Setyawan Setyawan
STIU Dirosat Islamiyah Al-Hikmah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Esensi Perbedaan Redaksi Perintah Membaca Dalam Al-Qur’an Setyawan Setyawan
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 7, No 01 (2022): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v7i01.2343

Abstract

Redaksi perintah “membaca” dalam Al-Qur’an berbeda-beda, namun memiliki esensi yang sama, yaitu “qirâ’ah”, “tartîl” dan “tilâwah”. Untuk memahami dengan benar perbedaan tersebut perlu penelitian dan analisa yang mendalam dengan penelitian kepustakaan (library research), terutama dari aspek kebahasaan dan tafsir-tafsir. Redaksi “qira’ah” merupakan sebuah aktifitas intelektual yang terus menerus, mendalam dan intensif, yang meliputi membaca, menghafal, meneliti dan memahami. Adapun kata “tartîl” merupakan perintah bacaan yang berkualitas, yaitu sesuai dengan kaidah-kaidah membaca Al-Qur’an (ilmu tajwid), sehingga bacaan tersebut menjadi jelas, benar dan sesuai dengan aturan (kaidah). Sedangkan lafazh “tîlâwah” merupakan perintah untuk mengikuti bacaan dan hafalan yang benar tersebut dengan pemamahan dan amalan, sehingga redaksi tersebut mencakup iman dan amal shaleh.