Maely Disa
Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI UPT PUSKESMAS LAWE ALAS TAHUN 2021 Maely Disa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): JURNAL INOVASI KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jikm.v3i2.918

Abstract

Indonesia menempati urutan ke tiga setelah India dan China dengan beban Tuberkulosis Paru (TB) tertinggi di dunia. Dalam penanggulangan Tuberculosis Paru, WHO (World Health Organization) telah merekomendasikan strategi Directly Observed Treatment Short Course (DOTS). Penderita Tuberculosis Paru agar dapat sembuh diperlukan kepatuhan dalam pengobatan selama minimal 6 bulan. Agar penderita Tuberculosis Paru dapat patuh dalam berobat ada banyak faktor yang mempengaruhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kepatuhan berobat pada penderita Tuberculosis Paru di UPT Puskesmas Lawe Alas. Faktor yang diteliti meliputi: Pengetahuan, Efek samping OAT, PMO, Peran Keluarga, Faktor Ekonomi, Motivasi Diri, Kepatuhan Berobat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian cross-sectional, berlokasi di UPT Puskesmas Lawe Alas pada tahun 2021. Populasi berjumlah 71 orang dan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin yaitu 60 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antar faktor pengetahuan, efek samping OAT, PMO, peran Keluarga, Faktor Ekonomi, Motivasi Diri Di Puskesmas Lawe Alas.