Y.F Nuningtyas
Dosen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Calcidifier Dan Probiotik Sebagai Feed Additive Terhadap Penampilan Produksi Itik Petelur Mojosari Osfar Sjofjan; A.P Rahayu; M. H. Natsir; Y.F Nuningtyas
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i2.2978

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan calcidifier dan probiotik terhadap performa produksi itik petelur Mojosari. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 ekor itik Mojosari fase layer (7-8 bulan), calcidifier dan probiotik. Metode yang digunakan dalam percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan digunakan 5 ekor itik mojosari. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakan kontrol (P0), pakan perlakuan dengan kadar calcidifier dan probiotik 0,2% (P1), pakan perlakuan dengan calcidifier dan kadar probiotik 0,4% (P2), pakan perlakuan dengan kadar calcidifier dan kadar probiotik 0,4% (P2). Calcidifier dan probiotik sebesar 0,6% (P3) dan perlakuan pakan dengan calcidifier dan probiotik kadar 0,8% (P4). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, han day production (HDP), feed covertion ratio (FCR), egg mass, mortalitas dan income over feed cost (IOFC). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analisi Kovarian (ANKOVA) dan jika ditemukan pengaruh yang signifikan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncans (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan calcidifier dan probiotik sebagai feed additive terhadap performa produksi itik petelur mojosari tidak berpengaruh nyata (P>0,05) pada konsumsi pakan, han day production, feed convertion ratio, egg mass, mortalitas dan income over feed cost. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penambahan calcidifier dan probiotik sebagai feed additive belum dapat memperbaiki penampilan prduksi itik petelur Mojosari