Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Karakteristik Bayi Baru Lahir Suspek COVID-19 di Ruang Isolasi Bayi RSD Mangusada, Kabupaten Badung: The characteristics of newborns with suspected covid-19 in the infant isolation room of mangusada hospital, badung regency Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; W. Sukma Parmini; Komang Yogi Triana
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 1 (2022): Bali Medika Jurnal Vol 9 No 1 Juli 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i1.254

Abstract

Bayi baru lahir adalah salah satu kelompok rentan terhadap penularan COVID-19. Pemantauan kesehatan bayi baru lahir dengan suspek COVID-19 dimulai dengan melihat karakteristik dari bayi, progres harian serta antisipasi potensi-potensi klinik yang dapat mengarah kepada tanda perburukan akibat paparan virus SARS-CoV 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bayi baru lahir suspek COVID-19 di Ruang Isolasi Bayi RSD Mangusada, Kabupaten Badung. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode observasional deskriptif melalui pendekatan retrospektif dengan melihat 64 rekam medis bayi baru lahir dari Ibu dengan suspek COVID-19. Hasil penelitian menujukkan sebagain besar bayi baru lahir tersebut berjenis kelamin laki-laki (57,8%), dengan usia kehamilan rata-rata adalah 38,3 minggu. Berdasarkan karakteristik klinik seperti ukuran antropometri, skor APGAR, dan tanda-tanda vital memiliki nilai rata-rata yang berada pada batas normal. Lama hari rawat rata-rata bayi tersebut adalah 2,13 hari, hanya 2 bayi (3,1%) yang memiliki hasil pemeriksaan RT-PCR positif, dan seluruhnya dalam kondisi keluar hidup. Berdasarkan kondisi ini diharapkan agar pelayanan keperawatan dapat melakukan monitoring berkelanjutan terhadap bayi baru lahir dengan suspek COVID-19 untuk deteksi dini dan pencegahan perburukan kondisi bayi selama masa perawatan.
PEMANFAATAN SMS GATEWAY SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PROGRAM DOTS DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU Ni Luh Putu Dian Yunita Sari
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 1, No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.159 KB)

