Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Literature Review: Perbedaan Nilai Konsumsi Oksigen Maksimal antara Pemain Basket dan Pemain Voli Jordy Aditya Raharjo; Asnawati Asnawati; Fauzan Muttaqien; Huldani Huldani; Mohammad Bakhriansyah
Homeostasis Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.215 KB)

Abstract

Abstract: Basketball and volleyball are aerobic-anaerobic, but predominantly anaerobic sports. Both of these sports can increase the maximum oxygen consumption (VO2 max). The purpose of this literature review is to analyze the difference in the value of maximum oxygen consumption between basketball players and volleyball players. The reference data in this article review was obtained by searching using Google Scholar.  This search uses English and Indonesian. After implementing a selection process in the form of checking titles and abstracts, the total remaining articles included in this literature review were 7 articles. The results of the 7 articles contained in this literature review, there are 4 articles that explain that the volleyball player group has a higher oxygen consumption value than the basketball player group, while in 3 other article explains that the maximum oxygen consumption value in the basketball player group is higher than the volleyball group. Keywords: maximum oxygen consumption, VO2 max, basketball, volleyball. Abstrak: Olahraga basket dan olahraga voli merupakan olahraga yang bersifat aerobik-anaerobik, tetapi didominasi anaerobik. Kedua olahraga ini dapat meningkatkan konsumsi oksigen maksimal (VO2 maks). Tujuan dari literature review ini adalah untuk menganalisa perbedaan nilai konsumsi oksigen maksimal antara pemain basket dan pemain voli. Data acuan dalam review artikel ini didapatkan dengan penelusuran menggunakan Google Scholar. Pencarian ini menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Setelah menerapkan proses seleksi berupa pengecekan judul dan abstrak, total artikel yang tersisa dan disertakan dalam literature review ini sebanyak 7 artikel. Hasil dari 7 artikel yang terdapat dalam literature review ini, terdapat 4 artikel yang menjelaskan bahwa pada kelompok pemain voli memiliki nilai konsumsi oksigen yang lebih tinggi daripada kelompok pemain basket, sedangkan pada 3 artikel lain menjelaskan bahwa nilai konsumsi oksigen maksimal pada kelompok pemain basket lebih tinggi daripada kelompok pemain voli. Kata-kata kunci: konsumsi oksigen maksimal, VO2 maks, basket, voli.
Perbandingan Kapasitas Oksigen Maksimal antara Laki Laki dan Perempuan pada Calon Jemaah Haji Novita Nuarti; Huldani Huldani; Asnawati Asnawati
Homeostasis Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.949 KB)

Abstract

Abstract: Maximum oxygen capacity (VO2 max) is the maximum volume of oxygen that the body processes when carrying out intensive activities. One of the factors that influence the value of VO2 max is gender. This study aims to measure and compare VO2 max between men and women in prospective pilgrims. This study was an observational study with a cross sectional approach. A total of 30 male samples and 30 female samples were selected based on inclusion criteria then random sampling. The VO2 max measurement is done by Rockport. From the data, the average value of VO2 max for prospective pilgrims was 30.47 ml / kg / minute while the average value of VO2 max for women was 26.9 ml / kg / minute. The results of the unpaired t test with a confidence level of 95% obtained p = 0.001, so it can be concluded that there were significant differences between VO2 max male and female candidates in the pilgrimage. Keywords: VO2 max, gender, pilgrims Abstak: Kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) adalah volume maksimal oksigen yang diproses oleh tubuh pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai VO2 maks adalah jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan VO2 maks antara laki-laki dan perempuan pada calon jemaah haji. Penelitian ini ialah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 30 sampel laki-laki dan 30 sampel perempuan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dipilih secara random sampling. Pengukuran VO2 maks dilakukan dengan cara Rockport.  Dari data didapatkan nilai rata-rata VO2 maks laki-laki calon jemaah haji 30,47 ml/kg/menit sedangkan nilai rata-rata VO2 maks pada perempuan 26,9 ml/kg/menit. Hasil uji t tidak berpasangan dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai p=0,001, maka dapat disimpukan terdapat  perbedaan yang bermakna antara VO2 maks laki-laki dan perempuan pada calon jemaah haji. Kata-kata kunci: VO2 maks, jenis kelamin, jemaah haji
PERBEDAAN JUMLAH NEUTROFIL PENGGUNA AIR SUNGAI MARTAPURA DAN PENGGUNA AIR PDAM BANDARMASIH Fauziah Fauziah; Huldani Huldani; Rahmiati Rahmiati
Homeostasis Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Poor river water sanitation causes health problems for its consuments, such as pathogen microorganism infection. Local Water Supply Utility provides cleaner water, especially to avoid the infection diseases. One of the infection signs is the increases of blood neutrophil count. The aim of this research was to find out the difference of neutrophil count between Martapura River water consuments and Bandarmasih Local Water Supply Utility consuments in August 2018 period. The research method was analytic observational with cross sectional approach. Sample was estimated by purposive sampling method. The result showed neutrophil count average level of 30 consuments of Martapura River water was 54.03% and neutrophil count average level of 30 consuments of Bandarmasih Local Water Supply Utility was 54.9%. Statistical analysis with unpaired t-test showed there wasn’t any difference of neutrophil count between Martapura River water consuments and Bandarmasih Local Water Supply Utility consuments (p=0.723) in August 2018 period. Keywords: river water consuments, local water supply consuments, immunity, neutrophil. Abstrak: Kondisi air sungai yang buruk menyebabkan masalah kesehatan bagi penggunanya, salah satunya infeksi akibat mikroorganisme patogen. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih menyediakan air bersih yang dinilai lebih aman bagi kesehatan, terutama dari penyakit infeksi. Salah satu penanda infeksi adalah meningkatnya hitung jenis sel neutrofil pada darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar neutrofil pengguna air Sungai Martapura dan pengguna air PDAM Bandarmasih pada periode Agustus 2018. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan rerata jumlah neutrofil 30 orang pengguna air sungai adalah 54.03% dan rerata jumlah neutrofil 30 orang pengguna air PDAM Bandarmasih adalah 54.9%. Analisis statistik menggunakan uji t tidak berpasangan menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara kadar neutrofil pengguna air sungai Martapura dan pengguna air PDAM Bandarmasih (p=0.723) pada periode Agustus 2018. Kata-kata kunci: pengguna air sungai, pengguna air PDAM, imunitas, neutrofil
Literature Review: Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Nilai VO2 Maks pada Atlet Dina Ananda Wulandari; Siti Kaidah; Huldani Huldani
Homeostasis Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.26 KB)

