Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI MANFAAT PIJAT BAYI DENGAN MEDIA LEAFLET UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT Betanuari Sabda Nirwana; Erike Yunicha Viridula; Alfika Awatiszahro; Khofidhotur Rofiah; Anggia Tanjungsari; Anik Ruhayati
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1634

Abstract

Pijat bayi merupakan pijatan lembut yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masa tumbuh kembang bayi merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis bayi. Dikatakan masa keemasan karena masa bayi berlangsung sangat singkat dan tidak dapat diulang kembali. Dikatakan masa kritis karena pada masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan membutuhkan asupan gizi serta stimulasi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembanganya. Di wilayah Poskesdes Cerme Kabupaten Kediri masih banyak ibu yang belum mengetahui manfaat pijat bayi, sehingga tidak memberikan stimulasi perkembangan dan pertumbuhan dengan pemijatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan tentang pijat bayi menggunakan media leaflet dengan metode pelaksanaan terdiri tiga tahap yaitu persiapan, pelaksaanaan, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan mayoritas peserta mengalami peningkatan tingkat pengetahuan dengan baik setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang manfaat pijat bayi. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan direkomendasikan sebagai promosi kesehatan salah satunya tentang pijat bayi yang akan menstimulasi perkembangannya dan meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat.
PEMANFAATAN AMPAS KELAPA SEBAGAI BAHAN PANGAN UNTUK PENCEGAHAN KONSTIPASI PADA IBU HAMIL Betanuari Sabda Nirwana; Khofidhotur Rofiah; Alfika Awatiszahro; Clara Anabel Galla; Aldina Ruwari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9382

Abstract

Sembelit adalah suatu kondisi dimana pengeluaran sisa metabolisme nutrisi tubuh berupa feses menjadi keras dan menyebabkan kesulitan saat buang air besar. Tingkat konsumsi serat masyarakat Indonesia masih rendah yaitu 10,5 g/orang/hari. Tingkat konsumsi serat hanya sekitar setengah dari asupan serat yang dianjurkan, yakni 20-35 g/hari. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini ibu hamil diberikan makanan yang mengandung serat, salah satunya ampas kelapa.  Pemanfaatan ampas kelapa akan menguntungkan secara ekonomi dan memberikan manfaat kesehatan gizi bagi masyarakat. Ampas kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku tepung. Tepung ampas kelapa dapat lebih mudah diaplikasikan pada produk makanan jika berbentuk tepung sehingga dapat menggantikan sebagian bahan baku tepung terigu atau tepung lainnya yang dapat digunakan dalam pengolahan makanan. Tepung ampas kelapa dapat dijadikan bahan baku pembuatan kue kering, sebagian besar mengalami peningkatan pengetahuan dengan hasil kategori baik yaitu pada pre test sebesar 14%, setelah dilakukan intervensi dengan memberikan pendidikan kesehatan hasil post test sebesar 90%. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan media leaflet yang bertujuan untuk memudahkan ibu-ibu dalam memahami materi yang diberikan.
Optimalisasi Status Gizi Balita melalui Penyuluhan “Gizi Penting Cegah Stunting” kepada Ibu Balita di Pesantren Kota Kediri Alfika Awatiszahro; Sri Inti; Erike Yunicha Viridula; Nikmatul Firdaus; Darmining; Ihrom Fatma Saputri; Selin Septiani Dwi Jayanti; Putri Zianatin Nafisah
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v2i01.7122

Abstract

Stunting tetap menjadi tantangan global dan menjadi perhatian khusus, mempengaruhi 149 juta anak di bawah lima tahun dan merusak perkembangan kognitif, ekonomi, dan social. Masalah stunting erat kaitannya dengan pertumbuhan dan perkembangan yang merupakan proses penentu kehidupan secara individu namun berpengaruh terhadap kemajuan global. Di Region Asia Tenggara (South-East Asia Region) sekitar 49,8 juta anak <5 stunting pada tahun 2022. Meskipun angka stunting global menurun dibanding beberapa dekade lalu, namun laju penurunan belum cukup cepat untuk mencapai target global seperti target 2025 atau target SDGs 2030. Metode pengabdian Masyarakat yang dilakukan yaitu dengan melakukan penyuluhan kesehatan terhadap 35 ibu balita yang didahului dengan pre test dan diakhiri dengna postets.        Hasil postes dari penyuluhan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita 38.9% hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita. Penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi pentig untuk mencegah stunting.