Abstract

ABSTRAK Angka kesakitan dan kematian akibat tuberkulosis paru di dunia maupun di Indonesia masih tinggi.  Angkakeberhasilan pengobatan TB paru sebesar 81,3% pada tahun 2014 (Depkes RI, 2015). Sedangkan, standarkeberhasilan pengobatan TB menurut WHO adalah 85% dan target renstra angka keberhasilan pengobatanTB paru pada tahun 2014 dari Kemenkes RI minimal 88% (Depkes RI, 2015). Hal ini menunjukkan bahwatingkat keberhasilan pengobatan pasien dengan TB paru di Indonesia belum sesuai target.  Angkakeberhasilan pengobatan di Indonesia masih belum sesuai standar WHO. Peran Pengawas Minum Obat sudah optimal namun keberhasilan minum obat belum sesuai target. Oleh karena itu, diperlukan suatuinovasi berbasis teknologi informasi untuk mencapai target nasional keberhasilan pengobatan Tuberkulosis. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah telaah literatur. Literatur yang diambil berdasarkan katakunci yang dimasukkan “SMS gateway” “tuberculosis adherence treatment” “Directly-Observed TreatmentShort-course (DOTS)”.Rentang tahun yang dipilih berkisar tahun 2013-2017. Jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif, baik yang melakukan penelitian langsung, systematicreview, pilot study dan protocol study. Indeks tempat pencarian yang digunakan adalah pubmed, science direct, proquest dan google scholar. Beberapa studi literatur mendapatkan hasil bahwa terdapat dampak yangpositif dalam pemanfaatan SMS gateway sebagai SMS reminders bagi pasien dengan tuberkulosis paru yangsedang menjalani pengobatan tuberkulosis. Hal ini dibuktikan dengan penelitian-penelitian terkait dengantopik, seperti yang dibahas oleh (Iribarren et al., 2013) yang mendapatkan peserta dalam kelompokperlakuan (pemberian SMS reminder) memiliki nilai rata-rata kepatuhan sebesar 77% sedangkan hanya 53%pada kelompok kontrol.  Inovasi SMS gateway diharapkan dapat mencapai keberhasilan pengobatan/SuccessRate (SR) sesuai target nasional yaitu ≥ 85%.  SMS gateway adalah sistem yang digunakan sebagaipelengkap pengawasan minum obat pasien dengan tuberkulosis paru. Risiko loss to follow up diharapkan tidak ada dengan adanya program ini. Pemanfaatan SMS gateway dalam pelayanan kesehatan berdampakpositif bagi keperawatan khususnya dalam lingkup keperawatan komunitas. Perawat dapat terbantu dalammonitoring dan evaluasi pengobatan pasien dengan Tuberkulosis yaitu dengan cara mengelaborasipemanfaatan SMS gateway ini dengan program PMO yang sudah berjalan.SMS adalah fitur sederhana yangdapat diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia. Karya tulis ini dapat dijadikan pertimbangan untukpenulisan karya ilmiah dan penelitian selanjutnya untuk mengembangkan inovasi berbasis teknologi dalammeningkatkan pelayanan kesehatan khususnya penatalaksanaan tuberkulosis. Kata Kunci: SMS gateway, tuberkulosis paru, kepatuhan minum obat ABSTRACTMortality and death rates from pulmonary tuberculosis in the world and in Indonesia are still high. Thesuccess rate of pulmonary tuberculosis treatment is 81.3% in 2014 (MOH, 2015). Meanwhile, the standardof TB treatment success according to WHO is 85% and the target of strategic plan of success rate of lung TBtreatment in 2014 from Ministry of Health RI at least 88% (MOH RI, 2015). This shows that the success rate of treatment of patients with pulmonary TB in Indonesia has not been on target. The success rate oftreatment in Indonesia is still not according to WHO standard. The Role of Drinking Drugs Drugs have beenoptimal but the success of taking the drug has not been on target. Therefore, it needs an informationtechnology-based innovation to achieve the national target of successful treatment of Tuberculosis. Themethod used in this paper is the study of literature. Literature taken based on the keyword entered "SMSgateway" "tuberculosis adherence treatment" "Directly-Observed Treatment Short-course (DOTS)." Theselected year ranges from 2013-2017. The type of research used is quantitative and qualitative research, both doing direct research, systematic review, pilot study and protocol study. Search index index used ispubmed, science direct, proquest and google scholar. Results: Several literature studies have found out that there is a positive impact in the utilization of SMSgateways as SMS reminders for patients with pulmonary tuberculosis undergoing tuberculosis treatment.This is evidenced by studies related to the topic, as discussed by (Iribarren et al., 2013) that obtaining participants in the treatment group (SMS reminder) had an average compliance rate of 77% while only 53%in the control group . Innovation of SMS gateway is expected to achieve the success of treatment / Success Rate (SR) according to national target that is ≥ 85%.  SMS gateway is a system used as a complementarysupervision to take medication of patient with pulmonary tuberculosis. The risk of loss to follow up is notexpected with this program. Utilization of SMS gateway in health service has a positive impact for nursing,especially in the scope of community nursing. Nurses can be helped in monitoring and evaluation oftreatment of patients with Tuberculosis is by elaborating the use of this SMS gat eway with PMO programthat has been running. SMS is a simple feature that can be accepted by all Indonesian people. This paper canbe considered for the writing of scientific papers and further research to develop technology -based innovations in improving health services, especially the management of Tuberculosis. Keywords: SMS gateway, pulmonary tuberculosis, medication adherence
“Renjana” (Relaksasi Genggam Jari dengan Nafas Dalam) Memengaruhi Tekanan Darah Lansia Hipertensi Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; Prastikanala, I Kadek; Ni Kadek Ratih Mentari
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1774