Abstract

Abstract: Sport is a form of physical activities that is carried out by a programm and measurable manner that aim of achieving physical fitness and achievement. To achieve the optimal athlete achievement, good hemoglobin levels and VO2 max are necessary because they both a critical role in providing energy and transporting oxygen to tissues when doing competitions. This literature review aims to analyze the relationship between hemoglobin levels and VO2 max in athletes from 16 literatures. The reviewed articles were obtained through the Google Scholar and PubMed databases. The articles included are in English and Indonesian with the publication year 2011-2021. Based on the 16 literatures, there were differences in results, 93.75% of them showed a relationship between hemoglobin levels and VO2 max in athletes while the rest showed no significant relationship. The difference in results is supposed to be related to differences in several influencing factors, such as gender, type of sport, physical activity, duration and intensity of exercise, body composition, individual variation, and sports anaemia. Keywords: correlations, hemoglobin, VO2 max, athletes Abstrak: Olahraga merupakan bentuk aktivitas fisik yang dilakukan secara terprogram dan terukur dengan tujuan tercapainya kebugaran jasmani dan prestasi. Untuk mencapai prestasi atlet secara optimal, kadar hemoglobin dan nilai VO2 maks yang baik diperlukan karena keduanya berperan dalam penyedia energi serta pengangkut oksigen ke jaringan ketika melakukan pertandingan. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar hemoglobin dengan nilai VO2 maks pada atlet dari 16 literatur. Artikel yang direview diperoleh melalui database jurnal kedokteran, yaitu Google Scholar dan PubMed. Artikel yang disertakan  menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia dengan tahun publikasi 2011-2021. Berdasarkan 16 literatur, ditemukan perbedaan hasil, 93,75% diantaranya memperlihatkan hubungan antara kadar hemoglobin dengan nilai VO2 maks pada atlet sedangkan sisanya memperlihatkan tidak ada hubungan signifikan. Perbedaan hasil ini diduga berkaitan dengan adanya perbedaan pada beberapa faktor yang berpengaruh, seperti jenis kelamin, jenis cabang olahraga, aktivitas fisik, durasi dan intensitas latihan, komposisi tubuh, variasi individu, serta sport anaemia. Kata-kata kunci: hubungan, hemoglobin, VO2 maks, atlet
Literature Review: Perbedaan Kadar Hemoglobin pada Atlet dan Bukan Atlet Alya Nabilahsaffa Maulidinna; Siti Kaidah; Huldani Huldani
Homeostasis Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.315 KB)

