Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Strategi Digital Marketing UMKM Frozen Food Djamaludin Djamaludin; Hirawati Oemar; Nita Puspita Hidayat; Selamat Selamat
JIE Scientific Journal on Research and Application of Industrial System Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/jie.v7i2.3836

Abstract

Saat ini tercatat lebih dari 65 juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di Indonesia. Adanya pandemi Covid-19, UMKM Indonesia terpukul cukup keras, dan berbagai usaha dilakukan oleh UMKM agar dapat bertahan. Salah satunya adalah mempercepat peralihan UMKM ke era digital. Perusahaan HTFrozen bergerak dalam bidang penjualan oleh-oleh Bandung dalam bentuk Frozen Food diantaranya batagor, cilok, cuankie, bitter ballen, dimsum, dan pisang krispi. UMKM yang dijalankan oleh 3 orang staff, yang memiliki omset penjualan rata-rata 30 juta per bulan.  Pada masa COVID-19 mengalami penurunan omset hampir berkurang 40% dari sebelumnya. Perusahaan ini menurut pengamatan awal memiliki potensi yang cukup besar, dikarenakan produk-produknya merupakan hasil kolaborasi dengan UMKM yang sudah berjalan dan sukses sejak lama, dan perusahaan HTFrozen mengemasnya dalam bentuk Frozen Food untuk dapat menjangkau kota-kota lain di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan strategi digital marketing dan pemanfaatan teknologi digital yang tepat bagi UMKM, khususnya perusahaan HTFrozen.Metodologi Perencanaan Digital Marketing menggunakan model kerangka SOSTAC (Situation Analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Actions, Controls), secara terstruktur dapat menggambarkan perencanaan dan pelaksanaan Digital Marketing yang tepat bagi perusahaan.
System Dynamics Model of Technology Transition under Resource Constraints: A Catfish Farming Case Endang Prasetyaningsih; Puti Renosori; Selamat Selamat; Dadan Wahyudi
Jurnal Improsci Vol 3 No 2 (2025): Vol 3 No 2 October 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/improsci.v3i2.1050

Abstract

Background. This study deals with a System Dynamics (SD) model to investigate technology transition under resource constraints, using small-scale catfish farming as a case study. In this context, land availability constitutes the resource constraint. To address this constraint, it is necessary to achieve catfish productivity gains through technological intensification, such as the use of aquaponics. Methods. The SD model captures feedback interactions among production, operating costs, revenue, profit, and reinvestment by setting aside a portion of profits. The SD model's behavior is analyzed by generating six scenarios over 25 years to examine the effects of feed price fluctuations, fingerling price fluctuations, and alternative reinvestment rates. Model outcomes were evaluated using production, profitability, and the benefit–cost ratio (BCR) as an economic performance indicator. Result. The results show that feed and fingerling price fluctuation exerts a strong negative effect on profitability and economic feasibility, while higher reinvestment rates accelerate aquaponics adoption and improve long-term performance. Conclusion. BCR analysis indicates that technology transition in land-limited catfish farming is feasible only when BCR remains above unity, supporting sustained reinvestment. Implementation. The study highlights the importance of reinvestment strategies and feed and fingerling costs management in enabling resilient technological upgrading in spatially constrained aquaculture systems.