Abstract

Lansia hipertensi adalah kelompok rentan yang harus mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan. Hal ini dikarenakan banyak komplikasi yang dapat terjadi jika tekanan darah tidak terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh “Renjana” terhadap tekanan darah lansia hipertensi.Pre experimental with one group pre-post test design digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami hipertensi yang berkunjung ke Poli Geriatri RSD Mangusada tahun 2023. Estimasi jumlah populasi yang didapatkan berdasarkan studi pendahuluan adalah 221 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan didapatkan besar sampel sejumlah 69 orang. Tekanan darah diukur dengan sfignomanometer yangsudah dikalibrasi.Analisis pada data berpasangan menggunakan Wilcoxon sign rank karena tidak terdistribusi normal.Terdapat perbedaan yang signifikan pada sebelum dan setelah intervensi (p value of 0,001). Hasil ini dapat dijadikan landasan dalam memberikan intervensi keperawatan untuk lansia hipertensi, baik di setting rumah sakit maupun masyarakat.
KADERISASI “DOKTER CILIK” UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KELOMPOK ANAK SEKOLAH DALAM PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN DI SD NEGERI 1 PEKEN BELAYU Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; I Kadek Prastikanala
Synergy and Society Service Vol. 2 No. 1 (2022): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.188 KB) | DOI: 10.51713/save.v2i1.53

Abstract

School age children are the group most vulnerable to fall risk. First aid for accidents is one of the most important things in the school environment. The lack of facilities and human resources that support this service in schools is the main factor in carrying out this community service. Community service is carried out at SD Negeri 1 Peken Belayu. The methods used are lectures, video watchings, demonstrations, and roleplays. The results obtained are an increase in the level of student knowledge between before and after the activity. This indicates that there is a positive impact from this activity. The school and program holders at the community health service are expected to be able to maintain the sustainability of the program so that student health can be maintained optimally.
Program “JELAS” (Jajan Sehat dan Pilah Sampah): Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Siswa Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; Prastikanala, I Kadek; Dharmawan, I Gd. Wahyu Dani
Synergy and Society Service Vol. 5 No. 1 (2025): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/save.v5i1.95

Abstract

School-age children are highly susceptible to infectious and non-communicable diseases. The causative factor of this disease risk is clean and healthy living behaviour, especially in food selection and waste management. The aim of this community service programme is to improve students' knowledge and behaviour in selecting healthy snacks and sorting waste. This programme offers education related to the selection of healthy snacks and waste sorting, storytelling the storybook “Ana and Adi”, and hands-on simulation. Evaluation of structure, process, and results was carried out in this community service. The structure evaluation was conducted to see the readiness of the team in implementing the programme. Process evaluation was conducted to see the number of partners present during the activities. In addition, an outcome evaluation was conducted to see changes in partners' knowledge and behaviour. The results obtained were an increase in the average knowledge and behaviour of students in choosing healthy snacks and sorting waste between before and after the program. This result is expected to be a guideline for schools and UKS programme holders to provide interventions to groups of primary school children in maintaining personal hygiene, the environment, and choosing healthy snacks. These results can also be used as a basis for disseminating health education media more widely in the community.
Pengaruh SENORE (Senam Dismenore) Terhadap Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 1 Kediri Mila Rosdiana; Komang Yogi Triana; Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; Ni Made Ari Sukmandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus
Publisher : STIKES Permata Nusantara Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri yang memasuki masa pubertas akan mengalami menstruasi. Menstruasi menimbulkan masalah yakni nyeri menstruasi. Nyeri menstruasi yang dirasakan remaja putri dapat diatasi dengan melakukan senam dismenore. Senam dismenore merupakan latihan fisik yang berfokus pada peregangan otot perut, panggul, dan pinggang yang dapat memberikan rasa nyaman sehingga menghasilkan hormon endhorphin yang dapat mengurangi nyeri menstruasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap nyeri menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy-eksperimental desain non-equivalent control group dengan jumlah sampel 30 responden menggunakan accidental sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan pengukuran skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata nyeri menstruasi pada kelompok intervensi untuk hasil pretest dan posttest adalah 4,93 serta adanya perbedaan rata-rata nyeri menstruasi pada kelompok kontrol untuk hasil pretest dan posttest adalah 4,07. Hasil statistik didapatkan nilai p value 0,000 < 0,05 disimpulkan bahwa ada pengaruh senam dismenore terhadap nyeri menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 1 Kediri. Dianjurkan bagi remaja putri menerapkan senam dismenore secara rutin pada pagi atau sore hari saat menstruasi sebanyak 2 kali dalam 1 periode menstruasi dengan durasi 30 menit.
Increasing Knowledge and Behavior in Selecting Healthy Food and Drinks among School Children Through the Thematic Gamification Program "Monopoly on Healthy Snacks": Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Pemilihan Makanan dan Minuman Sehat pada Agregat Anak Sekolah Melalui Program Gamifikasi Tematik “Monopoli Jajanan Sehat” Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; Triana, Komang Yogi; Prastikanala, I Kadek
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i2.15572

