dukungan orang tua juga dalam kategori tinggi, (3) perilaku prokrastinasi akademik dikategorikan tinggi, (4) self regulated learning memberikan hubungan yang signifikan terhadap pengurangan  perilaku prokrastinasi akademik, (5) dukungan sosial orang tua memberikan hubungan`yang signifikan terhadap pengurangan perilaku prokrastinasi akademik dan (6) self regulated learning dan dukungan sosial orang tua secara bersama-sama terhadap pengurangan perilaku prokrastinasi akademik.