Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Perancangan Model Bisnis untuk Usaha Baru dengan menggunakan BMC bagi Siswa SMA Kr. Pringadi Yoppy Mirza Maulana
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i3.5877

Abstract

Pemahaman tentang model bisnis sangat penting dalam proses perencanaan dan pengembangan usaha baru, terutama bagi siswa yang mulai tertarik pada dunia kewirausahaan. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali siswa SMA Kristen Pringadi dengan keterampilan mendesain model bisnis dengan memanfaatkan kerangka BMC (Business Model Canvas). Pelaksanaan pelatihan dibagi ke dalam tiga tahap utama, yaitu preparation, execution, and evaluation. Materi pelatihan juga mencakup pengenalan delapan tipe model e-Business menurut Peter Weill dan Michael R. Vitale sebagai dasar pemahaman konsep. Evaluasi atas keberhasilan pelatihan dilakukan dengan menganalisis perbedaan hasil pre-test dan post-test peserta. Dari 18 peserta, sebanyak 9 peserta (50%) menunjukkan peningkatan hasil, 7 peserta (38,9%) memperoleh hasil yang sama, dan 2 peserta (11,1%) belum mengalami peningkatan. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa pelatihan memberikan pengaruh positif pada pemahaman sebagian besar peserta terkait perancangan model bisnis. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan minat dan kemampuan kewirausahaan di kalangan siswa.
Pelatihan Basis Data dengan Microsoft Access bagi Siswa SMK Negeri 10 Surabaya Yoppy Mirza Maulana; Didiet Anindita Arnandy; Tutut Wurijanto
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5q1xnf90

Abstract

Penguasaan konsep basis data merupakan bagian penting dari kompetensi teknologi informasi, namun masih banyak peserta yang memiliki pemahaman terbatas mengenai konsep basis data, Data Definition Language (DDL), dan Data Manipulation Language (DML). Untuk mengatasi hal ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan basis data dengan Microsoft Access, yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta, baik dari segi konsep maupun penerapannya. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pelatihan yang terdiri atas tiga tahap utama, meliputi pra pelaksanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Pada fase pra pelaksanaan kegiatan dilakukan penyusunan materi pelatihan, soal latihan, serta pertanyaan pre-test dan post-test. Tahap pelaksanaan mencakup penyampaian materi secara sistematis, diskusi interaktif, dan latihan praktik, di mana peserta didorong untuk berpartisipasi aktif. Proses evaluasi dilakukan dengan menganalisis perbandingan antara hasil pre-test dan post-test serta pengumpulan feedback peserta untuk menilai keberhasilan pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan praktik peserta, dari rata-rata 27% pada pre-test menjadi 97% pada post-test, dengan tingkat kepuasan peserta berdasarkan feedback mencapai 94%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kompetensi peserta secara efektif dan signifikan. Dengan demikian, pendekatan terpadu antara penyampaian materi, latihan praktik, dan evaluasi terbukti sebagai strategi yang efektif untuk mencapai tujuan pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Negeri 10 di bidang basis data.
Pengembangan Model Konseptual ISMS Perguruan Tinggi berbasis Value Discipline Strategic dan ISO/IEC 27001:2022 (Annex A) Yoppy Mirza Maulana
TEKNIKA Vol. 20 No. 1 (2026): Teknika Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18012804

Abstract

Perguruan tinggi (PT) memanfaatkan sistem informasi digital untuk mendukung proses akademik, penelitian, administrasi, dan layanan publik, sehingga aset informasi strategis seperti data mahasiswa, hasil penelitian, dan data keuangan perlu dilindungi melalui Information Security Management System (ISMS) yang handal. Meskipun ISO/IEC 27001 menyediakan kerangka kerja standar internasional, implementasinya di PT sering bersifat administratif dan kurang mengaitkan keamanan informasi dengan penciptaan nilai strategis. Penelitian ini mengembangkan model konseptual ISMS berbasis Value Discipline Strategic dalam kerangka ISO/IEC 27001 secara rasional dan teoritis, menggunakan pendekatan konseptual tanpa data empiris. Pengembangan model dilakukan melalui tiga tahap utama: (1) pemetaan domain kontrol ISO/IEC 27001 ke fokus strategis organisasi, (2) penyesuaian kontrol dengan konteks operasional PT, dan (3) perumusan Integrated Value Discipline Strategic ISMS Model. Hasil menunjukkan model ini mampu memetakan hubungan antara orientasi nilai strategis dan domain kontrol ISO/IEC 27001, menjadi pedoman konseptual bagi manajemen PT, serta mendukung pencapaian tujuan strategis melalui efisiensi, kepercayaan, dan inovasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis, serta membuka peluang penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi variabel tambahan seperti kesiapan teknologi dan dinamika risiko informasi.