Penelitian ini menjelaskan tentang perubahan tren yang terjadi di kedai kopi dengan pendekatan 5.0 yang tidak lagi mengandalkan pada lokasi strategis, namun menekankan pada kekuatan dalam promosi yang mengandalkan media sosial Instagram, dan pengalaman pelanggan di kedai kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konten media sosial yang diunggah di Instagram dan layanan pelanggan di kedai kopi untuk membentuk ikatan emosional yang pada akhirnya menghasilkan kepercayaan dan komitmen dengan pelanggan. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi digital branding, emotional bonding, guerilla marketing dan customer experience 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi virtual. Hasil penelitian tentang ikatan emosional antara pelanggan dengan kedai kopi ditunjukkan dengan pelanggan ingin datang berulang kali ke kedai kopi karena kangen dengan suasana kedai kopi, obrolan yang terjadi saat menunggu kopi diseduh dan memantau kapan kedai kopi buka/tutup. Penelitian juga menemukan kedai kopi menyediakan fasilitas Wi-Fi dengan kuota yang besar.l dan mereka mengandalkan kekuatan storytelling pada konten Instagram dan perlakuan khusus bagi konsumen saat melayani. Hal tersebut memperkuat kepercayaan dan komitmen pelanggan untuk kembali lagi. Dari hasil penelitian ini dapat dibentuk sebuah model untuk menunjukkan proses emotional bonding dalam Society 5.0. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam mendeskripsikan proses emotional bonding yang terjadi di kedai kopi, penelitian selanjutnya dapat mengukur seberapa besar pengaruh emosional bonding yang terjadi terhadap loyalitas pelanggan kedai kopi.