Ayu Rahadiyanti
Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketahanan Pangan Rumah Tangga dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Berat Badan Lahir Bayi di Kota Semarang Ayu Rahadiyanti; Frida Zadani Anintya; Fillah Fithra Dieny; Mursid Tri Susilo; Martha Ardiaria
JURNAL NUTRISIA Vol. 28 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v28i1.451

Abstract

Background: Infants with low birth weight (LBW) are one of the causes of high IMR. Infant birth weight is influenced by two factors: household food security and adherence to consumption of blood supplement tablets (TTD). Objective: To determine the relationship between household food security and compliance of TTD consumption by pregnant women with LBW of infants in Semarang City. Methods: This prospective cohort observational study used a sample of 55 pregnant women at the health center in Semarang City who were taken by purposive sampling. Data on food security was collected using HFIAS, TTD consumption compliance using MMAS-8, and LBW through MCH book. Data analysis used Spearman Rho test and logistic regression test. Results: 40% of LBW babies, 32.7% of pregnant women with food insecurity and 56.4% of pregnant women with low TTD consumption compliance. There was no association between household food security and LBW (p=0.142). There was an association between TTD consumption compliance and LBW (p=0.010). Pregnant women with low TTD consumption compliance had a 20.4 times risk of delivering LBW babies compared to pregnant women with high TTD consumption compliance (OR: 20.454 90% CI 2.835,147.5). Conclusion: There is an association between TTD consumption compliance and LBW in Semarang City
Early Marriage and Exclusive Breastfeeding History with The Incidence of Stunting in Toddlers at Karangreja, Purbalingga Raihan Dhia Firmandani; Fillah Fithra Dieny; Mursid Tri Susilo; Ayu Rahadiyanti; A. Fahmy Arif Tsani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1655

Abstract

Latar belakang: Kabupaten Purbalingga menempati peringkat keempat prevalensi stunting tertinggi di Jawa Tengah dengan rendahnya cakupan ASI eksklusif dan tingginya praktik pernikahan dini di Kecamatan Karangreja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pernikahan dini dan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan case-control melibatkan 54 balita berusia 12-24 bulan yang dipilih secara consecutive sampling dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat, serta multivariat. Hasil: Pernikahan dini (p=0,008; OR=5,839) dan riwayat ASI eksklusif (p=0,045; OR=3,856) berhubungan signifikan dengan kejadian stunting setelah dikontrol variabel perancu. Pernikahan dini merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan stunting. Simpulan: Pernikahan dini dan riwayat ASI eksklusif berhubungan signifikan dengan kejadian stunting pada balita di Kecamatan Karangreja. Saran: Penguatan program Bina Keluarga Remaja (BKR) dan edukasi pemberian ASI eksklusif sebagai upaya pencegahan stunting berbasis komunitas.