Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tundaan Dan Panjang Antrian Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Minyak Pada Perlintasan Rel Kereta Api Asep Sanjaya; Sri Nuryati; Elma Yulius; Eko Darma; Anita Setyowati Srie Gunarti; Fajar Prihesnanto
HEXAGON Vol 7, No 1 (2022): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v7i1.7852

Abstract

Perlintasan rel kereta api yang terletak di Jalan Kompas, Tambun SelatanĀ  merupakan satu dari sekian banyak perlintasan di Kabupaten Bekasi yang terkena dampak peningkatan jumlah kendaraan sehingga mengakibatkan tundaan dan antrian panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh tundaan dan panjang antrian terhadap konsumsi bahan bakar pada perlintasan rel kereta api di Jalan Kompas Kabupaten Bekasi. Analisis tundaan dan panjang antrian didasarkan pada hasil survey yang dilakukan selama dua hari kerja dan satu hari libur. Konsumsi BBM berdasarkan lama tundaan dianalisis dengan persamaan LAPI-ITB. Hubungan konsumsi BBM dengan tundaaan dan panjang antrian dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil analisis jumlah konsumsi BBM akibat penutupan pintu perlintasan pada arah Utara-Selatan sebanyak 9,010 liter/smp dan arah Selatan-Utara sebanyak 9,330 liter/smp. Besarnya kerugian untuk jenis BBM Pertalite Rp 25.158.638,-, Pertamax Rp. 29.598.398,- dan Dexlite Rp. 31.242.753,- selama 1 tahun. Hasil analisis dengan regresi linier berganda, tundaan dan panjang antrian memiliki pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar pada penutupan pintu perlintasan kereta api, artinya semakin tinggi nilai tundaan dan panjang antrian semakin besar pula konsumsi bahan bakar. Model regresi linear berganda untuk konsumsi bahan bakar pada Jalan Kompas, Tambun Selatan adalah: Y = 7,800 + 0,252 X1 + 0,105 X2
PERFORMANCE ANALYSIS OF A RAILWAY LEVEL CROSSING UNDER MIXED TRAFFIC CONDITIONS IN BEKASI REGENCY, INDONESIA. Alfian Darmawan; Sri Nuryati; Elma Yulius; Ninik Paryati; Eko Darma; Fajar Prihesnanto; Anita Setyowati Srie Gunarti
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol. 8 No. 01 (2026): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v8i01.4660

Abstract

This study contributes an integrated evaluation approach combining traffic performance analysis and user perception to support evidence-based decision making for the management and upgrading of railway level crossing under mixed traffic conditions
PEMBERDAYAAN SELF AWARENESS UNTUK KARAKTER BELAJAR SISWA SMK DI DESA SUKAMURNI Zahra Angelia Maulana Maulana; Fajar Prihesnanto; Setyo Supratno
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.586

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) siswa SMK sebagai dasar pembentukan karakter belajar yang disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di SMK Mekar Murni, Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, dengan sasaran 25 siswa yang menunjukkan perilaku kurang disiplin dan motivasi belajar rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) melalui penyampaian materi psikoedukatif, diskusi partisipatif, dan praktik wall of reflection. Evaluasi dilakukan menggunakan Self-Awareness Scale yang terdiri atas 27 pernyataan skala Likert dan diberikan sebelum serta sesudah intervensi (pre-test dan post-test). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata dari 42,88 (SD = 14,20) menjadi 75,20 (SD = 5,69). Proporsi kategori rendah turun dari 36% menjadi 16%, sedangkan kategori sedang meningkat dari 52% menjadi 68%, dan kategori tinggi naik dari 12% menjadi 16%. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis refleksi diri efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap emosi, perilaku, dan tanggung jawab akademik. Implikasinya, kegiatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh sekolah melalui layanan bimbingan konseling dan program penguatan karakter untuk membentuk budaya belajar yang positif di lingkungan pendidikan.