Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Risiko Kejadian Pernikahan Dini di Kecamatan Aluh – Aluh Tahun 2019 Chelsea Zefanya Narang; Meitria Syahadatina Noor; Farida Heriyani
Homeostasis Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.534 KB)

Abstract

Abstract: Aluh - Aluh subdistrict has 67 cases of early marriage (the highest rate in Banjar district). The risk factors include parental education level, income, and parenting. The purpose is to find out the association between parental education level, income, and children's perceptions of parenting with early marriage occurrence in Aluh - Aluh subdistrict in 2019. This used analytic observational method with case-control approach. Sampling technique used total sampling for case group for 16 sampels and control group for 16 sampels according to inclusion criteria. Data analysis using chi- square test and fisher's test if score ρ>0,05. Paternal education levels show ρ value 1,000, maternal education level show ρ value 1,000 Parental income show ρ value 0,154, Children,s perception of parenting show ρ value 1,000, The conclusion of this study, there is not any significant associations between parental education level, income, and parenting with the occurrence of early marriage. Keywords: early marriage, parental education level, parental income, parenting. Abstrak: Kecamatan Aluh - Aluh memiliki 67 kasus pernikahan dini (tertinggi di Kabupaten Banjar).  Faktor risikonya adalah tingkat pendidikan, ekonomi dan pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan dan penghasilan orang tua serta persepsi anak terhadap pola asuh orang tua dengan kejadian pernikahan dini di Kecamatan Aluh – Aluh tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control dengan pengambilan sampel yang digunakan total sampling untuk kelompok kasus sebesar 16 sampel dan kontrol sebesar 16 sampel sesuai dengan kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji chi square dan uji fisher bila nilai ρ>0,05. Analisis tingkat pendidikan ayah didapati nilai ρ 1,000, tingkat pendidikan ibu didapati nilai ρ 1,000, pendapatan keluarga didapati nilai ρ 0,154, analisis pola asuh didapati nilai ρ 1,000. Kesimpulan penelitian ini tidak didapati hubungan bermakna antara tingkat pendidikan, penghasilan dan pola asuh orang tua terhadap kejadian pernikahan dini. Kata-kata kunci:  pernikahan dini, pendidikan orang tua, penghasilan keluarga, pola asuh