Nurmala Shanti Dera
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Gorontalo, ID Scopus 57194710882

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN PROTOTYPE HYBRID ENERGI ANTARA SOLAR CELL DAN THERMOELECTRIC GENERATOR (TEG) Mohamad Rifal; Nurmala Shanti Dera; Rifaldo Pido
Gorontalo Journal of Infrastructure and Science Engineering Vol 3, No 2 (2020): Gorontalo Journal Of Infrastructure And Science Engineering
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gojise.v3i2.1179

Abstract

Until 2012, the electrification ratio in Gorontalo Province was 64.35%. The potential of primary energy available in Gorontalo to generate electrical energy is quite large and has opportunities to be developed, be it hydro, solar, or geothermal. The use of sunlight as a source of electrical energy is carried out using solar cells or solar panels. Solar panels can be used to convert solar radiation into electrical energy. The electric voltage generated by the solar panels can be used to charge the battery. Besides, the potential for thermal energy from hot springs can also be used as electrical energy by using a Thermoelectric Generator (TEG). The purpose of this study is to test whether the use of thermoelectric placed on aluminum plates can increase the voltage output of the thermoelectric generator and compare the resulting output voltage between hybrid energy, (solar cell and thermoelectric generator). The method used in this study is to measure the output voltage generated by the solar panels and each TEG every 1 hour. Then measure the total voltage of the hybrid generator. The results showed that the voltage obtained from TEG utilization depends on the temperature received by the TEG. The highest voltage is at TEG 6 at 3.7V at 10.00. the highest hybrid voltage is 37.4 v. Sampai dengan tahun 2012 rasio elektrifikasi di Provinsi Gorontalo sebesar 64,35%[1]. Potensi energi primer yang tersedia di Gorontalo untuk membangkitkan energi listrik cukup besar dan mempunyai peluang untuk dikembangkan baik itu tenaga air, matahari maupun tenaga panas bumi. Pemanfaatan cahaya matahari sebagai sumber energi listrik dilakukan dengan menggunakan solar sel atau panel surya. Panel surya dapat dimanfaatkan untuk mengkonversi radiasi matahari menjadi energi listrik. Tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya dapat dipakai untuk mengisi baterai. Selain itu juga Potensi energi panas dari sumber air panas juga dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik dengan menggunakan Thermoelectric Generator (TEG). Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji apakah penggunaan Termoelektrik yang diletakkan pada pelat almunium dapat meningkatkan output tegangan dari  thermoelektrik generator dan membandingkan tegangan output yang dihasilkan antara hybrid energy, (solar cell dan thermoelektrik generator). Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu mengukur tegangan output yang dihasilkan oleh panel surya dan masing-masing TEG tiap 1 jam. Kemudian mengukur tegangan total pembangkit hybrid. Hasil penelitian menunjukan bahwa tegangan yang di dapatkan dari pemanfaatan TEG tergantung dari suhu yang di terima oleh TEG tersebut. tegangan paling tinggi berada pada TEG 6 sebesar 3.7V pada pukul 10.00. tegangan hybrid paling tinggi yaitu 37.4 v.
Sifat Fisik Papan Komposit Limbah Sekam Padi Berperekat Poliyester dengan Surface Metode Nurmala Shanti Dera
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8436

Abstract

Beras merupakanbahan pokok dalam kehidupan sehari-hari.Proses pengolahan padi menjadi beras menyisahkan limbah berupa partikel sekam padi. Partikel sekam padi inilah yang bisa digunakan sebagai bahan baku material papan komposite, mengingat kebutuhan akan material papan semakin meningkat dan limbah sekam padi yang tidak di olah oleh masyarakat sehingga hanya menjadi sampah yang tidak bernilai ekonomi maka penelitian ini dilakukan untuk menjawab beberapa persoalan tersebut.Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lapisan epoxy terhadap sifat fisik dari material papan komposit berbahan baku sekam padi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengujian secara eksperimen di laboratorium, penelitian ini dilakukan denganmemvariasikan fraksi volume partikel sekam padi 30 %, 40 %, 50 %, dan fraksi volume matriks resin polyester 60 %, 50 %, 40 % kemudian dilakukan surface treatment menggunakan EPOXI. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapat nilai rata-rata kerapatan teringgi pada fraksi volume partikel sekam padi 30% dan resin Polyester 60% dengan nilai 1.613 g/cm3 dan nilai terendah terdapat pada fraksi volume partikel sekam padi 50% dan resin polyester 40% dengan nilai 1.49 g/cm3 dengan standar SNI 03-2015-2006 yang disyaratkan 0,4 s/d 0.9 g/cm3. Dan nilai rata-rata kadar air terdapat pada fraksi volume partikel sekam padi 50% dan 40% resin dengan nilai kadar air 14% dengan standar SNI 03-2015-2006 yang disyaratkan < 14%. Dan pada Pengembangan Tebal fraksi volume partikel sekam padi 50% dan 40% resin nilai yang diperoleh 5.6% dengan standar SNI 03-2015-2006 yang disyaratkan < 12%, dari hasil yang di dapatkan tersebut menunjukkan bahwa metode pelapisan pada permukaan menggunakan EPOXI memberikan pengaruh terhadap sifat fisik material papan composite. Dengan demikian limbah sekam padi yang sebelumnya terbengkalai dan menimbulkan persoalan sampah dapat digunakan sebagai bahan baku material papan composite