Abstract

A phenomenon in the growth aspect of the child age group is obesity. Obesity is influenced by behavior in choosing food and drinks consumed daily. The preventive efforts that have been carried out so far have focused on lecture methods and media distribution. However, an educational approach in the form of games has not been implemented. The aim of this program is to implement a monopoly game with the theme "Healthy Snacks Monopoly" to increase knowledge and behavior in choosing healthy foods and drinks. This game is played in groups, for 30 minutes, and students can buy the food and drinks provided. Monitoring is also carried out for one month through the homeroom teacher. The results obtained were that students showed an increase in aspects of knowledge and behavior in choosing healthy food and drinks. This game can be applied to teachers, parents and health workers who are responsible for the health of school children to improve healthy lifestyles, especially in choosing food and drinks.
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Senam Kaki Secara Mandiri terhadap Risiko Terjadinya Diabetic Foot pada Diabetesi di Puskesmas Kuta Utara Tuty Suryaningsih, Ayu; Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; I Gede Wirajaya; Ida Ayu Agung Laksmi
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 8 No 2 (2024): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v8i2.326

Abstract

Latar Belakang: Penderita Diabetes mempunyai risiko lebih tinggi untuk terjadinya gangrene pada kaki. Senam kaki merupakan salah satu pilar penatalaksanaan komplikasi Diabetes yang dapat digunakan sebagai salah satu pencegahan kaki diabetik. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang senam kaki secara mandiri terhadap resiko terjadinya diabetic foot pada diabetesi di Puskesmas Kuta Utara. Metedologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional melibatkan 35 responden, dan menggunakan teknik total sampling. Responden menjawab pertanyaan yang menunjukkan pengetahuan serta lembar observasi senam kaki dan untuk mengetahui resiko diabetic foot yang muncul menggunakan kuesioner Inlow’s 60-second Diabetic Foot Screen Screening Tool. Hasil: hasil analisis uji korelasi spearman rank diperolah nilai signifikansi sebesar 0,00 (<0,05), yang artinya terdapat hubungan 1 tingkat pengetahuan tentang senam kaki secara mandiri terhadap resiko terjadinya diabetic foot pada diabetesi di Puskesmas Kuta Utara. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang senam kaki dalam kategori cukup dan resiko terjadinya komplikasi diabetic foot dalam tingkatan sangat rendah. Namun timbulnya diabetic foot yang cukup tinggi di masyarakat, menjadi tantangan layanan kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan yang berkala, perawatan kaki, dan senam kaki secara teratur dapat mengurangi terjadinya atau timbulnya diabetic foot.