Fina Melani Putri
Universitas Bosowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pemanfaatan Sampah Anorganik Asrama Sindangsari Sebagai Bentuk Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup Enggar Utari; Fina Melani Putri; Gina Aprillita
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4077

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pendidikan lingkungan dilaksanakan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, Jalan Raya Palka, Sindang Sari, Pabuaran. Pendidikan lingkungan adalah proses acak yang mendorong individu untuk melindungi lingkungan untuk keberadaan jangka panjang. Pendekatan yang signifikan untuk pengelolaan sampah diperlukan mengingat meningkatnya volume sampah yang terdapat di asrama putra dan asrama putri Sindang Sari. Salah satu hal yang dapat dilakukan seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan adalah dengan memanfaatkan sampah anorganik. Penelitian penulis dilakukan dengan menggunakan metodologi tinjauan pustaka, yang melibatkan penelitian jurnal dan kepustakaan. Sumber daya perpustakaan digunakan untuk melakukan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang didasarkan pada pustaka referensi yang ada, data sekunder, atau bukti dari literatur. Sampah anorganik dapat diubah menjadi peralatan rumah tangga, dekorasi untuk rumah, dan perlengkapan kreatif selain untuk dijual. Wadah penyimpanan makanan plastik, peralatan minum bekas, kaleng, gelas, kertas koran, HVS, dan kardus adalah beberapa contoh sampah anorganik yang dapat dibeli dan diubah menjadi barang baru. Studi ini bercita-cita untuk meningkatkan kesadaran akan nilai sampah anorganik di semua lapisan masyarakat melalui pendidikan lingkungan yang berkelanjutan.
DIMENSI ETIKA DAN FILOSOFI PENDIDIKAN DALAM PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE DI UPT SPF SDN TAMAMAUNG I KOTA MAKASSAR Fina Melani Putri; Widya Afriani; Eka Melisa; Nurna Ningsih; Burhan; Nurwidyayanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47750

Abstract

The development of Artificial Intelligence in elementary education presents both opportunities and challenges, particularly because its use is not only related to learning effectiveness but also concerns the development of students’ character, learning ethics, and humanistic values. This study aims to describe and understand the ethical dimensions and educational philosophy underlying the utilization of Artificial Intelligence at UPT SPF SDN Tamamaung I. This research employed a qualitative approach with a phenomenological design, as it focused on the experiences, perspectives, and interpretations of participants regarding the use of Artificial Intelligence in the context of elementary education. The research subjects were selected purposively, consisting of the principal and teachers who possessed experience or knowledge related to the implementation of Artificial Intelligence in teaching and learning activities. Data collection techniques included in-depth interviews, observations, and documentation, while the data were analyzed using phenomenological analysis through meaning categorization, identification of essential themes, and interpretation of the core experiences of the participants. The findings revealed that Artificial Intelligence is perceived as a supportive learning tool that can assist teachers in searching for information, developing teaching materials, and enriching instructional variations. However, its implementation also raises ethical concerns, such as the potential for student dependency, decreased learning autonomy, issues of academic honesty, and the protection of personal data. From the perspective of educational philosophy, Artificial Intelligence is not viewed as a replacement for teachers, but rather as a tool that must be utilized selectively, responsibly, and consistently oriented toward character building, human values, and pedagogical relationships. Therefore, the use of Artificial Intelligence in elementary schools should be guided through teacher supervision and clear school policies to ensure alignment with the humanistic goals of education.