Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN BUDIDAYA BUAH NAGA SEBAGAI SARANA MISI TRANSFORMATIF Sance Mariana Tameon; Friandry Windisany Thoomaszen; Irene Sondang Ully; Jeni Isak Lele
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.37337

Abstract

Budidaya buah naga merupakan hal yang baru dan potensial bagi masyarakat di Kelurahan Naioni, karena selama ini petani hanya mengelola lahan untuk menanam tanaman musiman untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Petani belum mampu mengelola tanah dengan efektif, karena mereka masih menggunakan pola tradisional dan peralatan yang dipakai juga sangat sederhana. Lahan yang ada selama ini kurang produktif karena hanya dikerjakan secara musiman. Tujuan diadakannya PKM agar membantu masyarakat dari segi ekonomi dan juga menolong mereka secara rohani. Kegiatan PKM ini berjalan dengan mengikuti tahap diagnosing (survei awal dengan teknik observasi partisipan dan wawacara mendalam), planning action, taking action (pelatihan dan pendampingan), dan evaluating action (FGD). Pemahaman mengenai buah naga yang awalnya tidak tahu sama sekali melalui pendampingan ini, masyarakat mulai mengenal dan belajar untuk membudidayakan guna peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Pendampingan fasilitator dilakukan sampai masa panen sehingga masyarakat akan terus dikawal hingga membuahkan hasil untuk diperjualbelikan. Selain itu, masyarakat juga dibekali untuk terus berdoa dan percaya bahwa Tuhan yang akan memberikan pertumbuhan bagi stek buah naga yang ditanam sambil berupaya  untuk menerapkan teknik-teknik yang sudah diajarkan oleh fasilitator. Masyarakat optimis dan antusias dengan pembudidayaan buah naga ini serta bersukacita karena ada berkat yang Tuhan kirim lewat kegiatan PKM ini.
PSIKOEDUKASI TENTANG ASESMEN DAN PENANGANAN ANAK AUTISME PADA TERAPIS & STAFF PLA NAIMATA: PSYCHOEDUCATION ON ASSESSMENT AND TREATMENT OF CHILDREN WITH AUTISM FOR THERAPISTS & STAFF OF PLA NAIMATA Friandry Windisany Thoomaszen; Philia Ch. Octavianus; Berti Toabnani; Omri Boki; Resinta Febriyanti Tade
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 3 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i3.4499

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat mengangkat tema psikoedukasi tentang asesmen dan penanganan anak Autisme karena berdasarkan analisis masalah dan kebutuhan dari para staff dan terapis PLA Naimata. Tujuannya memberikan pengetahuan dan keterampilan pada peserta agar mampu secara efisien dan optimal mengasesmen dan menangani anak Autisme dengan keunikan dan keberagamannya di Pusat Layanan Autis (PLA) Naimata. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang iterative terdiri atas tahap diagnose, lalu perencanaan aksi yang disusun berdasarkan identifikasi masalah dan kebutuhan. Penerapan aksi menggunakan metode ceramah, tanya-jawab, simulasi dan roleplay pada 14 peserta yang terdiri dari 4 terapis, 6 staff, dan 4 relawan yang bertugas di PLA Naimata. Berdasarkan metode pengukuran dan evaluasi secara kualitatif dan kuantitatif diperoleh hasil bahwa keseluruhan pelaksanaan kegiatan PKM dapat menjawab kebutuhan dari permasalahan peserta terapis dan staff non terapis di PLA Naimata, serta memberikan pemahaman terkait cara mengasesmen, dan menangani anak autis. Hasil rata-rata data kuantitatif pada sesi pertama berada pada kategori baik. Lalu mengalami kenaikan rata-rata jawaban pada sesi kedua dan ketiga yaitu pada kategori sangat baik. Data secara kualitatif berdasarkan observasi partisipan dan mood-meter peserta juga mendukung dan selaras dengan temuan data kuantitatif. Dari hasil tersebut, psikoedukasi tentang asesmen dan penanganan anak Autisme dapat direkomendasikan untuk digunakan secara luas oleh akademisi, praktisi, psikolog, konselor, dan pemerintah.