Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Pariwisata Dusun Bedono dan Dusun Morosari Kabupaten Demak Melalui Pendekatan Analisis SWOT Nur Fitriyani; Sarah Iasya; Facia Adinda
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 4 No 2 (2022): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v4i2.6790

Abstract

Kabupaten Demak adalah daerah yang mayoritas wilayahnya berupa perairan, terletak di pantai utara Jawa Tengah, yang juga disebut sebagai titik pusat kepemimpinan para wali. Dengan landasan penyebaran Islam yang dapat dibuktikan melalui jejak sejarah di Pulau Jawa, Kabupaten Demak juga memiliki potensi destinasi wisata bahari dan budaya, khususnya di Dusun Bedono dan Dusun Morosari. Meskipun demikian, ketersediaam akses dan infrastruktur pendukung di kedua wilayah ini masih terbatas, sehingga perlu dikembangkan secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pengembangan Dusun Bedono dan Dusun Morosari Kabupaten Demak. Metode yang diterapkan dalam eksplorasi ini yaitu menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa peluang pengembangan Dusun Bedono dan Dusun Morosari sebagai destinasi pariwisata sangat tinggi, namun belum diupayakan secara ideal dan optimal. Beberapa faktor internal yang menghambat kemajuan pengembangan destinasi pariwisata adalah jaringan pengelola destinasi yang subjektif, kemampuan SDM yang kurang terampil di bidang pelayanan dan belum maksimalnya perhatian terhadap destinasi pariwisata di daerah tersebut. Sedangkan faktor pendukung atau faktor eksternal destinasi pariwisata adalah warisan sosial dan budaya yang masih dipertahankan, dan perluasan pemahaman masyarakat mengenai lingkungan. Usulan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Demak, khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Demak yaitu perlu adanya program unggulan dibidang pariwisata dan meningkatkan kemampuan SDM melalui gagasan pembentukan kelompok sadar wisata. Adanya analisis SWOT pengembangan Dusun Bedono dan Dusun Morosari dapat menjadi dasar pertimbangan arah kerjasama dengan stakeholder dibidang pariwisata dalam membuka jalan bagi pelaku usaha pariwisata untuk mengembangkan sentra umkm dan jasa pelayanan wisata.
Analisis Bauran Pemasaran di Kampung Budaya Sindangbarang, Bogor Sarah Iasya; Nur Fitriyani; Chairrun Nisha Nur Rochman
Manajemen dan Pariwisata Vol. 1 No. 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Yapari (STIEPAR YAPARI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.302 KB) | DOI: 10.32659/jmp.v1i2.211

Abstract

This research discusses Marketing Mix (7p) at Kampung Budaya Sindangbarang. Determination of location based on potential to develop a tourist attraction that allegedly unpopular to many people because of weak marketing, also there is no research on marketing in this destination. The purpose of this study is to analyze the application of marketing mix in Kampung Budaya Sindangbarang according the perception of tourists. This study is using quantitative descriptive approach. The quantitative approach is used to describe statistics analysis. The data collection method used in this research is primary data and secondary data. The number of samples was determined using Slovin theory, and 100 samples were obtained by sample determination using quota sampling. Questioner result is measured by using nominal scale, interval scale and likert scale. The tools used to process data and obtaining the result of calculation is Microsoft Excel and SPSS. The result of this research is indicate that the implementation of the marketing mix at Kampung Budaya Sindangbarang has been done well, but there are still certain things that must be improved so that tourists increase. The conclusion of this research is the characteristics of tourist and the success of the marketing mix in Kampung Budaya Sindangbarang are obtained with an average value of 3.50, also the most influential and the weakest marketing mix element is discovered.
Strategi Pengembangan Agrowisata Jambu Air di Kelurahan Betokan Kabupaten Demak Nur Fitriyani; Mulyono Mulyono; Khairul Fikri Al Madani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4692

Abstract

This study analyzes the procedure for creating water apple agrotourism in Betokan Town, Demak Regency. The plan of this exploration is enlightening subjective utilizing SWOT approach examination to plan a few procedures that are valuable for scientists in creating agrotourism of Citra water apple and Delima water apple. The information for this examination are ranchers as water guava cultivators, the public authority and neighborhood networks. The method utilized was inside and out interviews. This study to analyze development strategy for the water apple agrotourism in Demak Regency's which in Betokan Town. The exploration is engaging subjective with SWOT examination to plan a few procedures that can be involved by specialists to foster citra and delima water apple agrotourism. The information assortment method utilized was inside out interviews. The aftereffects of this study make sense of that there are four key advances that can be taken with regards to improvement, for example, normal asset advancement procedures, framework improvement systems, showcasing techniques and collaboration methodologies with accomplices and related parties, specifically neighborhood legislatures, focuses selling delima guava organic product for promoting. outside the Demak region, likewise the job of the local area in presenting and advancing the handled water apple, pomegranate items to the more extensive local area. The execution of these procedures is supposed to affect working on the government assistance of the local area in the citra and delima water apple and development regions and can give schooling to travelers in developing Citra and delima water apples plants which can foster well in the Demak region as well as turned into a symbol of pride for Demak Regency.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak Nina Sulistyowati; Nur Fitriyani; Febrianus Rio Sasuwang; Gary Darmawan; Risnawati Puji Lestari
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i1.1175

Abstract

Desa Bedono yang terletak di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak memiliki potensi wisata yang unik, yaitu makam terapung Syekh Mudzakir, desa tenggelam, mangrove, pulau burung, dan kuliner brayo. Namun, potensi wisata tersebut akan sia-sia jika tidak disertai dengan usaha untuk mengembangkannya menjadi desa wisata berkelanjutan berbasis masyarakat yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Desa Bedono. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari obeservasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis SWOT diaplikasikan untuk mengetahui kelemahan, kekuatan, kesempatan dan tantangan pengembangan desa wisata Bedono sehingga dapat digunakan untuk menentukan strategi yang tepat dalam pengembangan desa wisata berbasis masyaakat di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Dalam penelitian ini, proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dilakukan secara bersamaan. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan dalam pengembangan desa wisata di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Desa wisata yang merupakan salah satu produk wisata yang diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pembangunan Desa Bedono secara berkelanjutan. Selain itu, pengembangan desa wisata juga diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat lokal di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak dari segi ekonomi, sosial budaya, religi, dan lingkungan.