Abstract: Long acting contraceptive methods (LACMs) are contraceptive methods that can be used for a long period and effective to prevent pregnancy. Factors that can influence contraceptive use are husband’s support and husband-wife communication pattern. The aim of this research was to determine the relationship of husband’s support and husband-wife communication pattern to the use of LACMs on family planning acceptors who were registered in Pemurus Dalam, Cempaka Putih, and 9 November Public Health Center. The method of this research was case control which consisted of 60 respondents, they were divided into 30 non LACMs group and 30 LACMs group. Data analysis used chi-square test with 95% of confident level+odds ratio. The result showed that husband’s support was mostly categorized as good by 53,3% and husband-wife communication pattern was mostly categorized as good by 58,3%. The conclusions of this research are there was a relationship of husband’s support (p=0,000, OR=16,429) and husband-wife communication pattern to the use of LACMs (p=0,001, OR=6,909). Keywords: LACMs, Husband’s support, Husband-wife communication pattern Abstrak: Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan efektif untuk menjarangkan kehamilan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penggunaan kontrasepsi di antaranya dukungan suami dan pola komunikasi suami-istri. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan pola komunikasi suami-istri dengan penggunaan MKJP pada akseptor KB yang terdaftar di Puskesmas Pemurus Dalam, Puskesmas Cempaka Putih, dan Puskesmas 9 Nopember Banjarmasin. Metode penelitian ini adalah kasus control, subjek penelitian terdiri dari 60 responden yang dibagi menjadi 30 kelompok non MKJP dan 30 kelompok MKJP. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% + odds ratio. Hasil penelitian didapatkan dukungan suami terbanyak berkategori baik yaitu sebesar 53,3% dan pola komunikasi suami-istri terbanyak berkategori baik yaitu sebesar 58,3%. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan dukungan suami (p=0,000, OR=16,429) dan pola komunikasi suami-istri dengan penggunaan MKJP (p=0,001, OR=6,909). Kata-kata kunci: MKJP, dukungan suami, pola komunikasi suami-istri