Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembangunan Mental Dan Spirit Kewirausahaan Melalui Penyuluhan Kewirausahaan Pada Wirausahawan Desa Permanu Kabupaten Malang Hanif Rani Iswari; Syamsul Bahri; Sopanah Sopanah; Khojanah Hasan; Dwi Anggarani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i3.831

Abstract

Wirausaha dikenal memiliki mental yang baja dan spirit yang tak pernah padam, namun hingga sampai pada titik tersebut tidak ada wirausaha yang tanpa melalui proses jatuh dan bangun. Proses berat dialami oleh pelaku usaha Desa Permanu Kabupaten Malang khususnya bagi mereka yang memiliki usaha dalam skala kecil ketika pandemic covid-19. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan membangun mental dan spirit kewirausahaan dalam bentuk penyuluhan pada wirausahawan Desa Permanu Kabupaten Malang yang berjumlah 10 bidang usaha binaan sejumlah 40 mitra usaha. Kegiatan dikemas dalam bentuk penyuluhan berupa pemaparan, talkshow interaktif, FGD yang dilengkapi dengan screening pre-counseling dan evaluasi pasca- counselling. Hasil screening pre-counseling pada partisipan diperoleh identifikasi beberapa permasalahan yakni kurangnya minat bertahan dalam berwirausaha dan belum memiliki dorongan untuk mengembangkan dan membesarkan usaha yang dilakukan. Hasil evaluasi pasca-counseling diperoleh peningkatan minat untuk bertahan dalam berwirausaha dengan dibuktikan dengan munculnya beberapa ide bisnis berbasis kearifan lokal yang dapat digali lebih lanjut. Selain itu dalam sesi FGD, ide bisnis baru bahkan yang tengah dijalankan telah dipandu dalam menyusun analisa SWOT yang berguna dalam rencana pengembangan atau bahkan strategi scale-up.  Development Of Mental And Spirit Entrepreneurship Through Entrepreneurship Counseling To Entrepreneurs In Permanu Village, Malang Regency Entrepreneurs are known to have a strong mental and spirit that never goes out, but up to that point there is no entrepreneur without going through the process of falling and getting up. The hard process was experienced by business actors in Permanu Village, Malang Regency, especially for those who have small-scale businesses during the COVID-19 pandemic. This Community Service Program aims to build an entrepreneurial mentality and spirit in the form of counseling for entrepreneurs in Permanu Village, Malang Regency, totaling 10 business fields under the guidance of 40 business partners. Activities are packaged in the form of counseling in the form of presentations, interactive talk shows, FGDs equipped with pre-counseling screening and post-counseling evaluations. The results of the pre-counseling screening of participants identified several problems, namely the lack of interest in surviving in entrepreneurship and not having the drive to develop and enlarge the business being carried out. The results of the post-counseling evaluation showed an increase in interest in surviving in entrepreneurship as evidenced by the emergence of several business ideas based on local wisdom that could be explored further. In addition, in the FGD sessions, new business ideas and even those that are being implemented have been guided in preparing a SWOT analysis that is useful in development plans or even scale-up strategiesAbstrak: Wirausaha dikenal memiliki mental yang baja dan spirit yang tak pernah padam, namun hingga sampai pada titik tersebut tidak ada wirausaha yang tanpa melalui proses jatuh dan bangun. Proses berat dialami oleh pelaku usaha Desa Permanu Kabupaten Malang khususnya bagi mereka yang memiliki usaha dalam skala kecil ketika pandemic covid-19. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan membangun mental dan spirit kewirausahaan dalam bentuk penyuluhan. Kegiatan dikemas dalam bentuk penyuluhan berupa pemaparan, talkshow interaktif, FGD yang dilengkapi dengan screening pre-counseling dan evaluasi pasca- counselling. Hasil screening pre-counseling pada partisipan diperoleh identifikasi beberapa permasalahan yakni kurangnya minat bertahan dalam berwirausaha dan belum memiliki dorongan untuk mengembangkan dan membesarkan usaha yang dilakukan. Hasil evaluasi pasca-counseling diperoleh peningkatan minat untuk bertahan dalam berwirausaha dengan dibuktikan dengan munculnya beberapa ide bisnis berbasis kearifan lokal yang dapat digali lebih lanjut. Selain itu dalam sesi FGD, ide bisnis baru bahkan yang tengah dijalankan telah dipandu dalam menyusun analisa SWOT yang berguna dalam rencana pengembangan atau bahkan strategi scale-up.
Understanding Transparency: Interpretation of ISAK 35 in the Presentation of LKSA Robbani Financial Reports Sekar Arum Arifa; Ana Sopanah; Khojanah Hasan
Innovation Business Management and Accounting Journal Vol. 3 No. 2 (2024): April - June
Publisher : Trescode Green Organization

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56070/ibmaj.2024.022

Abstract

This study aims to evaluate the financial reporting of Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Robbani, a non-profit organization focusing on social services and welfare for needy children. Non-profit organizations typically prioritize social welfare over financial gains, often leading to neglect of their financial reports. However, Financial Accounting Standards (FAS), particularly Interpretation of Financial Accounting Standards (IFAS) 35, provide guidelines for non-profit financial reporting. Using a qualitative descriptive analysis approach, this research examines the financial reports of LKSA Robbani over the past year to assess the extent to which it adheres to the guidelines outlined in IFAS 35 in financial reporting. The findings indicate that LKSA Robbani's financial reports only include information on income and expenses, without considering other aspects mandated by IFAS 35. Therefore, it is concluded that LKSA Robbani's financial reporting is not fully compliant with the provisions of IFAS 35. It is hoped that the findings of this research will enhance understanding of the extent to which LKSA Robbani complies with relevant accounting standards in presenting its financial reports. Additionally, this study may serve as a guide for similar non-profit organizations to improve transparency in their financial reporting, thereby enhancing the trust of stakeholders such as donors and those involved in the social activities conducted by LKSA Robbani.
Reaksi Pasar Modal Terhadap Pelantikan Prabowo Subianto Sebagai Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029 (Event Study pada Perusahaan yang Tergabung Dalam Indeks LQ45) Ivanna Valencia; Khojanah Hasan; Hartini Prasetyaning Pawestri
Journal of Public and Business Accounting Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Widya Gama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jopba.v6i2.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji reaksi pasar modal terhadap pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029. Reaksi pasar diukur menggunakan indikator abnormal return (AAR) dan trading volume activity (TVA) pada saham-saham yang tergabung dalam Indeks LQ45. Penelitian ini menggunakan pendekatan event study dengan metode kuantitatif, mencakup 15 hari pengamatan, yaitu tujuh hari sebelum, satu hari saat, dan tujuh hari setelah pelantikan. Analisis data dilakukan dengan uji Paired Samples t-Test dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada abnormal return, namun tidak terdapat perbedaan signifikan pada trading volume activity. Hal ini menunjukkan bahwa pelantikan presiden berdampak pada harga saham, namun tidak secara signifikan memengaruhi volume perdagangan saham di pasar modal Indonesia. Kata kunci: Reaksi pasar, pelantikan presiden, abnormal return, trading volume activity, event study.