Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Sustainability Status and Strategies for Improving Mango Agribusiness Performance in Kapongan District, Situbondo Regency Anwar Firmansyah; Rizal; Muksin
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 22 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v22i2.3365

Abstract

Kabupaten Situbondo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang dikenal sebagai kota mangga serta merupakan salah satu sentra produksi buah mangga di Indonesia. Dalam era perdagangan bebas, mangga Indonesia mempunyai kesempatan yang besar untuk mengisi pasar internasional, namun di tengah ketatnya persaingan di pasar internasional mangga Indonesia dirasa belum mampu bersaing. Diantara penyebabnya adalah masih rendahnya mutu produk, belum adanya jaminan kuantitas dan kontinuitas produk bermutu, lemahnya market akses dan harga produk relatif lebih tinggi. Masih terdapat beberapa kendala dalam pengembangan agribisnis mangga diantaranya yaitu belum terwujudnya ragam, kualitas, kesinambungan pasokan dan kuantitas sesuai dinamika permintan pasar, ketimpangan penguasan ilmu pengetahuan dan teknologi, aset utama lahan, modal, dan akses pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberlanjutan agribisnis dan strategi peningkatan kinerja agribisnis buah mangga di Kabupaten Situbondo sehingga diharapkan dapat diketahui faktor-faktor yang memengaruhi dan alternatif kebijakan yang tepat untuk keberlanjutan dan strategi peningkatan agribisnis buah mangga dengan menggunakan metode Analisis MDS (Multidimensional Scalling) dan AHP (Analytic Hierarchy Process). Hasil penelitian ini adalah untuk dimensi ekologi dengan nilai 66.60 (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi 68,35 (cukup berkelanjutan), dimensi sosial 63,30 (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi 48,79 (kurang berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan 52,06 (cukup berkelanjutan) dengan hasil analisa menggunakan AHP (Analytic Hierarchy Process) mempunyai lima atribut yang paling dominan dengan nilai inkonsistensi sebesar 0,03 telah memenuhi persyaratan dari 0,10.
DIALEKTIKA MEKANISME PEMILIHAN DALAM PUSARAN KARTELISASI POLITIK: ANALISIS KOMPARATIF PEMILIHAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG DI INDONESIA Anwar Firmansyah
Bahasa Indonesia Vol 7 No 2 (2026): Electoral Governance: Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia
Publisher : Komisi Pemilihan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46874/01dpqw67

Abstract

This study examines indications of political cartelization in the emerging discourse on indirect elections in Indonesia using the cartel party model as its analytical lens. The study employs a qualitative approach through a literature review of conceptual works on cartel parties, empirical studies on political cartelization in Indonesia, and public discourse on indirect elections. The findings reveal three main arguments. First, cartelization has already appeared in direct elections through the formation of oversized coalitions that narrow political competition and reduce political alternatives. Indirect elections may intensify this tendency by shifting competition into parliamentary arenas with limited public oversight. Second, direct elections continue to function as a corrective democratic mechanism through which voters may reject candidates supported by cartel-based political arrangements. This form of public control would likely diminish under an indirect electoral system. Third, the fiscal-efficiency argument commonly used to justify indirect elections warrants closer scrutiny. The study finds that the costs of direct elections remain proportionate to the state budget while also generating significant economic multiplier effects at the local level. Rather than reducing political costs, indirect elections may instead shift open electoral spending into closed-door political transactions among political cartels in parliament.