This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abmas
Ana Ana
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Magang kewirausahaan sebagai upaya peningkatan manajerial bisnis mahasiswa Liunir Z Liunir Z; Astuti Astuti; Isma Widlaty; Ana Ana
Jurnal Abmas Vol. 8 No. 1 (2008): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v8i1.100

Abstract

Mengembangkan budaya kewirausahaan di Perguruan Tinggi merupakan salah satu pilihan yang sangat strategis. Magang Kewirausahaan (MKU) menjadi salah satu alternatif untuk mengembangkan budaya kewirausahaan di Perguruan Tinggi. Tujuan umum dari kegiatan MKU agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dari industri busana sebagai upaya meningkatkan kemampuan manajerial mahasiswa. Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk bekal berwirausaha dalam bidang busana, setelah mahasiswa menyelesaikan studinya kelak. Pelaksanaan MKU telah mencapai tujuan yang telah ditetapkan yaitu: (1) meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam bidang usaha busana bagi mahasiswa, (2) meningkatkan kemampuan manajerial, berkomunikasi dan bersosialisasi dengan karyawan dan pihak industri, (3) memotivasi mahasiswa untuk menjadi wirausaha di bidang busana, dan (4) meningkatkan kerjasama yang lebih erat antara Program Studi, Jurusan dengan industri busana.
Model media promosi desa wisata berbasis kearifan lokal Kampung Adat Cireundeu Isma Widiaty; Ana Ana; Ade Gafar Abdullah
Jurnal Abmas Vol. 16 No. 1 (2016): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v16i1.38703

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan model desa ekowisata budaya berbasis kearifan lokal pada masyarakat Kampung Cireundeu. Kearifan lokal yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah kebiasaan khas masyarakat kampung Cireundeu yang mengkonsumsi "rasi". Rasi adalah makanan pokok yang terbuat dari bahan singkong. Target khusus yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah adanya suatu kawasan wisata budaya dan alam berbasis kearifan lokal masyarakat yang mengkonsumsi rasi sebagai makanan pokok yang menggambarkan keunikan tradisi dan budaya masyarakat Kampung Cireundeu. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Data yang dikumpulkan secara kualitatif serta difokuskan pada pengembangan model desa ekowisata budaya dan alam dengan menggali keunikan tradisi makan rasi yang menggambarkan aspek kepercayaan, budaya, ketahanan sosial ekonomi, dan ketaatan akan tradisi. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa tradisi makan "rasi" menjadi identitas kebanggaan masyarakat Kampung Cireundeu di tengah derasnya arus modernisasi. Tradisi makan rasi menjadi simbol ketahanan sosial ekonomi masyarakat Kampung Cireundeu karena tidak pernah dikenal adanya kekurangan pangan mengingat singkong sebagai makanan pokok merupakan sumber daya alam di wilayah tersebut yang tidak pernah habis. Tradisi makan rasi diwariskan dalam makna sosialisasi dan transformasi tidak lain adalah pemantapan nilai-nilai budaya panutan yang berlangsung secara turun temurun, sehingga setiap individu memiliki identitas. Implikasi dari nilai-nilai budaya dalam keluarga sosial masyarakat tampak dalam penempatan posisi diri di tengah-tengah komunitasnya dengan penuh percaya diri dan tetap santun.