Afina Izzati, Afina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kiai Sebagai Figur Toleransi Kearifan Lokal di Lasem Izzati, Afina
FIKRAH Vol 8, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.612 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v8i2.8005

Abstract

This article wants to portray the role of Kyai as inspiration for tolerance in Lasem Central Java, Indonesia. Inter-religious tolerance as Lasem peoples' local wisdom. This research focuses on a complete picture of the phenomenon being studied. The approach used is a case study by exploring community interactions in the research object. In-depth interviews were done to get the data. The result of this research shows that tolerance is an appreciation and respect between individuals or groups with different backgrounds. The role of a kyai to raise people's tolerance, exemplify attitudes, and words to become a role model for the peoples of Lasem. An unwritten rule in the form of tolerance which has become a reference for the community in life and has become local wisdom in Lasem.
Nilai-nilai Konstruk Harmoni Perspektif Tokoh Wayang Semar izzati, afina
FIKRAH Vol 4, No 2 (2016): FIKRAH: JURNAL ILMU AQIDAH DAN STUDI KEAGAMAAN
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.621 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v4i2.1631

Abstract

Keberadaan masyarakat yang heterogen tentu memunculkan berbagai tafsiran mengenai perlunya upaya dalam membangun harmoni antar umat. Keharmonian dapat dicapai dengan berbagai upaya, salah satunya dengan berbasis budaya lokal. Salah satunya tokoh wayang Semar yang begitu terkenal dan penuh dengan pesan moral dan nilai-nilai. Dalam cerita pewayangan terselip nilai-nilai yang dapat dijadikan teladan oleh masyarakat. Melalui wayang pula dapat dijadikan wujud dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia sendiri.Penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan, dengan pendekatan analisis isi. Secara umum berbagai peneliti mengkaji mengenai tokoh wayang Semar. Akan tetapi setiap peneliti memiliki penekanan yang berbeda, pada penelitian ini bertitik pada nilai-nilai yang dapat dijadikan upaya dalam membangun harmoni.Terdapat berbagai nilai konstruk dengan berdasar pada tokoh wayang Semar, bahwa nilai-nilai ikhlas, toleransi, kebebasan, kejujuran, persaudaraan, dan  kebijaksanaan merupakan upaya konstruk dalam mewujudkan keharmonian. Nilai-nilai ini memberikan pesan tentang pentingnya upaya dalam usaha membangun harmoni.