Abstract

Abstract: Hemoglobin is a molecule that works as a binder of oxygen in the blood which will then be distributed throughout the body. Physical exercise that is done with a certain duration can cause a decrease or increase in hemoglobin. As a form of achieving goals, an athlete in sports needs to look for physical exercise. The purpose of writing this literature review is to analyze the differences between athletes and non-athletes. The reviewed articles were obtained through the Google Scholar and PubMed databases. The articles included are in English and Indonesian, published in 2011-2021. A total of 11 articles were included in this literature review. There were differences in results among the studies assessed in this review, this could be due to several factors such as duration, frequency and type of exercise, as well as nutritional intake. Keywords: difference, hemoglobin, athletes, non-athletes  Abstrak: Hemoglobin merupakan molekul yang berfungsi sebagai pengikat oksigen didarah yang selanjutnya akan disebarkan ke seluruh tubuh. Latihan fisik yang dilakukan dengan durasi tertentu dapat menyebabkan penurunan atau peningkatan dari kadar hemoglobin. Sebagai bentuk untuk mencapai tujuan pada seorang atlet dalam berolahraga perlu dilakukannya latihan fisik. Tujuan penulisan literature review ini adalah yaitu untuk menganalisis perbedaan pada atlet dan bukan atlet. Penulisan dilakukan dengan menganalisis literature terkait yang didapatkan dari hasil pencarian pada database jurnal kedokteran, yaitu Google Scholar dan PubMed. Artikel yang disertakan menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia yang dipublikasikan pada tahun 2011-2021. Sebanyak 11 artikel disertakan pada literature review ini. Terdapat perbedaan hasil antar penelitian terkait perbedaan kadar hemoglobin pada atlet dan bukan atlet yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti durasi, frekuensi dan jenis latihan, selain itu juga disebabkan oleh asupan gizi. Kata-kata kunci: perbedaan, hemoglobin, atlet, bukan atlet
PERBANDINGAN VO2 MAKS ANTARA CALON JEMAAH HAJI PEREMPUAN DEWASA DENGAN LANJUT USIA Diana Auliadina; Huldani Huldani; Asnawati Asnawati
Homeostasis Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: VO2 max is an indicator of the basic concepts of physical fitness. Factors which determines a VO2 max is heart pulmonary function, age, aerobic muscle metabolism, body fatness, exercise state, genetics, gender, multivitamin. This study was conducted to determine the differences in VO2 max between prospective adult women hajj pilgrims and women prospective elderly pilgrims. This is analytic observational research with a cross sectional design. The sample was 30 prospective adult pilgrims women and 30 for elderly. Sampling uses simple random sampling method for who fit the inclusion criteria. VO2 Max is measured by the Rockport method. The average VO2 Maks of prospective adult pilgrims is 27.3 ml / kg / minute and 24.97 ml / kg / minute for prospective elderly pilgrims. Analysis using the Mann Whitney test with a confidence level of 95% and obtained p = 0.012, so it can be concluded that there are significant differences between the prospective adult pilgrims and the prospective elderly pilgrims. Keywords: VO2 max, Age, Prospective Pilgrims Abstrak: VO2 maks merupakan indikator konsep dasar kesegaran jasmani. Faktor-faktor yang menentukan VO2 maks antara lainfungsi paru jantung, usia, metabolisme otot aerobik, kegemukan badan, keadaan latihan, genetik, jenis kelamin, multivitamin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan VO2 maks antara calon jemaah haji perempuan dewasa dengan lanjut usia. Rancangan peleitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 30 calon jemaah haji dewasa dan 30 calon jemaah haji lanjut usia. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling pada sampel yang memenuhi kriteria inklusi. VO2 Maks diukur dengan metode Rockport. Didapatkan rata-rata VO2 Maks calon jemaah haji dewasa yaitu 27,3 ml/kg/menit dan 24,97 ml/kg/menit untuk calon jemaah haji lanjut usia. Analisis menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat kepercayaan 95% dan diperoleh p = 0,012, sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang bermakna antara calon jemaah haji dewasa dengan calon jemaah haji lanjut usia. Kata-kata kunci: VO2 maks, usia, calon jemaah haji
Literature Review: Pengaruh Latihan Aerobik Intensitas Sedang terhadap Jumlah Eritrosit Zhasifa Khoirunnisa Suwanto; Siti Kaidah; Huldani Huldani
Homeostasis Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.573 KB)

