Lisnawati Lisnawati
Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN METODE MASERASI, PERKOLASI DAN ULTRASONIK TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Tutik Tutik; Gusti Ayu Rai Putri; Lisnawati Lisnawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5634

Abstract

Antioksidan alami dari kulit bawang merah dapat di peroleh tanpamenggunakan pemanasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruhpemilihan metode ekstraksi kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap aktivitasantioksidan dengan menggunakan metode DPPH penelitian ini melakukan ekstrakkulit bawang merah dengan metode maserasi, perkolasi dan ultrasonikmenggunakan pelarut metanol Ekstrak yang diperoleh di ukur aktivitasantioksidannya menggunakan DPPH. Hasil ekstraksi diperoleh % rendemenmaserasi 1,71%, perkolasi 1,41 % dan ultrasonik 1,66% dengan rata- rata nilai1,5% yang paling tinggi % rendemen metode maserasi. Hasil skrining fitokimiaketiga ekstrak tersebut menggunakan senyawa tanin, flavonoid, saponin, alkoloiddan fenolik hasil penguraian antioksidan diperoleh nilai IC50 maserasi 3,21 ppm,perkolasi 33,25 ppm dan ultrasonik 20,43 ppm nilai antioksidan yang paling aktifmetode maserasi dengan IC50, 3,21. ppm.