Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan dalam Pengolahan Variasi Olahan Ikan dengan Teknik Pengeringan di Desa Pantai Mekar Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi Rina Febriana Hendrawan; Yeni Yulianti; Ivan Hanafi Hanafi
Bahasa Indonesia Vol 19 No 03 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.193.3

Abstract

Kecamatan Muara Gembong merupakan wilayah pesisir dan perikanan terbesar dibandingkan kecamatan lain di Kabupaten Bekasi. Potensi yang dapat diangkat dari Kecamatan Muara Gembong antara lain tangkapan hasil laut dari nelayan di Pantai Mekar yang dapat dijadikan bisnis kuliner sehat yang turut mendukung desa wisata Tujuan pengabdian pada masyarakat (PKM) ini adalah (1) memberikan wawasan kepada warga di Kecamatan Muara Gembong Desa Pantai Mekar dalam pengolahan variasi olahan ikan dengan teknik pengeringan; (2) melatih warga di Kecamatan Muara Gembong Desa Pantai Mekar dalam membuat kerupuk ikan dan (3) ) melatih warga di Kecamatan Muara Gembong Desa Pantai Mekar dalam membuat abon ikan. Metode yang digunakan adalah demosntrasi, diskusi, dan tanya jawab. Setelah kegiatan pelatihan peserta mengisi kuesioner evaluasi untuk menilai penyelenggaran kegiatan pelatihan. Hasil PKM yang dicapai adalah peningkatan dalam aspek (1) wawasan/pengetahuan warga Desa Pantai Mekar dalam pengolahan variasi olahan ikan dengan teknik pengeringan meningkat, menunjukkan nilai gain 0,69 yang diperoleh dari hasil pre test dan post test; (2) keterampilan dalam membuat kerupuk ikan, dan (3) keterampilan dalam membuat abon ikan. Dampak dari pelatihan ini warga memiliki wawasan baru tentang cara membuat olahan ikan dengan teknik pengeringan sederhana sebagai salah satu upaya memaksimalkan pengolahan hasil laut dan peningkatan pendapatan keluarga.
Developing a green-oriented curriculum for vocational high schools in housing and construction: addressing skill gaps through tyler’s theory Ahmed Gaber Abedelhamid; Ivan hanafi Hanafi; M. Agpin Ramadan Ramadan
Jurnal Taman Vokasi Vol 13 No 1 (2025): Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v13i1.19468

Abstract

This study develops a green-oriented curriculum for vocational high schools (SMK) in Jakarta, specifically in the housing and construction field, in response to global trends in sustainable building. The research was conducted using a qualitative descriptive approach, combining curriculum analysis with expert interviews to identify gaps between existing competencies and the skills demanded in green construction projects. Tyler’s curriculum development model served as the guiding framework to translate industry needs into learning objectives, outcomes, and structured subjects. Findings show that while the current curriculum provides a strong foundation in conventional hard and soft skills, it lacks coverage in minor hard green skills and general green knowledge. To address these gaps, the study proposes the integration of two new main hard skill subjects, six minor hard green skill subjects, five green soft skill subjects, and four general green knowledge subjects. This increases the curriculum from 84 to 101 subjects, ensuring graduates are better prepared to meet international standards for green building and contribute to climate change mitigation. The results suggest that curriculum modification does not require a complete restructuring but rather strategic additions that align vocational education with labor market demands in the green economy. This study offers a pioneering framework for bridging vocational education with global sustainability goals, with implications for future implementation, pilot testing, and collaboration with industry stakeholders.