Abstract

Abstract: Aerobic exercise is defined as any activity that uses large muscles, can be maintained continuously and is rhythmic. During strenuous exercise, erythrocytes can be damaged by the blood rate. Meanwhile, moderate intensity exercise provides more opportunities for erythrocyte replacement. Erythrocytes function to provide oxygen and nutrients to tissues, and remove carbon dioxide and waste products from the body when a person performs physical activity. The purpose this literature review is to determine the effect of moderate intensity aerobic exercise on the number of erythrocytes. Writing is done by analyzing related literature obtained from search results on medical journal databases, namely PubMed-MEDLINE, Science Direct and Google Scholar. Included articles are in English and published in 2010-2020. A total of 20 articles are included in this literature review. There is a difference in the number of erythrocytes after moderate intensity aerobic exercise. Keywords: Moderate intensity erobic exercise, Erythrocytes Abstrak: Latihan aerobik didefinisikan sebagai aktivitas apapun yang menggunakan otot besar, dapat dipertahankan terus menerus dan bersifat ritmis. Saat latihan berat, eritrosit dapat rusak akibat laju darah. Sedangkan pada latihan intensitas sedang lebih memberi peluang penggantian eritrosit. Eritrosit berfungsi untuk memberikan oksigen dan nutrisi ke jaringan, serta mengeluarkan karbon dioksida dan produk limbah dari dalam tubuh ketika seseorang melakukan aktivitas fisik. Tujuan literature review ini yaitu untuk mengetahui pengaruh latihan aerobik intensitas sedang terhadap jumlah eritrosit. Penulisan dilakukan dengan menganalisis literature terkait yang didapatkan dari hasil pencarian pada database jurnal kedokteran, yaitu PubMed-MEDLINE, Science Direct dan Google Scholar. Artikel yang disertakan menggunakan bahasa Inggris dan dipublikasikan pada tahun 2010-2020. Sebanyak 20 artikel disertakan pada literature review ini. Terdapat perbedaan dari jumlah eritrosit setelah melakukan latihan aerobik intensitas sedang. Kata-kata kunci: Latihan aerobik intensitas sedang, Eritrosit
Pengaruh Pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® Terhadap VO2 Maks Pada Mahasiswa JPOK Huldani Huldani
Healthy-Mu Journal Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v1i2.915

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui keefektifan pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® sebelum latihan. Multivitamin Fatigon Spirit® adalah beberapa multivitamin yang beredar di masyarakat dan diklaim dapat meningkatkan ketahanan kerja dan mengurangi kelelahan. Penilaian kapasitas oksigen maksimal sangat penting untuk memonitor kemampuan daya tahan kardiovaskuler, pernafasan dan otot seseorang sehingga dapat menjadi acuan dalam mempertahankan dan meningkatkan kesegaran jasmaninya. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan non probability purposive sampling dengan besar sampel berjumlah 35 orang laki-laki mahasiswa JPOK UNLAM Banjarbaru yang mempunyai rentang usia 19-23 tahun. Bahan penelitian menggunakan Multivitamin Fatigon Spirit® yang dikonsumsi 1 jam sebelum dilakukan latihan Multistage fitness test. Penelitian bersifat kwasi pre test-post test design dengan metode single blind. Data yang didapatkan akan dianalisis secara statistik dengan komputerisasi menggunakan program Statistical package for Social Science (SPSS) dengan metode statistik Uji T berpasangan dengan dilakukan uji normalitas sebelumnya. Hasil statistik tersebut menujukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® atau dengan kata lain pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® efektif dalam meningkatkan kapasitas oksigen maksimal.
Hubungan Ketidaksesuaian Tinggi Kursi Kerja Terhadap Keluhan Back Pain Pada Penjahit Pakaian Di Pasar Bauntung Martapura Huldani Huldani
Healthy-Mu Journal Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v2i1.923

Abstract

Prinsip-prinsip ergonomi belum banyak diterapkan pada sektor kerja informal, salah satunya penjahit pakaian. Ketidaksesuaian ukuran alat kerja dan antropometri penjahit, seperti penggunaan kursi kerja terlalu tinggi atau terlalu rendah berisiko menyebabkan terjadinya keluhan pada penjahit terutama pada komponen tulang belakang (back pain). Untuk mengetahui hubungan ketidaksesuaian tinggi kursi kerja terhadap keluhan back pain pada penjahit pakaian, telah dilakukan penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang diambil dengan teknik Quota Sampling. Penelitian dilakukan di Pasar Bauntung Martapura pada bulan Maret-November 2011. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran tinggi kursi kerja dan tinggi lipat lutut serta wawancara. Hasil penelitian didapatkan 23 responden (77%) menggunakan tinggi kursi kerja yang tidak sesuai dan 13 responden (43%) mengalami keluhan back pain. Analisis chi-square dengan derajat kepercayaan 95% didapatkan p=0,010 antara ketidaksesuaian tinggi kursi kerja terhadap keluhan back pain. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara ketidaksesuaian tinggi kursi kerja terhadap keluhan back pain pada penjahit pakaian di Pasar Bauntung Martapura.